Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi kasus tinggi. Hipertensi juga menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang banyak terjadi pada area komunitas. Penatalaksanaan hipertensi pada umumnya adalah menggunakan metode farmakologi dan non farmakologi. Salah satu penatalaksanaan non-farmakologis yang dapat dilakukan adalah terapi relaksasi genggam jari. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan terapi relaksasi genggam jari terhadap penurunan tekanan darah pada klien hipertensi. Metode: Penerapan menggunakan metode studi kasus yang dilakukan dengan menggunakan aplikasi evidence based practice (EBP). Responden merupakan kelompok komunitas khusus hipertensi di Desa Bugangan RT 03 RW 03 sebanyak 10 orang. Pengambilan data dilakukan sebelum dan sesudah tindakan. Studi kasus dilaksanakan pada Mei 2026. Hasil: Hari pertama, rerata tekanan darah sebelum tindakan 159/95 mmHg dan sesudah tindakan 149/85 mmHg. Hari kedua, rerata tekanan darah sebelum tindakan 152/90 mmHg dan sesudah tindakan 143/83 mmHg. Hari ketiga, rerata tekanan darah sebelum tindakan 145/89 mmHg dan sesudah tindakan 142/82 mmHg. Rerata tekanan darah selama 3 hari pertemuan sebelum tindakan adalah 152/91 mmHg sedangkan rerata tekanan darah setelah tindakan adalah 145/83 mmHg. Simpulan: Terapi relaksasi genggam jari terbukti efektif untuk menurunkan tekanan darah pada klien hipertensi. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Handayani, Vitani, & Kurnia (2020). Hasil studi kasus ini valid dan telah berdasar pada EBP sehingga dapat dijadikan referensi ilmiah untuk diaplikasikan sebagai intervensi asuhan keperawatan komunitas.
Agustin, W. R., Rosalina, S., Ardiani, N. D., & Safitri, W. (2019). Pengaruh Terapi Relaksasi Genggam Jari dan Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, (Januari), 108–114.
Ardiansyah, & Huriah, T. (2019). Metode Massage Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi: a Literatur Review. Jurnal Penelitian Keperawatan, 5(1). https://doi.org/10.32660/jurnal.v5i1.334
Arianto, A., Prastiwi, S., & Sutriningsih, A. (2018). Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Kaki terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi. Nursing News, 3(1), 584–594. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i2.2191
Bawazier, L. A. (2019). Profile of Hypertensive Patients in Indonesia National Referral Hospital. EJournal Kedokteran Indonesia, 7(2), 46–55. https://doi.org/10.23886/ejki.7.10867.
Firdaus, T. N., Hoedaya, A. P., & Inriyana, R. (2024). Efektifitas Pemberian Terapi Relaksasi Genggam Jari Terhadap Tekanan Darah Pada Pra Lansia Penderita Hipertensi. Jurnal Keperawatan Florence Nightingale, 7(1), 285291. https://doi.org/10.52774/jkfn.v7i1.193
Handayani, K. P., Vitani, R. A. I., & Kurnia, E. (2020). Efek Relaksasi Genggam Jari Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi. Jurnal Penelitian Keperawatan, 6(1), 1–7.
Haryono, R., & Utami, M. P. S. (2019). Keperawatan Medikal Bedah II. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Kardiyudiani, N. K., & Susanti, B. A. D. (2019). Keperawatan Medikal Bedah I (I. K. Dewi, Ed.). Yogyakarta: PT Pustaka Baru.
Kemenkes RI. (2024). Mengenal Penyakit Hipertensi. Retrieved January 17, 2024, from https://upk.kemkes.go.id/new/mengenal-penyakit-hipertensi
Manurung, N. (2018). Keperawatan Medikal Bedah Konsep, Mind Mapping dan NANDA NIC NOC, Solusi Cerdas Lulus UKOM Bidang Keperawatan (Jilid 2). Jakarta Timur: CV Trans Info Media.
Muhadi. (2016). JNC 8?: Evidence-based Guideline Penanganan Pasien Hipertensi Dewasa. Cermin Dunia Kedokteran, 43(1), 54–59.
Mujito, & Sepdianto, T. C. (2021). Cekal Hipertensi Pada Keluarga dengan Terapi Non Farmakologis dan Perilaku Cerdik (Panduan Kader Kelompok Keluarga Peduli Hipertensi) (W. Martiningsih, Ed.). Purbalingga: Eureka Media Aksara.
Mulyadi, A., Sepdianto, T. C., & Hernanto, D. (2019). Gambaran Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi yang Melakukan Senam Lansia. Journal of Borneo Holistic Health, 2(2), 148–157.
Mutawadingah, L., & Kurniawan, W. E. (2019). Implementasi Keperawatan Foot Massage Pada Lansia Hipertensi dengan Masalah Utama Nyeri Akut: Studi Kasus. Jurnal Keperawatan Merdeka (JKM), 2(2), 159–163.
Noviyanti, Imamah, I. N., & Listyorini, D. (2025). Penerapan Terapi Relaksasi Genggam Jari dan Nafas Dalam Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi di RSUD Karanganyar. Indonesia Journal of Public Health, 3(2), 277–292.
Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia. (2019). Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi 2019. Indonesian Society Hipertensi Indonesia, 1–90.
Pranata, A. E., & Prabowo, E. (2017). Keperawatan Medikal Bedah dengan Gangguan Sistem Kardiovaskuler. Yogyakarta: Nuha Medika.
Riskesdas. (2018). Hasil Utama Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Journal of Physics Mathematical https://doi.org/10.1088/1751-8113/44/8/085201 and Theoretical, 44(8), 1–200.
Sari, L. D., Elliya, R., & Djamaludin, D. (2023). Penerapan Terapi Relaksasi Genggam Jari dan Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Pada Keluarga. Journal of Qualitative Health Research & Case Studies Reports, 3(1), 15–22.
Serly, S., Rahman, W. F., & Ardiansyah, Y. (2023). Efektivitas Terapi Foot Massage Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Puskesmas Bungursari. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i3.17168 7(3), 2149. Smeltzer, S. C. (2017). Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddarth (Ed.
Smeltzer, S. C. (2017). Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddarth (Ed. 12; E. A. Mardella, Ed.). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Tim POKJA SDKI DPP PPNI. (2017a). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik. Jakarta: DPP PPNI.
Tim POKJA SDKI DPP PPNI. (2017b). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan. Jakarta: DPP PPNI.
Tim POKJA SDKI DPP PPNI. (2017c). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan. Jakarta: DPP PPNI.
Tim Promkes RSST - RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. (2022). Penyakit Tidak (PTM). Retrieved January 17, 2024, from https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/761/penyakit-tidak-menularptm#:~:text=Non Communicable Disease %3A penis Penyakit,dapat muncul akibat perubahan usia.
Wibowo, D. P., Istianah, U., & Adinugraha, T. S. (2015). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Kalibawang Kulon Progo. Madia Ilmu Kesehatan, 4(2), 135–141.
Wibowo, D. S., & Waliyanti, E. (2025). Efektivitas Terapi Relaksasi Genggam Jari dan Napas Dalam untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 8(1), 191–201.
World Health Organization. (2024). Hypertension. Retrieved January 17, 2024, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension
Zulkharisma, I., Husain, F., & Setiyawan, A. (2023). Penerapan Terapi Foot Massage Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Ruang ICU Di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Dan Keperawatan, 1(3), 87–98.
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |