Image Description

Publikasi

Karya Ilmiah Mahasiswa

Pencarian Spesifik

Kunjungan

Web Analytics

Detail Record


Kembali Ke sebelumnya

PENERAPAN ORAL HYGIENE DALAM PENCEGAHAN INFEKSI RONGGA MULUT PADA PASIEN PENURUNAN KESADARAN DI RUANG ICU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KRATON KABUPATEN PEKALONGAN
Pengarang : Muhammad Abdul Aziz Ramadhani, Tri Sakti Wirotomo
Kata Kunci   :oral hygiene, infeksi rongga mulut, penurunan kesadaran, chlorhexidine.

Penerapan Oral Hygiene Dalam Pencegahan Infeksi Rongga Mulut Pada Pasien Penurunan Kesadaran Di Ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah Kraton Kabupaten Pekalongan

Penurunan kesadaran merupakan kondisi ketika pasien tidak mampu mempertahankan kesadaran secara optimal sehingga tidak dapat melakukan perawatan diri, termasuk menjaga kebersihan rongga mulut. Kondisi ini dapat menyebabkan penumpukan plak dan bakteri yang meningkatkan risiko infeksi rongga mulut hingga Ventilator Associated Pneumonia (VAP), terutama pada pasien di ruang Intensive Care Unit (ICU). Oral hygiene merupakan tindakan keperawatan untuk menjaga kebersihan rongga mulut dan mencegah infeksi. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan penerapan oral hygiene dalam mencegah infeksi rongga mulut pada pasien penurunan kesadaran di ruang ICU RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada satu pasien dengan penurunan kesadaran yang menggunakan ventilator mekanik. Data diperoleh melalui observasi, pemeriksaan rongga mulut, dan dokumentasi rekam medis. Oral hygiene dilakukan menggunakan chlorhexidine 0,2% sesuai standar operasional prosedur, satu kali sehari selama tiga hari. Hasil menunjukkan tidak ada tanda-tanda infeksi rongga mulut. Penerapan oral hygiene dengan chlorhexidine 0,2% membantu menurunkan risiko infeksi rongga mulut. Perawat disarankan dapat menerapkan tindakan oral hygiene dengan chlorhexidine 0,2% sebagai salah satu upaya untuk mencegah infeksi pada rongga mulut.
NASKAH PUBLIKASI
Referensi

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

Atashi,  V.,  Yousefi,  H.,  Mahjobipoor,  H.,  Bekhradi,  R.,  &  Yazdannik,  A.  (2018).  Effect  of Oral Care Program on Prevention of Ventilator associated Pneumonia in  Intensive Care Unit   Patients:   A   Randomized   Controlled   Trial. Iranian   Journal   of   Nursing   and Midwifery Research, 23(6), 486–490. https://doi.org/10.4103/ijnmr.IJNMR_164_17

 

Ayu, Y., Estri, A. K., & Nekada, C. D. Y. (2025). Kesesuaian instrumen pengkajian kesehatan mulut oral health assessment tool (OHAT) dan oral assessment scale (OAS) pada pasien ICU. Journal Healthcare Education, 5(1), 12–20.

 

Bambang Priyanto. (2023). Penurunan kesadaran pada kasus kegawatdaruratan bedah saraf. Dalam Kegawatdaruratan di bidang bedah saraf. Sahabat Karya Makmur.

 

Bestari, Adinda Putri. (2024). Hubungan motivasi dengan tingkat kepatuhan perawat dalam melakukan hand hygiene di ruang rawat inap bedah dan interna Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi

 

Brahmani. (2019). Prevalensi Kematian Pasien Diruang Terapi Intensif Rumah  Sakit  Umum  Pusat  Sanglah  Denpasar  Periode  Januari-Desember 2016. J Med Udayana, 8(12), 1-5.

 

Citra Puspita Sari (2018). Pengaruh pelaksanaan oral hygiene dengan kejadian infeksi rongga mulut pada pasien penurunan kesadaran.UWHS PERPUSTAKAAN, 108–110).

 

Dewi, Isna Nurul Selviana, & Setyawati, Martyarini Budi. (2024). Penerapan oral hygiene terhadap kejadian infeksi rongga mulut pada pasien dengan penurunan kesadaran. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(5), 2387-2392.

 

Efendi, Ferry, & Makhfudli, Makhfudli. (2020). Keperawatan kesehatan komunitas: Teori dan praktik dalam keperawatan. Salemba Medika.

 

Eka Diana P (2025). Strategi pencegahan kegawatdaruratan kesehatan reproduksi dan pemeriksaan Glasgow Coma Scale pada fase akut. Jurnal Keperawatan Raflesia, 7(2), 119-120.

 

Fathoni M. (2016). Nilai Skor Glasgow Coma Scale, Age, Systolic Blood Pressure (GAP Score) dan Saturasi Oksigen Sebagai Prediktor Mortalitas Pasien Cedera Kepala di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang. J Hesti Wira Sakti, 4(2), 13–28.

 

Fitriyani. (2024). Ensefalitis: Manifestasi klinis dan penatalaksanaan. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 9(1), 45–53.

 

Guillamet   &   Kollef,.   (2018).   Is   Zero   Ventilator-Associated   Pneumonia Achievable?:  Practical  Approaches  to  Ventilator-Associated  Pneumonia  Prevention. Clinics in Chest Medicine, 39(4), 809–822. https://doi.org/10.1016/j.ccm.2018.08.004

 

Halimi, J. M., De Fréminville, J. B., Gatault, P., Bisson, A., Sautenet, B., Maisons, V., Vigny, P.,  Angoulvant,  D.,  &  Fauchier,  L.  (2023).  Characteristics  and  Prognosis  of  Patients With Hypertensive Encephalopathy: A French Nationwide Cohort Study. Hypertension, 80(8), 1716–1727. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSIONAHA.123.21226.

 

Haque, M., Sartelli, M., McKimm, J., & Abu Bakar, M. (2020). Health care–associated infections – An overview. Infection and Drug Resistance, 13, 2321–2333.

 

Khan, H. A., Baig, F. K., & Mehboob, R. (2017). Nosocomial infections: Epidemiology, prevention, and control. Journal of Infection and Public Health, 10(4), 478–482.

 

Kusaly, Rudi. Dedi., Ohorella,. Budi,. Achmad,. Metekohy, & Imran, M. K. (2023). Studi Literatur : Pengaruh Oral Hygiene Terhadap Pencegahan Kejadian Ventilator Associated Pneumonia ( Vap ) Di Ruang Icu. 82–95.

 

Kusuma Astuti, A. (2025). Penyakit infeksi pada rongga mulut. In Buku Ajar penyakit gigi dan mulut. PT. Media pustaka indo

 

Manurung,  N.  (2017).  Hubungan  pelaksanaan  oral  hygiene  dengan  kejadian  Infeksi  rongga mulut  pada  pasien  dengan  penurunan  Kesadaran  di  RSU  Imelda  Pekerja  Indonesia Medan. Jurnal Ilmiah Keperawatan Imelda, 3(2), 105-114.

 

Maya,  Santika,  Ubro,  M.  (2024).  Pencegahan  Ventilator  Associated  Peneumonia  (VAP) Dengan  Oral  Hygiene  Menggunakan  Chlorhexidine  Di  Ruang  Icu  Rsud Dr.  Gondo  Suwarno Ungaran  (Doctoral  dissertation,  Universitas  Kusuma  Husada Surakarta).

 

Menga, & Hartaty. (2023). Nurse determinants of the incidence of nosocomial infections in hospitals. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 353–360.

 

Mediosepti, V. R., & Lardo, S. (2025). The association between duration of mechanical ventilation, age, and microbial patterns with the incidence of ventilator-associated pneumonia in the ICU. PATEMON Journal, 5(1), 22–30.

 

Nugroho. (2023). Pencegahan Penularan Infeksi Pasien Ventilator Associated Pneumonia Di Ruang Perawatan Intensif. Surabaya: UM Publishing.

 

Nurjanah,  S.  (2022). Hubungan  Pelaksanaan  Oral  Hygiene  Dengan  Resiko  Infeksi  Rongga Mulut Pada Pasien Diruang Icu Rsud Dr.Zainoel Abidin Banda Aceh.[Universitas Bina Bangsa Getsempena]. https://repository.bbg.ac.id/handle/1478

 

Nurachmah, Elly, & Handayani, Hanny. (2018). Aspek legal etis persetujuan tindakan dan penghormatan otonomi pasien dalam praktik keperawatan klinik. Jurnal Keperawatan Indonesia, 21(2), 85–94.

 

Ory,  J.,  Mourgues,  C.,  Raybaud,  E.,  Chabanne,  R.,  Jourdy,  J.  C.,  Belard,  F.,  Guérin,  R., Cosserant, B., Faure, J. S., Calvet, L., Pereira, B., Guelon, D., Traore, O., & Gerbaud, L. (2018). Cost assessment of a new oral care program in the intensive care unit to prevent  ventilator-associated   pneumonia. Clinical   Oral   Investigations, 22(5),   1945–1951. https://doi.org/10.1007/s00784-017-2289-6

 

Pangastuti, Lifani Ogi Restu. (2022). Pengaruh oral hygiene pada tingkat kejadian ventilator associated pneumonia pada pasien. Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia, 5(1), 53-61

 

Putra Kusuma, Angga, Pradana, Aditya, & Lestari, Indah. (2022). Penilaian tingkat kesadaran pada pasien kritis. Dalam Buku ajar keperawatan kritis. Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga. unair.ac.id

 

Pradana, W. D., Estri, A. K., & Wibowo, T. A. (2024). Hubungan pelaksanaan oral hygiene terhadap kejadian infeksi rongga mulut pada pasien terpasang ventilator di ICU. Jurnal Keperawatan, 16(2), 89–97.

 

Riduansyah, M., Zulfadhilah, M., & Annisa, A. (2018). Gambaran tingkat kesadaran pasien cedera kepala menggunakan Glasgow Coma Scale (GCS). Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

 

Rohadi Bambang Priyanto,. (2023). Kegawatdaruratan di bidang bedah saraf. In Buku ajar gawat darurat. Salemba

 

Rumtily, M. J. (2025). Pengaruh Chlorhexidine 0,2% Sebagai Oral Hygiene Terhadap Pencegahan Ventilator Associated Pneumonia (VAP) pada Pasien Gagal Nafas di Ruang ICU Rumah Sakit Immanuel Bandung. 19.

 

Setianingsih, Riandhyanita, Febi, & Asyrofi, Ahmad. (2017). Gambaran pelaksanaan tindakan oral hygiene pada pasien di ruang intensive care unit (ICU). Jurnal Perawat Indonesia, 1(2), 48–53.

 

Supriadi, Dedi,. (2023). Prevalensi healthcare-associated infections di rumah sakit Indonesia. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(1), 15–24.

 

Syapitri, Henny, Amila, & Aritonang, Juneris. (2021). Buku ajar metodologi penelitian kesehatan. Ahlimedia Book.

 

Zaenal, Z. (2022). Pengaruh kebijakan dan pengawasan terhadap penerapan pencegahan dan pengendalian infeksi nosokomial di rumah sakit. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(6), 7831–7842

Zhang,  Z.,  Hou,  Y.,  Zhang,  J.,  Wang,  B.,  Zhang,  J.,  Yang,  A.,  Li,  G.,  &  Tian,  J.  (2017). Comparison   of   the  effect   of   oral  care   with   four   different   antiseptics   to   prevent  ventilator-associated   pneumonia   in   adults:   protocol   for   a   network   meta-analysis. Systematic Reviews, 6(1), 103.

 


Properti Nilai Properti
Organisasi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Email umpp.pekalongan@yahoo.com
Alamat Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan
Telepon (0285) 7832294
Tahun 2026
Kota Pekalongan
Provinsi Jawa Tengah
Negara Indonesia