Program Studi Pendiidkan Profesi Ners
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhamadiyah Pekajangan Pekalongan
Juni, 2026
ABSTRAK
PENERAPAN SENAM KAKI DIABETIK TERHADAP TINGKAT SENSITIVITAS
NEUROPATI PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RUANG AYUB 2 RUMAH
SAKIT ROEMANI MUHAMADIYAH SEMARANG
Risma nur laelatussafitri1
, Trina Kurniawati2
, Andarwati3
.
Universitas Muhamadiyah Pekajangan Pekalongan
Rumah Sakit Roemani Muhamadiyah Semarang
Latar Belakang: Diabetes melitus adalah penyakit kronik (berkepanjangan) diakibatkan oleh
pankreas yang tidak dapat memproduksi insulin dengan cukup atau disaat tubuh tidak bias
menggunakan insulin yang dikeluarkannya secara epektif. Dampak yang banyak terjadi pada
penderita diabetes salah satunya neuropati diabetik. Neuropati mengarah kepada sekumpulan
penyakit yang mengenai semua tipe saraf seperti saraf sensorik, motorik dan otonom serta yang
paling umum ditemui pada tubuh bagian perifer atau disebut dengan Diabetik Peripheral
Neuropathy (DPN). Senam kaki menjadi salah satu prinsip dalam penatalaksanaan penyakit DM,
dimana latihan fisik yang dilakukan secara rutin juga termasuk ke dalam pencegahan sekunder
factor resiko komplikasi diabetes terutama terjadinya neuropati diabetikum.
Tujuan: Mengetahui efektivitas pemberian senam kaki diabetik terhadap tingkat sensitivitas
kaki
Metode: Metode penelitian ini pada satu pasien diabetes melitus yang dikelola selama tiga hari
dengan pemberian intervensi terapi senam kaki setiap pagi hari selama 15 menit dengan
mengobservasi pre dan post sensitivitas neuropati pada kaki pasien diukur menggunakan ipswich
touch (IpTT)
Hasil: hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan senitivitas neuropati setelah
dilakukan senam kaki DM. Pre-senam diabetes: pasien tidak merasakan 1 sentuhan pada kaki
kiri (jari jempol) dan 2 sentuhan pada kaki kanan (jari jempol dan jari tengah) mengindikasikan
adanya gangguan sensitivitas. Post-senam diabetes: kaki kiri dapat merasakan semua sentuhan,
sedangkan kaki kanan tidak merasakan 1 sentuhan (jari tengah) menunjukan sensitvfitas normal.
Kesimpulan: Penerapan senam kaki diabetik terbukti efektif meningkatkan sensitivitas kaki
pada penderita diabetes melitus. Instrumen Ipswich Touch Test (IpTT) menunjukkan adanya
penurunan skor yang semula (pre) terdapat 3 jari yang tidak dapat merasakan menjadi hanya
terdapat 1 jari yang tidak dapat merasakan sentuhan dari total 6 sentuhan yang diberikan (post).
Saran: mengembangkan serta mengoptimalkan pelayanan kesehatan pada penatalaksanaan
pasien diabetes melitus
Kata Kunci : Diabetes Melitus, Senam Kaki, Neuropati
Pustaka : (2020-2026)
Artharini, M. (2023). SISTEM KARDIOVASKULER SDKI , SLKI DAN SIKI (A.
R. Runtu (Ed.); Cetakan Pe). PT. RNA Publishing Group.
Askandar. (2021). Hidup Sehat Dan Bahagia Bersama Diabetes. penerbit
Gramedia Puataka Utama.
Basri, M., Bharudin, K., & Rahmatia. (2021). Pengaruh Senam Kaki Terhadap
Nilai Respon Neuropati Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di
Puskesmas Talamanrea Makasar. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 16, 40–46.
Hidayat, A. A. A. (2017). Metodologi Penelitian Keperawatan dan Kesehatan.
Salemba Medika.
Holmes, C. J., & Hastings, M. K. (2021). Penerapan Latihan Fisik untuk
Penderita Diabetes Neuropati Perifer.
Iqbal, & Anik. (2023). PENERAPAN SENAM KAKI DIABETES TERHADAP
NILAI ANKLE BRACHIAL INDEX PASIEN DIABETES MELITUS TIPE
2 DI RUANG BEDAH RSUD JEND . AHMAD YANI METRO
APPLICATION OF DIABETES FOOT EXERCISE TO VALUE ANKLE
BRACHIAL INDEX OF DIABETES MELLITUS PATIENTS TYPE 2IN
THE SUR. Jurnal Cendikia Muda, 3(September), 355–363.
Ita sulistiani, Djamalusin, N., & Nirwanto. (2022). Skrining kaki diabetes
“Ipswich Touch Test (IpTT)” Dalam mendeteksi resiko luka kaki pada
pasien Dm. Neotyce Journal, 2.
Kadir, L., Trisya, & Rita. (2023). Dasar-Dasar Penyakit Dalam Dengan
Pendekatan Klinis. CV. Eureka Media Aksaka.
Kandula, U. R. (2025). Dampak intervensi multifaset terhadap pencegahan luka
tekan : tinjauan sistematis.
Kasmawati, H., Sabrudin, & Malina, R. (2023). Farmakoterapi Penyakit Diabetes
Melitus Tipe 2 Tinjauan Terapi Konvensional dan Terapi Herbal.
Lutfi, B., Mutiudin, A. I., Mulyana, A., & Mulyani, D. S. (2024). PENGARUH
SENAM KAKI TERHADAP SKOR IPSWICH TOUCH TES PADA PASIEN
DIABETES MELITUS TIPE 2. 24, 1–8.
Mangemba, D., Abdullah, A., Ra’bung, A. S., & Admasari, Y. (2022). Pengaruh
Senam Kaki Terhadap Penurunan Neuropatik Pada Pasien Diabetes Melitus
Tipe Ii Di Rsud Labuang Baji Makassar. Jurnal Berita Kesehatan, 15.
Milawati, S., Suyani, & Lida. (n.d.). terapi komplemen dalam praktik57
keperawatan dan kebidanan.
Nguyen, V., & Dinh, Q. (2025). Pengaruh intervensi olahraga terhadap
neuropati pada pasien diabetes : tinjauan sistematis dengan meta-analisis.
Noviana, L., Nadiya, S., & Rizana, N. (2024). Pengaruh Senam Kaki Diabetik
Terhadap Respon Neuropati Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Non
Ulkus. Jurnal Assyifa’ Ilmu Kesehatan, 9.
Papuke, S. S., & Irbar, I. (n.d.). PENGARUH SENAM KAKI DIABETES
TERHADAP SENSITIVITAS KAKI DENGAN PENGUKURAN IPSWICH
TOUCH TEST ( IPTT ). 221–230.
Patonah, E., Rahayu, I. P., & Anggeria, E. (2026). Penerapan Senam Kaki
Diabetik Terhadap Peningkatan Sensitivitas Kaki Pada Pasien Diabetes
Mellitus. 4(5), 720–724.
PPNI, T. P. S. D. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (Cetakan II).
Dewan Pengurus pusat persatuan perawat nasional Indonesia.
Pradana, L. N., & Pranata, S. (2023). No TitlePenerapan Senam Kaki Diabetik
Untuk Menurunkan Nyeri Neuropati: Case Study. Ners Muda.
Putri, Y. E., Sari, S. P., Eka, Y., Pengaruh, P., Kaki, L., & Perifer, P. (2025).
Machine Translated by Google Pengaruh Latihan Kaki Diabetes terhadap
Perfusi Perifer dan Risiko Jatuh pada Lansia dengan Diabetes Melitus :
Laporan Kasus Machine Translated by Google. 8, 106–115.
Rachman, S., K., B., & Hendryanny, E. (2021). Hubungan Kontrol Glikemik (
HbA1C ), Durasi Penyakit , dan Profil Lipid pada Pasien Diabetes Melitus
Tipe II dengan Kejadian Neuropati Diabetik. Urnal Integrasi Jesehatan Dan
Sains,.
Rahman, A., Maryuni, S., & Dwi, A. (2021). Pengaruh Latihan Senam Kaki
Diabetes Terhadap Sensitivitas Kaki pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe
II. 2(1), 7–14.
Riamah. (2022). Perilaku Kesehatan Pasien Diabetus Melitus. NEM.
Roni, Angger, & Bayu. (2022). No Title. In manajemen penatalaksanaan diabetes
melitus.
Roni, M., Anugerah, A., & Akbar, B. (2021). Manajemen Penatalaksanaan
Diabetus Melitus. penerbit GEUPEDIA.
Sartor, C. D., Hasue, R. H., Cacciari, L. P., Butugan, M. K., Watari, R., Pássaro,
A. C., Giacomozzi, C., & Sacco, C. N. (2020). pelatihan fungsional terhadap
fungsi kaki pada pasien dengan neuropati diabetik : hasil uji coba terkontrol58
secara. 1–13.
Simamora, F. A., SIregar, H. R., & Hidayah, A. (2020). Pengaruh Senam Kaki
Diabetik Terhadap Penurunan Neuropati Pada Penderita Diabetes Melitus
Tipe 2. Education and Development.
Utama, Y. A., & Nainggolan, S. S. (2021). Pengaruh Senam Kaki terhadap Nilai
Ankle Brachial Index Pada Pasien Diebetes Melitus Tipe II. Jurnal Ilmiah
Universitas Batanghari Jambi,.
Uysal, N., & Ünal, F. (2025). Pengaruh latihan tangan dan kaki terhadap
neuropati perifer dan kualitas hidup pada wanita penderita kanker
payudara : uji coba terkontrol secara acak . Peserta
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |