HALAMAN ABSTRAK
Program Studi Profesi Ners
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Juni, 2026
ABSTRAK
Astriana1, Dian Kartikasari2, Noor Faizah3
PENERAPAN RANGE OF MOTION (ROM) PASIF TERHADAP PENINGKATAN KEKUATAN OTOT PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK (SNH) DI RUANG SULAIMAN 5 RS ROEMANI
Latar Belakang:
Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan jangka panjang di dunia. Stroke non hemoragik terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah otak yang menyebabkan gangguan fungsi neurologis, termasuk penurunan kekuatan otot dan mobilitas fisik. Di Indonesia, angka kejadian stroke masih tinggi dan berdampak pada kualitas hidup pasien. Salah satu intervensi keperawatan yang dapat dilakukan untuk mengatasi gangguan mobilitas fisik adalah latihan Range of Motion (ROM). Latihan ini bertujuan meningkatkan kekuatan otot, mempertahankan fleksibilitas sendi, memperbaiki sirkulasi darah, serta mencegah komplikasi akibat imobilisasi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan tindakan Range of Motion (ROM) bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan otot
pada pasien stroke non hemoragik di Ruang Sulaiman 5 RS Roemani Muhammadiyah Semarang
Metode: Desain penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan mengimplementasikan latihan Range Of Motion (ROM). Adapun subjek kasus berjumlah satu kasus dengan diagnosa medis stroke non hemoragik di Ruang Sulaiman 5 RS Roemani Muhammadiyah Semarang
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekuatan otot pasien setelah diberikan latihan Range Of Motion (ROM) selama 3 hari dilakukan 2 kali sehari mengalami peningkatan yaitu dari kekuatan otot 2 ke 4
Simpulan: Terdapat pengaruh penerapan Range Of Motion (ROM) terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik setelah diberikan latihan Range Of Motion (ROM) pasif
Kata Kunci : Range Of Motion, Kekuatan Otot, SNH
?
HALAMAN ABSTRAK
Internship Program in Nursing
Faculty of Health Sciences
University of Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
June, 2026
ABSTRAC
Astriana1, Dian Kartikasari2, Noor Faizah3
THE APPLICATION OF PASSIVE RANGE OF MOTION (ROM) IN IMPROVING MUSCLE STRENGTH IN A NON-HAEMORRHAGIC STROKE PATIENT IN SULAIMAN 5 WARD, ROEMANI HOSPITAL
Introduction:
Stroke is one of the leading causes of death and long term disability globally. Non-haemorrhagic stroke occurs due to blockage of cerebral blood vessels, resulting in impaired neurological function, including decreased muscle strength and physical mobility. In Indonesia, the incidence of stroke remains high and affects patients’ quality of life. One nursing intervention that can be applied to address impaired physical mobility is Range of Motion (ROM) exercise. This exercise aims to improve muscle strength, maintain joint flexibility, improve blood circulation, and prevent complications caused by immobilisation.
Objective: This study aims to determine the extent to which the application of ROM exercise is beneficial in improving muscle strength in a patient with nonhaemorrhagic stroke in Sulaiman 5 Ward of Roemani Muhammadiyah Hospital, Semarang.
Methods: This study used a descriptive case study design with a nursing process approach by implementing ROM exercise. The subject consisted of one patient with a medical diagnosis of non-haemorrhagic stroke in Sulaiman 5 Ward, Roemani Muhammadiyah Hospital
Result: The results showed that the patient’s muscle strength improved after receiving ROM exercise for 3 days, performed twice daily, from a muscle strength score of 2 to 4.
Conclusion: The application of passive ROM exercise had an effect on improving muscle strength in a patient with non-haemorrhagic stroke.
Keywords: muscle strength, non-haemorrhagic stroke, range of motion
DAFTAR PUSTAKA
Alamsyah, I., Septimar, Z. M., & Dewi, E. (2024). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stoke Non Hemoragik Di HCU Stroke RS An-Nisa Tangerang. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 3(7), 215–218. https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1269/1011
Andreas. (2022). Penanganan Pasien Stroke. CV. Bintang semesta media.
Antoni, T., Oktavia, S., & Antoro, B. (2024). Pengaruh latihan range of motion (ROM) untuk meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik di ruang rawat inap berlian rs. Permata hati lampung timur. Nursing Journal, 7(1), 187–201. https://doi.org/https://doi.org/10.33024/mnj.v7i1.15472
Dinas Kesehatan Kota Semarang. (2019). Profil kesehatan kota Semarang 2018. In H. Suhito (Ed.), Dinas Kesehatan Kota Semarang. Dinas Kesehatan Kota Semarang. https://dinkes.semarangkota.go.id/asset/upload/Profil/Profil Kesehatan 2018.pdf
Dinkes Provinsi Jawa Tengah. (2025). Buku Saku Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 Triwulan 3. In Dinkes Provinsi Jawa Tengah (Vol. 3511351, Issue 24). Dinkes Provinsi Jawa Tengah. https://dinkes.jatengprov.go.id/dokumen/2025/Buku_Saku_Kesehatan_Tw_3_2025/mobile/index.html
Ernawati, & Baidah. (2022). Tatalaksana non farmakologi. LPPM STIKES Cahaya Bangsa.
Istichomah. (2020). Keperawatan Dasar I. CV. Media Sains Indonesia.
Kemenkes. (2024). Cegah Stroke Dengan Aktivitas Fisik. Kemenkes. https://kemkes.go.id/eng/cegah-stroke-dengan-aktivitas-fisik#:~:text=Di Indonesia%2C stroke menjadi penyebab,8%2C3 per 1.000 penduduk
Mesayu, S. F., Siwi, A. S., & Sumarni, T. (2024). Tindakan terapeutik genggam bola bergerigi gan range of motion untuk meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke non hemoragik. Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu, 12, 95–101. https://doi.org/10.36085/jkmb.v12i2.7074
Nurcahya, I., Kusyairi, A., & Sunantoi. (2023). Pengaruh Pemberian Terapi Aktifitas Range of Motion (Rom) Pasif Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Non Hemoragik. 1(2), 11–21.
Nurhidayah, Muadi, & Marisa, D. E. (2025). Penerapan terapi range of motion (ROM) terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik (SNH) dengan gangguan mobilitas fisik application. Jurnal Keperawatan Sisthana, 11(2), 408–412.
PPNI, T. P. (2017). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia. Dewan Pengurus Pusat PPNI.
PPNI, T. P. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia Definisi dan Tindakan Keperawatan. Dewan Pengurus Pusat PPNI.
PPNI, T. P. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan. Dewan Pengurus Pusat PPNI.
Rahmawati, R. (2023). Pengaruh Range of Motion (ROM) Pasif Dan Aktif Terhadap Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke. Mega Buana Journal of Nursing, 2(1), 10–17. https://doi.org/10.59183/mbjn.v2i1.54
Saidah, I., Suwondo, A., & Sudirman. (2020). Buku saku pengelolaan gangguan fungsi kongnitif & kecemasan pada pasien stroke non hemoragik. Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang.
Salmawanti, Y., & Siyamti, D. (2025). Pengelolaan Gangguan Mobilitas Fisik dengan Range Of Motion pada Stroke Non Hemoragik. Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 3(1), 20–27. https://doi.org/10.35473/jkbs.v3i1.3411
WHO. (2025). STROKE. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/stroke
Zhang, X., Hengliang, Chen, X., Maoxuan, Zhou, X., & Jia, X. (2023). Analisis beban stroke iskemik di Asia dari tahun 1990 hingga 2019: berdasarkan data beban penyakit global tahun 2019. National Library Of Medicine. https://doi.org/https://doi.org/10.3389/fneur.2023.1309931
Zuhroidah, I., Hasymi, Y., Soviarni, Rif’atunnisa, & Sunarmi. (2024). Buku Ajar Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah II. PT Nuansa Fajar Cemerlang Jakarta.
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| [email protected] | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |