Latar Belakang : Harga diri rendah merupakan masalah psikososial yang ditandai dengan perasaan tidak berharga, kurang percaya diri, dan penilaian negatif terhadap diri sendiri. Terapi afirmasi positif merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat membantu meningkatkan harga diri melalui pengulangan kalimat-kalimat positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan terapi afirmasi positif pada pasien dengan harga diri rendah.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada satu pasien dengan diagnosis keperawatan harga diri rendah di Ruang Hudowo RSJD Dr. Amino Gondohutomo. Intervensi dilakukan selama tujuh hari dengan pemberian terapi afirmasi positif yang dikombinasikan dengan strategi pelaksanaan (SP) keperawatan. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi dan pengukuran Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES).
Hasil : Sebelum intervensi, pasien menunjukkan perasaan malu, merasa gagal, kurang percaya diri, sering menyendiri, dan memperoleh skor RSES 9 yang menunjukkan harga diri sangat rendah. Setelah tujuh hari pemberian terapi afirmasi positif, skor RSES meningkat menjadi 23, sehingga terjadi peningkatan skor sebesar 14 poin. Pasien mampu menerima diri secara lebih positif, lebih percaya diri, aktif berinteraksi, serta mampu melakukan terapi afirmasi positif secara mandiri ketika muncul pikiran negatif.
Simpulan : Terapi afirmasi positif dapat meningkatkan harga diri dan kepercayaan diri pada pasien dengan harga diri rendah diharapkan dapat digunakan oleh perawat sebagai intervensi nonfarmakologis dalam praktik keperawatan jiwa.
Adustin, I. M., & Handayani, S. (2017). Case Report: Afirmasi Positif Pada Harga Diri Rendah Situasional Pasien Fraktur Femur. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 13(2), 94–98.
Aliwu, L. S., & Pakaya, A. W. (2023). Pengaruh Terapi Afirmasi Positif Terhadap Quality Of Life ( Kualitas Hidup ) Pasien Harga Diri Rendah Di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto.
Azizah, L. M., Zainuri, I., & Akbar, A. (2016). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Indomedia Pustaka.
Harmalia, S., Wahyuningsih, S. A., & Handayani, B. (2026). Terapi afirmasi positif untuk meningkatkan harga diri rendah di rumah sakit soeharto heerdjan jakarta. 2(1), 39–49.
Septyanti, G., Anggraini, N., & Manurung, A. (2024). Penerapan Terapi Afirmasi Positif pada Pasien dengan Harga Diri Rendah di Rumah Sakit Jiwa Palembang. 2(3).
Sutejo, Ns, M.Kep., S. K. . (2019). Keperawatan Jiwa. Pustaka Baru Press. https://elib.unisayogya.ac.id/detail/keperawatan-jiwa-konsep-dan-praktik-asuhan-keperawatan-jiwa---gangguan-jiwa-dan-psikososial-/6703
Tukatman, H., Pranata, A. dwi, Katuuk, H. M., Yati, M., Emilia, N. L., Sari, M. T., Suri, M., Saswati, N., & Tololiu, T. A. (2023). Keperawatan jiwa (L. Rangki & Rahmawati (eds.)). Pustaka Aksara. https://repository.ubr.ac.id/medias/journal/E-Book_Keperawatan_Jiwa-1.pdf
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |