Image Description

Publikasi

Karya Ilmiah Mahasiswa

Pencarian Spesifik

Kunjungan

Web Analytics

Detail Record


Kembali Ke sebelumnya

GAMBARAN DERAJAT KELUMPUHAN WAJAH PADA PASIEN BELL’S PALSY DI KABUPATEN PEKALONGAN
Pengarang : Astrid Ika Izzahra, Siti Sardianti
Kata Kunci   :Bell’s Palsy, Derajat Kelumpuhan Wajah, Skala House-Brackmann

Gambaran Derajat Kelumpuhan Wajah pada Pasien Bell’s Palsy di
Kabupaten Pekalongan
Pendahulan: Bell’s palsy merupakan kelumpuhan perifer nervus facialis yang
terjadi secara akut, bersifat unilateral, dan umumnya idiopatik. Kondisi ini
menyebabkan kelemahan hingga kelumpuhan otot wajah dengan tingkat keparahan
yang bervariasi sehingga memengaruhi fungsi wajah, aktivitas sehari-hari, dan
kualitas hidup pasien. Penilaian derajat kelumpuhan wajah dapat dilakukan
menggunakan skala house-brackmann. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
gambaran derajat kelumpuhan wajah pada pasien bell’s palsy di Kabupaten
Pekalongan.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif analitik.
Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling terhadap pasien
Bell’s palsy idiopatik yang menjalani terapi di Poli Fisioterapi RSI Muhammadiyah
Pekajangan dan RSUD Kajen pada 8–21 Mei 2026. Sampel penelitian berjumlah
10 responden. Alat ukur yang digunakan adalah skala house-brackmann, yang
terdiri dari 6 penilaian.Data di analisis untuk mendeskripsikan gambaran derajat
kelumpuhan wajah berdasarkan skala hoouse-brackmann.
Hasil: Mayoritas responden berada pada kelompok usia 56–65 tahun sebanyak 4
responden (40,0%) dan berjenis kelamin perempuan sebanyak 6 responden
(60,0%). Berdasarkan skala House-Brackmann, derajat II (disfungsi ringan) dan
derajat III (disfungsi sedang) masing-masing ditemukan pada 3 responden (30,0%),
sedangkan derajat IV (disfungsi sedang-berat) dan derajat V (disfungsi berat)
masing-masing sebanyak 2 responden (20,0%).
Diskusi: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien Bell’s palsy
mengalami kelumpuhan wajah derajat ringan hingga sedang dengan dominasi pada
kelompok usia lanjut dan perempuan.
Kata kunci : Bell’s Palsy, Derajat Kelumpuhan Wajah, Skala House-Brackmann
Daftar Pustaka : 39 (2017 - 2026)
NASKAH PUBLIKASI
Referensi

Adam, O. M. (2019). Bell’s palsy. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, 8(1), 137–149. https://journal.uwks.ac.id/index.php/jikw/article/view/526/pdf

Adiputra, I. M. S., Trisnadewi, N. W., Oktaviani, N. P. W., Munthe, S. A., Hulu, V. T., Budiastutik, I., Faridi, A., Ramdany, R., Fitriani, R. J., Tania, P. O. A., Rahmiati, B. F., Lusiana, S. A., Susilawaty, A., Sianturi, E., & Suryana. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan (R. Watrianthos & J. Simarmata (eds.)). Yayasan Kita Menulis.

Ahlan, R., Pietra, J., Jusuf, M. I., Yusuf, Z. K., Nora, M., Siregar, I., & Iman, D. P. (2026). Karakteristik Klinis Pasien Bell ’ s Palsy di Rumah Sakit Rujukan Tersier Gorontalo?: Studi Deskriptif. Journal of Comprehensive Science, 5(1), 281–288.

Aji, G. S., & Wibisono, I. (2024). Penatalaksanaan Fisioterapi Dengan Infrared ( IR ), Massage Exercise Dan Mirror Exercise Pada Bell’s Palsy. Indonesia Journal Of Health Research Innovation, 01(02), 102–109. https://journal.ymci.my.id/index.php/ijhri%0AVOL.

Andesti, C. L., & Sirait, W. (2022). Diagnosa Penyakit Bells Palsy Menerapkan Metode Tsukamoto. Journal of Science and Technology, 2(2), 113–130.

Anggreni, D. (2022). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kesehatan (Mk. Eka Diah Kartiningrum, SKM. (ed.); 1st ed.). STIKes Majapahit Mojokerto.

Atha, F. A., Puspitasari, R. D., & Komala, R. (2025). Bell ’ s Palsy?: Tinjauan Pustaka. Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 3(1), 62–68. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/detector.v3i1.4838

Azis, A. H. A., Jusuf, M. I., & Suleman, I. (2025). Gambaran Pengetahuan Keluarga Pasien Tentang Bell’s Palsy di Kinik Kinesia Gorontalo. Jurnal Ilmu Kesehatan, 13(1), 25–31. https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644xa

Chang, B., Wei, X., Wang, X., Tang, Y., Zhu, J., Zheng, X., Zhang, C., & Li, S. (2020). Metagenomic next-generation sequencing of viruses, bacteria, and fungi in the epineurium of the facial nerve with Bell’s palsy patients. Journal of NeuroVirology, 26, 727–733. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s13365-020-00892-7

Chen, J., Yu, Z., Zhou, W., Cai, H., Jin, F., & Hu, J. (2023). Effect of temperature and air pressure on the incidence of Bell ’ s palsy in Hangzhou?: a distributed lag non ? linear analysis. Scientific Reports, 1–10. https://doi.org/10.1038/s41598-023-47570-2

Dermin, & Komalasari, D. R. (2022). Physiotherapy Management in Left Bell ’ s Palsy?: A Report. The 16th University Research Colloqium 2022, 179–185.

Duarsa, H. A. B. S., Arjita, I. P. D., Ma’ruf, F., Mardiah, A., Hanafi, F., Budiarto, J., & Utami, S. (2021). Buku Ajar Penelitian Kesehatan. Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar.

Efriyanti, S. S. (2025). Etika Dalam Penelitian Pendidikan: Kajian Prinsip, Tantangan, Dan Solusi Penerapannya. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6). https://doi.org/10.62281

Escalante, D. A., Malka, R. E., Wilson, A. G., Nygren, Z. S., Radcliffe, K. A., Ruhl, D. S., Vincent, A. G., & Hohman, M. H. (2020). Determining the Prognosis of Bell’s Palsy Based on Severity at Presentation and Electroneuronography. American Academy of Otolaryngology–Head and Neck Surgery, 1–7. https://doi.org/10.1177/01945998211004169

Firmansyah, D., Dinata, C., & Alpiah, D. N. (2025). Efektifitas Terapi Latihan Massage Pada Kasus Bell’s Palsy: Literatur Review. Journal Of Multidsiplin, 2(1).

Iba, Z., & Wardhana, A. (2023). Metode Penelitian (M. Pradana (ed.)). Eureka Media Aksara.

Ishak, S., Choirunissa, R., Agustiawan, Purnama, Y., Achmad, V. S., Mua, E. L., Heryyanoor, Syamil, A., Ludji, I. D. R., Sekeon, R. A., Wardhana, A., Dafroyati, Y., Fahmi, A., Avelina, Y., Nurbaety, Anggreyni, M., & Lubis, H. (2020). Metodologi Penelitian Kesehatan (S. Bahri (ed.)). Media Sains Indonesia.

Jeong, J., Yoon, S. R., Lim, H., Oh, J., & Choi, H. S. (2021). Risk factors for Bell ’ s palsy based on the Korean National Health Insurance Service National Sample Cohort data. Scientific Reports, 0123456789, 9–14. https://doi.org/10.1038/s41598-021-02816-9

Kar, M., & Alt?ntas, M. (2022). Seasonal Distribution of Bell ’ s Palsy. Indian J Otolaryngol Head Neck Surg, 74, 4065–4068. https://doi.org/10.1007/s12070-021-02796-2

Khan, A. J., Szczepura, A., Palmer, S., Bark, C., Neville, C., Thomson, D., Martin, H., & Nduka, C. (2022). Physical therapy for facial nerve paralysis ( Bell ’ s palsy ): An updated and extended systematic review of the evidence for facial exercise therapy. Clinical Rehabilitation, 36(11), 1424–1449. https://doi.org/10.1177/02692155221110727

Latuamury, R., Yuliati, A., & Firmansyah, L. A. (2023). Pengaruh Electrical Stimulation Dan Mirror Theraphy Exercise Pada Kasus Bells Palsy. Jurnal Ilmiah Multi Disiplin Indonesia, 2(9), 1882–1889.

Lilianti, V., & Priskila, O. (2024). Penanganan Studi Kasus Bell’s Palsy Dengan Menggunakan Akunpuntur. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 3(12), 3405–3414.

Lin, Z., Fei, X., Huang, L., Shao, Y., & Liu, Z. (2025). Evaluation of nerve function after Bell ’ s palsy based on different facial nerve assessment scales HBGS / SFGS / MPS?: A comparative study. PloS One, 1–11. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0326789

Mohammed, M., Najim, A., Hazim, L., & Marah, A. (2025). Identifying Key Risk Factors for Bell ’ s Palsy and Insights from a Retrospective Analysis. Central Asian Journal of Medical and Natural Science, 6(April), 586–593.

Mujaddidah, N. (2017). Tinjauan Anatomi Klinik dan Manajemen Bell’s Palsy. Qanun Medika - Medical Journal Faculty of Medicine Muhammadiyah Surabaya, 1(02), 1–11. https://doi.org/10.30651/qm.v1i02.634

Nasir, U., Heera, S. A., Safdar, M., Tariq, F., & Sarwar, A. (2024). Translation and Reliability of Urdu Version of House-Brackmann Facial Grading System ( HBFGS ) in Patients with Bell ’ s Palsy. Journal of Health and Rehabilitation Research, 6, 1–6.

Nugraha, W. M., & Rakhma, T. (2024). Wanita Usia 63 Tahun Dengan Bell’s Palsy: Laporan Kasus. Procceding of Thalamus 2024, 150–159.

Pinkiewicz, M., & Dorobisz, K. (2022). A Comprehensive Approach to Facial Reanimation?: A Systematic Review. Journal of Clinical Medicine Review, 1–25.

Puspitasari, Y., Arifin, N. F., & Lestari, A. (2024). Hubungan Penilaian Persepsi Estetika Oral dan Profil Wajah berdasarkan Oral Aesthetic Subjective Index Scale ( OASIS ) dan Analisis Jaringan Lunak Steiner. Sinnun Maxillofacial Journal, 06(01), 48–55.

Putri, Z. R. (2022). Bell’s Palsy: Diagnosis dan Tata Laksana. Cermin Dunia Kedokteran, 49(8), 431–434. https://doi.org/10.55175/cdk.v49i8.269

Ramadhan, M. F., Siroj, R. A., & Afgani, M. W. (2024). Validitas and Reliabilitas. 06(02), 10967–10975.

Sa’diah, H., Wahyu Tri Sudaryanto, S.Fis., M. K., & Astuti., F. (2024). Manajemen Fisioterapi Pada Kasus Bell’s Palsy?: Studi Kasus. Academic Physiotherapy Conferences, 322–329.

Setianingrum, R. A. (2022). Penatalaksanaan Elektrikal Stimulasi dan Mirror Exercise Fisioterapi pada Kasus Bells Palsy Sinistra di RSI Sunan Kudus. Journal of Health and Therapy, 1(2), 1–7.

Singh, A., & Deshmukh, P. (2022). Bell ’ s Palsy?: A Review. Cureus, 14(10), 1–8. https://doi.org/10.7759/cureus.30186

Sinta, M., Sulistyani, S., Ratnasari, Y., & Milyarona, F. P. (2023). Peran Kadar Vitamin D Darah terhadap Derajat Keparahan Klinis Pasien Bell ’ s Palsy ( The Role of Blood Vitamin D Levels on the Clinical Severity of Bell ’ s Palsy Patients ). Jurnal Ilmu Medis Indonesia, 3(1), 1–8. https://doi.org/https://doi.org/10.35912/jimi.v3i1.1470

Subhaktiyasa, P. G. (2024). Menentukan Populasi dan Sampel?: Pendekatan Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9, 2721–2731.

Yani, & Triyaanita, M. (2024). Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Bells Palsy Sinistra Dengan Modalitas Electrical Stimulation, Laser dan Mirror Exercise. Jurnal Ilmiah Sain Dan Teknologi, 3, 977–987.

Yoo, M. C., & Park, D. C. (2021). Association between Initial Severity of Facial Weakness and Outcomes of Bell ’ s Palsy. Journal of Clinical Medicine. https://doi.org/https://doi.org/ 10.3390/jcm10173914

Zhang, W., Xu, L., Luo, T., Wu, F., Zhao, B., & Li, X. (2020). The etiology of Bell’s palsy: a review. Journal of Neurology, 267(7), 1896–1905. https://doi.org/10.1007/s00415-019-09282-4

Zulfikar, R., Sari, F. P., Fatmayati, A., Wandini, K., Haryati, T., Jumini, S., Nurjanah, Annisa, S., Kusumawardhani, O. B., Mutiah, R., Linggi, A. I., & Fadilah, H. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif (Teori, Metode, dan Praktik) (E. Damayanti (ed.)). Widina Media Utama.


Properti Nilai Properti
Organisasi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Email umpp.pekalongan@yahoo.com
Alamat Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan
Telepon (0285) 7832294
Tahun 2026
Kota Pekalongan
Provinsi Jawa Tengah
Negara Indonesia