Image Description

Publikasi

Karya Ilmiah Mahasiswa

Pencarian Spesifik

Kunjungan

Web Analytics

Detail Record


Kembali Ke sebelumnya

PERBEDAAN TEKANAN DARAH LANSIA DENGAN HIPERTENSI BERDASARKAN JENIS KELAMIN SETELAH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF DI RUANG RAWAT INAP RSI PKU MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN
Pengarang : M. Abdul Basit, Neti Mustikawati
Kata Kunci   :hipertensi, lansia, relaksasi otot progresif, tekanan darah, ANOVA, independent t-test.

Program Studi Sarjana Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Januari, 2026

ABSTRAK
PERBEDAAN TEKANAN DARAH LANSIA HIPERTENSI BERDASARKAN JENIS KELAMIN SETELAH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF

M. Abdul Basit, Neti Mustikawati
Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia dan dapat menimbulkan komplikasi apabila tidak dikontrol dengan baik. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengontrol tekanan darah adalah terapi relaksasi otot progresif. Perbedaan respons tekanan darah berdasarkan jenis kelamin juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan pada lansia hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tekanan darah lansia dengan hipertensi berdasarkan waktu pengukuran dan jenis kelamin setelah diberikan terapi relaksasi otot progresif.
Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen one group pretest-posttest design. Sampel penelitian sebanyak 30 lansia hipertensi yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi pada hari ke-1 dan hari ke-3 menggunakan tensimeter digital. Intervensi berupa terapi relaksasi otot progresif diberikan sesuai prosedur operasional standar. Analisis data menggunakan uji ANOVA untuk mengetahui perbedaan tekanan darah berdasarkan waktu, serta uji independent t-test untuk mengetahui perbedaan berdasarkan jenis kelamin.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah intervensi. Namun, hasil uji ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan berdasarkan waktu (p>0,05). Sementara itu, hasil uji independent t-test menunjukkan terdapat perbedaan tekanan darah yang signifikan berdasarkan jenis kelamin (p<0,05).
Simpulan : Terapi relaksasi otot progresif menunjukkan kecenderungan menurunkan tekanan darah dan dapat digunakan sebagai terapi pendukung pada lansia hipertensi.
Kata kunci: hipertensi, lansia, relaksasi otot progresif, tekanan darah, ANOVA,
independent t-test.
NASKAH PUBLIKASI
Referensi

DAFTAR PUSTAKA

 

Adrian, S. J. (2019). Diagnosis dan tatalaksana terbaru pada dewasa. Cdk-274, 46(3), 172–178.

Afrioza, S., & Agustin, G. C. (2023). Artikel Penelitian Jurnal Kesehatan, Vol. 12 No. 2 (2023). Pengaruh Teknik Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tekanan Darah Sistolik Dewasa di Kelurahan Sukatani Tangerang.

Dinas Kesehatan Provinsi, Jawa Tengah. (2023). Buku Saku Kesehatan Triwulan 3 Tahun 2023.BukuSakuKesehatan.

Azizi, Z., Alipour, P., Raparelli, V., Norris, C. M., & Pilote, L. (2023). Peran seks dan gender dalam hipertensi. 4–5.

Dinkes,  jawa tengah. (2022). Profil Kesehatan Jawa Tengah, Jawa Tengah. Dinas Kesehatan Pemerintahan.

Ekasari, M. F., Suryati, E. S., Badriah, S., Narendra, S. R., & Amini, F. I. (2021). Kenali penyebab, tanda gejala dan penangannya. Hipertensi, 28.

Faradiba, N. (2022). Apa Itu Tekanan Darah, Jenis, dan Nilai Normalnya. https://www.kompas.com/sains/read/2022/03/08/083000423/apa-itu-tekanan-darah-jenis-dan-nilai-normalnya

Fauziah, T., Nurmayni, Putri, R., Pidia, S., & Sari, S. (2021). Hipertensi Si Pembunuh Senyap “Yuk Kenali Pencegahan dan Penangananya.” In CV. Pusdikra Mitra Jaya, Medan.

Handayani, V. V. (2020). Ini Alasan Lansia Rentan Alami Hipertensi. Halodoc.Com, 1–1. https://www.halodoc.com/artikel/ini-alasan-lansia-rentan-alami-hipertensi

Herien, Y. (2024). Tarapi Relaksasi untuk Mengatasi Berbagai Masalah Keperawatan (Pertama). CV.Eurika Media Aksara.

Ilham, M., Armina, A., & Kadri, H. (2019). Efektivitas Terapi Relaksasi Otot Progresif Dalam Menurunkan Hipertensi Pada Lansia. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 8(1), 58. https://doi.org/10.36565/jab.v8i1.103

Kedaton, K. R. S. (2024). Daftar Tensi Normal Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin , Waspada Hipertensi Tensi Darah Normal Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin. DetikHealth, 11–14.

Kemenkes. (2021). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07 Tahun 2021 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Hipertensi Dewasa. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 1–85.

Kemenkes RI. (2024a). 11 Perubahan Fisik Pada Lansia Yang Perlu Anda Hadapi. Hello Sehat,Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 9–14. https://search.app/6AHWYpHwAaNLyXCq9

Kemenkes RI, K. K. R. I. (2024b). Bahaya Hipertensi, Upaya Pencegahan dan Pengendalian Hipertensi. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 18–20. https://p2ptm.kemkes.go.id/informasi-p2ptm/bahaya-hipertensi-upaya-pencegahan-dan-pengendalian-hipertensi

Kharisma, A. (2023). 10 Provinsi RI Sumbang Kasus Hipertensi Terbanyak, Jabar Nomor Dua. DetikHealth, 4–5. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-6764219/10-provinsi-ri-sumbang-kasus-hipertensi-terbanyak-jabar-nomor-dua

Lesmono, R. (2024). Definisi Lansia Menurut WHO Pengertian Lansia Menurut Ahli Terkemuka Kelebihan Definisi Lansia Menurut WHO. 11–13.

Limbong, S. T. (2021). Mengapa Wanita Lebih Rentan Alami Hipertensi? Halodoc.Com, 1–4. https://www.halodoc.com/Artikel/Mengapa-Wanita-Lebih-Rentan-Alami-Hipertensi

Manuntung, A. (2018). Terapi Perilaku Kognitif pada Pasien Hipertensi. Wineka Media. Wineka Media

Marni, M.,  et al. (2023). Tatalaksana Hipertensi (Pertama). PT Nasya Expanding Management.

Meinert, F., & Thomopoulos, C. (2023). Sex and gender in hypertension guidelines. July 2022. https://doi.org/10.1038/s41371-022-00793-8

Nurhayati. (2022). Terapi Relaksasi Otot Progresif. Rumah Sakit Jiwa Daerah, 3(1), 27–32.

Nuwa, M. S. (2018). Modul Kombinasi Terapi Progressive Muscle Relaxation dengan Spiritual Guided Imagery and Music. Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga, (January), 1–49. (M. K. Dr. Kusnanto, S.Kp. & M. K. Dr. Sri Utami, S.Kp. (eds.); Issue August). Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga.

Patriot, S., Melda, B., Nurdina, S., Imam, S., & Nurwijayanti, S. (2021). Relaksasi Progresif Terhadap Perubahan Tekanan Darah dan Kualitas Tidur Pada Lansia Dengan Hipertensi.

Perhi. (2019). Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi 2019. Indonesian Society Hipertensi Indonesia, 1–90.

Pintaningrum, Y., Rahmat, B., & ermawan Romi. (2019). Buku Ajar Ilmu Penyakit Jantung. PT. Percetakan Bali, 129–142.

Pradono, J., Kusumawardani, N., & Rachmalina, R. (2020). Hipertensi?: Pembunuh Terselubung Di Indonesia. In Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. https://repository.kemkes.go.id/book/10

Prof. Dr. Soekidjo Notoatmodjo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. In Rineka Cipta (pp. 1–242).

Rasdiyanah. (2022). Mengenal Hipertensi pada Kelompok Dewasa dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan. PT Nasya Expanding Management.

Rasyid, F. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Teori, Metode, Dan Praktek. IAIN Kediri Press.

Saadah, S. (2018). Sistem Peredaran Darah Manusia. 8 Februari, 1–58. https://idschool.net/smp/sistem-peredaran-darah-manusia/

Savitri, T. (2020). Mengenal Hipertensi pada Lansia yang Patut Diwaspadai. Kemenkes RI, 8(75), 147–154. https://hellosehat.com/jantung/hipertensi/hipertensi-pada-lansia/?utm_source=chatgpt.com

Sembiring, T. B., Irmawati, Sabir, M., & Tjahyadi, I. (2024). BUKU AJAR METODOLOGI PENELITIAN (Teori dan Praktik) (Issue 1). Saba Jaya Publisher.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&amp;D (p. 91). ALFABETA.

Wasilah, H., Limbong, M. Zahra, F., Syahrir, A. (2023). Patofisiologi Untuk Mahasiswa Keperawatan. In Jurnal Ilmu Pendidikan (Vol. 7, Issue 2).

WHO. (2023). Hipertensi. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension

Widiyono, Indriyati, & Astuti, T. B. (2022). Aktivitas Fisik Untuk Mengatasi Hipertensi. In Lembaga Chakra Brahmanda Lentera. https://www.google.co.id/books/edition/Aktivitas_Fisik_Untuk_Mengatasi_Hiperten/saWnEAAAQBAJ?hl=en&gbpv=1&dq=pemeriksaan+hipertensi&pg=PA12&printsec=frontcover

World Health Organization. (2024). Hari Hipertensi Sedunia 2024: Ukur Tekanan Darah Anda Secara Akurat, Kendalikan, Hidup Lebih Lama. Who, 1–5. https://www.who.int/srilanka/news/detail/17-05-2024-world-hypertension-day-2024--measure-your-blood-pressure-accurately--control-it--live-longer


Properti Nilai Properti
Organisasi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Email umpp.pekalongan@yahoo.com
Alamat Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan
Telepon (0285) 7832294
Tahun 2026
Kota Pekalongan
Provinsi Jawa Tengah
Negara Indonesia