Program Studi Sarjana Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Februari 2026
ABSTRAK
Gambaran Kesehatan Mental Anak Usia Sekolah di Desa Wonokerto Kulon
Kabupaten Pekalongan
Riani cahya ningsih1
,Eka budiarto2
Latar belakang: Penelitian ini berfokus pada kesehatan mental anak usia sekolah
yang tinggal di desa Wonokerto kulon. Wonokerto Kulon terdapat lingkungan yang
sering terdampak banjir rob sehingga menyebabkan anak mengalami kecemasan
tinggi, rasa takut, sedih, stres, gangguan aktivitas bermain, kesulitan tidur serta
keluhan fisik akibat lingkungan yang kotor dan tidak aman. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kesehatan mental pada anak usia sekolah dasar yang tinggal di
wilayah pesisir.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif untuk
menggambarkan kesehatan mental anak usia sekolah 7 - 12 tahun. Penelitian ini
melibatkan anak usia sekolah dasar di desa Wonokerto Kulon Kabupaten
Pekalongan. Sampel diambil dengan menggunakan total keseluruhan sebanyak 137
responden di 3 SDN desa Wonokerto Kulon Kabupaten Pekalongan. Instrumen
yang di dalam penelitian ini adalah kuesioner Strengths and Difficulties
Questionnaire (SDQ) yang telah di uji Validitas dan reabilitas dalam konteks
kesehatan mental anak usia sekolah. Penelitian ini tidak menggunakan intervensi.
Analisis data dilakukan secara univariat untuk memperoleh distribusi frekuensi dan
gambaran setiap aspek kesehatan mental anak.
Hasil: Penelitian ini mendapatkan hasil dengan usia rata – rata 10 tahun, 52
responden (52,5%) laki – laki dan 49 responden (48%) perempuan,71 responden
(70,3%) mengalami gejala emosional abnormal, 54 responden (55,3%) tidak
mengalami masalah perilaku, hiperaktivitas didapatkan sebesar 85 hiperaktivitas
normal, 49 responden (48,5%) mengalami masalah teman sebaya abnormal, total
kesulitan 45 responden (44,6%) menunjukan abnormal dan perilaku prososial 89
responden (88,1%) menunjukan hasil normal.
Simpulan: Masalah kesehatan mental terbukti dialami oleh anak usia sekolah dasar
pada saat terjadinya banjiri rob di desa Wonokerto Kulon Kabupaten Pekalongan.
Kata kunci: Kesehatan Mental, Anak usia sekolah, Wilayah pesisir.
Ahlen, J., Vigerland, S., & Ghaderi, A. (2018). Development of the Spence Children’s Anxiety Scale - Short Version (SCAS-S). Journal of Psychopathology and Behavioral Assessment, 40(2), 288–304.https://doi.org/10.1007/s10862-017-9637-3
Arifin, Z., & Sabri, R. (2015). DESCRIPTION OF SOCIO-EMOTIONAL DEVELOPMENT OF. DESCRIPTION OF SOCIO-EMOTIONAL DEVELOPMENT OF ELEMENTARY SCHOOL CHILDREN, 110–119.
Aris Subagiyo, W. P. W. D. M. Z. (2017). BUKU PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN PULAU PULAU KECIL (pp. 2–3).
Desi, D. D., Jacob, M. Y., & Pilakoannu, R. T. (2020). Status Kesehatan Mental Dan PrDesi, D. D., Jacob, M. Y., & Pilakoannu, R. T. (2020). Status Kesehatan Mental Dan Program Kesehatan Mental Anak Sekolah Dasar Di Halmahera
Utara. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(1), 1–7.https://doi.org/10.30651/jkm.v5i1. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah,5(1), 1–7.
Dhonna Anggreni., M. K. (2022). BUKU AJAR METODOLOGI PENELTIAN KESEHATAN (Mk. Eka Diah Kartiningrum, SKM. (ed.)).
Elly Yuliandari. (2019). KESEHATAN MENTAL ANAK.
Endriyani, S., Lestari, R. D., Lestari, E., & Napitu, I. C. (2022). No Title. 4(2), 429–434.
Gekarsa. (2024). Mengenali Tanda-Tanda Stres Atau Masalah Kesehatan Mental Anak Usia Sekolah (pp. 11–13).
Giyaningtyas, I. J., & Widiyatmini, H. (2025). Deteksi Dini Kesehatan Mental
Emosional Anak Usia Sekolah di Sekolah Dasar Wilayah Karang Kitri. Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA), 5(3), 902–907.https://doi.org/10.31004/abdira.v5i3.785
Ismail, I., Wiguna, T., Riyadi, E. I., Simbolon, S., & Subardi. (2018). Petunjuk pelaksanaan kesehatan jiwa di sekolah terintegrasi program usaha kesehatan sekolah (UKS).
Keliat, B. A. (2016). Buku Manajemen Kepeawatan psikososial & Kader kesehatan Jiwa (p. 31). Perpustakaan Nasional Katalog Dalam Terbitan (KDT).
Laka, A. A. M. L., Wetik, S. V, Keperawatan, F., Katolik, U., & Salle, D. La. (n.d.).PENINGKATAN KESEHATAN MENTAL PADA ANAK. 64–70.
Marpaung, R., Sirait, S., Sitorus, S. R., Silaen, S., Tambunan, W. Y., & Widiastuti,
M. (2022). Dampak Pak Terhadap Perkembangan Pada Anak Usia Sekolah Dasar. Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 1(4), 1–23.
Nasution, F. R. A. & N. (2015). BUKU ASUHAN KEPERAWATAN KESEHATAN JIWA (F. R. A. & N. Nasution (ed.)).
Novianasari. (2022). Gambaran gejala emosional, masalah perilaku, hiperaktivitas, masalah teman sebaya dan perilaku prososial pada remaja dismp negeri 9 batang.
Nurdiantoro, D., & Arsandrie, Y. (2020). Dampak Banjir Rob Terhadap Permukiman Di Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan. Prosiding SIAR: Seminar Ilmiah Arsitektur, 8686, 286–295.
Pada, M., Usia, A., Dasar, S., & Eliasa, E. I. (2024). Karakteristik Perkembangan Fisik , Kognitif , Emosi Sosial , dan. 4(6), 127–138.
Rahmadi, F. A., Hardaningsih, G., & Pratiwi, R. (2016). Prevalensi dan jenis masalah emosional dan perilaku pada anak usia 9-11 tahun dengan perawakan pendek di Kabupaten Brebes. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 3(2), 116–119. https://doi.org/10.14710/jgi.3.2.116-119
Rizkiah, A., Risanty, R. D., & Mujiastuti, R. (2020). Sistem Pendeteksi Dini Kesehatan Mental Emosional Anak Usia 4-17 Tahun Menggunakan Metode Forward Chaining. JUST IT?: Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informasi Dan Komputer, 10(2), 83. https://doi.org/10.24853/justit.10.2.83-93
Rusmamariana, A., Muhammadiyah, U., & Pekalongan, P. (2020). Identifiksi Trauma Dampak Rob pada Anak di Kabupaten Pekalongan. XIII(24), 123–127.
Saenab, S., Muhiddin, N. H., Yanto, N., Rahmat, A., & Fadhilah, N. (2023).Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dalam Pelestarian Ekosistem Hutan Mangrove di Lingkungan PPLH Puntondo. 3(1).
Sahir, S. H. (Ed.). (2022). Buku ini di tulis oleh Dosen Universitas Medan Area Hak Cipta di Lindungi oleh Undang-Undang Telah di Deposit ke Repository UMA pada tanggal 27 Januari 2022 (Dr.Ir.Try).
Sarniyati, N. M. G. & M. Y. (2024). DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf15415 Tingkat Pendidikan sebagai Determinan Masalah Kesehatan Mental Remaja Ni Made Gitari. 15(7), 652–656.
Serli Retno Sari, Isnarmi, J. I. (2020). Didaktika tauhidi. DIDAKTIKA TAUHIDI,7, 94. https://doi.org/10.30997/dt.v7i2.2689 Setiana, S., & Eliasa, E. I. (2024). Karakteristik Perkembangan Fisik, Kognitif,Emosi Sosial, dan Moral Pada Anak Usia Sekolah Dasar (7-12 Tahun).Journal Of Human And Education (JAHE), 4(6), 127–138.https://doi.org/10.31004/jh.v4i6.1742
Sri, Y., Sitepu, U., Ayu, M., Diyan, P., Purnamawati, D., Health, P., Jakarta, U. M.,
Dahlan, J. K. H. A., Ciputat, K., & Selatan, K. T. (2023). GAMBARAN DETEKSI DINI MASALAH PSIKOSOSIAL ANAK MENGGUNAKAN PEDIATRIC CHECKLIST SYMPTOM-17 ( PSC-17 ) PADA ANAK USIA 4-17 TAHUN DI PUSKESMAS PASAR MINGGU Puskesmas Pasar Minggu?; Jl .Kebagusan Raya no 4 Rt 04 / 04 Kebagusan Pasar Minggu Berdasarkankonven. 17(September), 315–328.
Supriyadi, I. H., Wahyudi, A. J., Agency, I., & As, S. (2019). ADAPTASI TERHADAP DAMPAK PERUBAHAN IKLIM Masyarakat pesisir. January 2020, 5–6.
Susanto, H. A., Pi, S., Sc, M., & Sc, D. (n.d.). Pengertian, Potensi, dan Karakteristik Wilayah Pesisir.
Susmiatin, E. A., & Sari, M. K. (2024). Gambaran kesehatan mental melalui sdq pada siswa kelas vi sdn sambirobyong 1. Seminar Publikasi Ilmiah Kesehatan Nasional, 3(1), 932–938.
Vergunst, F., & Berry, H. L. (2022). Climate Change and Children ’ s Mental Health?: A Developmental Perspective.https://doi.org/10.1177/21677026211040787
Widodo, D. (2020). Metodologi Penelitian Kunatitatif dan Kualitatif Pada penelitian Kesehatan. In Cv Science Techno Direct.
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |