Image Description

Publikasi

Karya Ilmiah Mahasiswa

Pencarian Spesifik

Kunjungan

Web Analytics

Detail Record


Kembali Ke sebelumnya

PENERAPAN TERAPI MUSIK DAN AKTIVITAS BERBICARA DENGAN ORANG LAIN SECARA TERATUR TERHADAP TANDA DAN GEJALA HALUSINASI PENDENGARAN
Pengarang : Iqbal Muhammad Wildan, Eka Budiarto
Kata Kunci   :halusinasi pendengaran, skizofrenia, terapi berbicara, terapi musik

Program Studi Diploma Tiga Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan


ABSTRAK


PENERAPAN TERAPI MUSIK DAN AKTIVITAS BERBICARA DENGAN ORANG LAIN SECARA TERATUR TERHADAP TANDA DAN GEJALA HALUSINASI PENDENGARAN
Iqbal Muhammad Wildan¹, Eka Budiarto²

Latar Belakang: Halusinasi merupakan gangguan persepsi sensori tanpa adanya rangsangan eksternal. Halusinasi pendengaran merupakan jenis yang paling sering terjadi, ditandai dengan mendengar suara yang tidak nyata dan dapat mendorong individu melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Tujuan: Tujuan studi kasus ini adalah mengetahui penerapan terapi musik dan terapi berbicara terhadap penurunan tanda, gejala, dan tingkat halusinasi pendengaran.
Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu pasien dengan gangguan persepsi sensori berhubungan dengan gangguan pendengaran. Pengumpulan data dilakukan selama tujuh hari menggunakan lembar observasi tanda dan gejala halusinasi serta skala tingkat halusinasi (AHRS). Intervensi meliputi terapi musik selama tiga hari, dilanjutkan terapi berbicara selama tiga hari, kemudian dilakukan evaluasi.
Hasil: Hasil menunjukkan penurunan tanda dan gejala halusinasi dari 13 menjadi 11 dari 26 indikator, serta penurunan skor AHRS dari 16 menjadi 14 dari 44 pada hari ketujuh.
Kesimpulan: Disimpulkan bahwa penerapan terapi musik dan terapi berbicara dapat menurunkan tanda, gejala, dan tingkat halusinasi pendengaran pada pasien. Kedua terapi tersebut dapat dijadikan sebagai intervensi pendukung dalam asuhan keperawatan pasien dengan halusinasi pendengaran.
Kata Kunci: halusinasi pendengaran, skizofrenia, terapi berbicara, terapi musik
Referensi: 2021 – 2025: 2 buku, 18 artikel
NASKAH PUBLIKASI
Referensi

DAFTAR PUSTAKA

Amelia, G., Rafiyasah, I., & Widianti, E. (2025). Jurnal Riset Ilmiah. Jurnal Riset Ilmiah, 2(02), 730–742. https://doi.org/10.62335/sinergi.v2i6.1409

Andrini, N., Sriati, A., & Yosep, I. (2024). 22.+Article+Publish_Nadia+Putri+Andrini. 3(4), 2015–2023.

Damayanti, A. R., Yunitasari, P., Sulistyowati, E. T., & Putri, N. A. (2024). Penerapan Terapi Okupasi Aktivitas Waktu Luang Terhadap Perubahan Halusinasi Pendengaran. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(1), 393–398.

Faozi, T. H., Pujianto, U., Wijayanti, W. I., & Ita, A. (2025). Efektivitas Terapi Musik Untuk Mengurangi Halusinasi Pendengaran pada pasien halusinasi pendengaran. British Medical Journal, 7(5474), 281–285.

Firdaus, R., Hernawaty, T., & Suryani, S. (2023). Penerapan Strategi Pelaksanaan Halusinasi Pada Pasien Dengan Gangguan Sensori Persepsi: Halusinasi Pendengaran. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(8), 3347–3356. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i8.1407

Hasan, S. M., & Mulyanto, A. (2022). Pengaruh Penggunaan Buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesa (SDKI) dan Diagnosis Keperawatan. Lentora Nursing Journal, 3(1), 37–43.

Hermoko, A. I., & Widodo, A. (2025). Efektivitas Terapi Okupasi Menggambar dalam Menurunkan Gejala Halusinasi Pendengaran. Jurnal Ners, 9(3), 4477–4482. https://doi.org/10.31004/jn.v9i3.47096

Kirana, N. S., Rochmawati, D. heppy, & Susanto, W. (2025). Jurnal Penelitian Perawat Profesional Pencegahan. British Medical Journal, 7(5474), 769–776.

Novitasari, E., Diktina, A. A., & Reknoningsih, W. (2025). Dhikr Therapy as an Approach to Handling Auditory Hallucinations. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia ( JKKI ), 5(1), 91–104.

Nugraha, E., Maulana, I., & Hernawaty, T. (2024). Penerapan Terapi Kombinasi Pada. Ejournal.Nusantaraglobal.Ac.Id/Index.Php/Sentri, 3(2), 988–997.

Nurfalah, M. F., Adiyatma, R., Fitrah, N., & Ridwan, H. (2025). SCHIZOPHRENIA. 6(September), 13369–13382.

Pratiwi, N. D., Riyana, A., & Maulana, H. D. (2024). Penerapan latihan bercakap-cakap pada pasien halusinasi pendengarandi puskesmas cigeureun kota tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia , 6(11), 951–952., 20(1), 43–53.

Puspitasari, L., & Astuti, A. P. (2024). Pengelolaan Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Pendengaran pada Fase Condemning melalui Penerapan Strategi Pelaksanaan Halusinasi. Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 2(1), 15–19. https://doi.org/10.35473/jkbs.v2i1.2468

Putra, A., Ardinata, & Feri Agustriyani. (2025). Studi Kasus Penerapan Acceptance And Commitment Therapy (ACT) untuk Pengurangan Gejala Halusinasi. Jurnal Keperawatan Bunda Delima, 7(2), 246–257. https://doi.org/10.59030/jkbd.v7i2.193

Sujiah, S., Warni, H., & Fikrinas, A. (2023). The effectiveness of application of drawing activity occupational therapy against auditory hallucination symptoms. Media Keperawatan Indonesia, 6(2), 83. https://doi.org/10.26714/mki.6.2.2023.83-91

Syafitri, D., Gati, N., & Yuniati, W. (2025). RESERARCH ARTICLE https://jurnal.academiacenter.org/index.php/IJOH https://jurnal.academiacenter.org/index.php/IJOH. Indonesia Journal Of Public Health, 3(1), 50–57.

Tondani, A. F., & Rahmawati, A. N. (2025). Studi kasus implementasi bercakap – cakap pada pasien halusinasi pendengaran. 13(2), 481–484.

Yanti, D. A., Karokaro, T. M., Sitepu, K., . P., & Br Purba, W. N. (2020). Efektivitas Terapi Musik. Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (Jkf), 3(1), 125–131.


Properti Nilai Properti
Organisasi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Email umpp.pekalongan@yahoo.com
Alamat Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan
Telepon (0285) 7832294
Tahun 2026
Kota Pekalongan
Provinsi Jawa Tengah
Negara Indonesia