Gambaran Efikasi Diri Remaja Di Wilayah Rawan Bencana Tanah Longsor Di SMP N 1 Petungkriyono Kabupaten Pekalongan
Ajeng Kinanti1, Eka Budiarto2
Latar Belakang: Indonesia negara yang terletak pada garis khatulistiwa dengan intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan rawan terhadap longsor. Petungkriyono menjadi wilayah paling parah dalam peristiwa banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Dampak akibat longsor menimbulkan dampak psikologis dan gangguan emosional seperti kecemasan, ketakutan dan trauma. Remaja sebagai kelompok rentan perlu memiliki efikasi diri dalam menghadapi bencana tanah longsor. Efikasi diri penting agar remaja yakin dan mampu merespons situasi bencana dengan yakin dan tepat.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian deskriptif. Penelitian ini melibatkan remaja di SMP N 1 Petungkriyono yang mengalami tanah longsor. Sampel diambil dengan cara simple random samping sebanyak 73 responden. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner tentang General Self Efficacy (GSE) yang telah duji validitas dan reliabilitas dalam konteks bencana tanah longsor.
Hasil: Hasil penelitian ini melibatkan remaja di SMP N 1 Petungkriyono yang mengalami tanah longsor, dengan usia rata-rata 13,59 tahun, 38 (52,1%) laki-laki dan 35 (47,9%) perempuan, 26 (35,6%) merasakan rasa cemas saat terjadi tanah longsor, 23 (31,25%) merasa takut, 21 (28,8%) khawatir terjadi tanah longsor susulan, 2 (2,7%) sedih berlebih dan 1 (1,4%) lainnya dengan merasakan rasa mudah marah. Hasil pengukuran efikasi diri remaja di wilayah rawan bencana tanah longsor lebih dari sebagian responden memiliki tingkat efikasi diri terhadap bencana yang rendah 46 (63,0%) dan responden memiliki efikasi diri yang tinggi 27 (37,0%).
Simpulan: Siswa di SMP N 1 Petungkriyono memiliki efikasi diri yang rendah terhadap bencana tanah longsor. Hal ini bisa menjadi perhatian untuk Lembaga Pendidikan dan Instansi Pendidikan Keperawatan, untuk meningkatkan efikasi diri dengan memberikan sosialisasi dan edukasi bencana, pelatihan ketrampilan koping bagi remaja seperti mengajarkan teknik relaksasi, menejemen emosi.
Kata kunci: Efikasi diri, Remaja, Bencana alam, Tanah longsor
Abubakar, H. R. (2021). Pengantar metodologi penelitian. Yogyakarta: SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga.
Adisa Vanesa. (2024). Kesiapsiagaan bencana alam tanah longsor (Adhibyo Jewinasti Wirandhiko (ed.)). Cahaya Harapan.
Ahmad, G. (2024). Penguatan self efficacy dalam meningkatkan resiliensi remaja dalam menghadapi bencana tsunami melalui edukasi. Abdimas Galuh, 6(1), 824-829.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W.H. Freeman.
Elis, N. (2024). Hubungan Self Efficacy Terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Gempa Bumi (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).
Elita Mutiara Putri, T., Budhiana, J., & Janatri, S. (2023). Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Remaja Tentang Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi. Jurnal Health Society, 12(2), 1–10. https://doi.org/10.62094/jhs.v12i2.102
Febriati, B. A. (2020). Manajemen bencana rumah sakit (dalam menghadapi gempa bumi). Yogyakarta: Gosyen Publishing.
Gainau Maryam. (2021). Perkembangan remaja dan problematikanya (Chris Subagya (ed.)). Kanisus.
Herdwiyanti, F. (2013). Perbedaan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Ditinjau dari Tingkat Self-Efficacy pada Anak Usia Sekokah Dasar di Daerah Bencana. 5(1), 18. http://repository.unair.ac.id/106133/
Hidayat Alimul Aziz. (2021). Metodologi keperawatan untuk pendidikan vokasi (Aulia Aziz (ed.)). Health books publishing.
Irzalinda, V., Sofia, A., Guru, P., Anak, P., Dini, U., & Lampung, U. (2020). Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Pengaruh Koping Strategi terhadap Resilience Keluarga Rawan Bencana Abstrak. 4(1), 201–210. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.312
Kalpana, K. (2021). Keperawatan bencana (Efektifitas pelatihan bencana pre hospital gawat darurat dalam peningkatan efikasi diri kelompok siaga bencana dan non siaga bencana) (Pertama ed.). Yogyakarta: Deepublish.
Karsim. (2022). Keperawatan gawat darurat dan manajemen bencana. Rizmedia Pustaka Indonesia.
Khambali. (2017). Manajemen penanggulangan bencana (Putri Christian (ed.); 1st ed.).
Kristiyani Titik. (2016). Self regulated learning (Konsep, implikasi, dan tantangannya bagi siswa di Indonesia) (Y. Y. Taum (ed.)). Sanata Dharma University Press.
M, T. (2024). Metodologi penelitian. (L. O. Alifariki, Ed.) Cilacap: pt media pustaka indo.
Masriadi, B. & S. (2021). Metodologi penelitian kesehatan, kedokteran dan keperawatan (Ari Maftuhin (ed.)). Trans Info Media.
Muflih, Barokah, Zuhdi, F. dan W. (2025). Buku panduan mitigasi bencana longsor (Nova Dwi Wulandari (ed.)). Selat Media Patners.
Mujiyati. (2023). Buku ajar penanggulangan bencana alam (M.Hidayat & Miskadi (ed.)). Pusat pengembangan pendidikan dan penelitian.
Nurbaya Fiqi. (2023). Buku ajar manajemen bencana (Farhan Saefullah (ed.); 1st ed.). PT arr rad pratama.
Nurhayati, N. (2019). The role of age in coping strategies among adolescents. Journal of Adolescent Research, 34(3), 345-362.
Nurrezki, G. S. N. (2022). Gambaran Self Efficacy Kader Siaga Bencana Pasca Simulasi Gempa Bumi Di Kelurahan Pasie Nan Tigo (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).
Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (4 ed.). Jakarta: Salemba Medika.
Nursalam. (2020). Metodologi penelitian ilmu keperawatan pendekatan praktis (Peni Puji Lestari (ed.); 5th ed.). Selemba Medika.
Prihatin Rohani. (2019). Mitigasi bencana hidrometeorologi di indonesia: urgensi kebijakan dan kesiapsiagaan masyarakat. Komisi VIII. Dpr, XVII(3), 1–5. https://www.dpr.go.id/akd/index/id/Tentang-Komisi-VIII
Putra Rusnadi Rahmat. (2020). Manajemen benana (UNP Pres (ed.)). UNP Pres.
Rahmawati, R., & Hartati, E. (2017). Hubungan Antara Self-Efficacy Dengan Tingkat Stres Pada Lansia Pensiunan Di Paguyuban Wredatama Undip Semarang (Doctoral dissertation, Faculty of Medicine).
Riyanto Agus. (2015). Statistik deskriptif untuk kesehatan. Nuha Medika.
Sandjaja, Yuliawati, E. & A. (2024). Buku ajar psikologi pendidikan (Melati Resda Caesaria (ed.)). Universitas Ciputra.
Santrock, J. W. (2019). Life-span development. McGraw-Hill Education.
Sarwono Wira. S. (2018). Psikologi remaja. Rajagrafindo Persada.
Sholihah Qomariyah. (2020). Pengantar metodologi penelitian. UB Press.
Sucipto Dani. S. (2020). Metodologi penelitian kesehatan (Pertama). Gosyen publishing.
Sitohang & yusniar. (2024). Peningkatan self efficacy lansia dalam menghadapi bencana melalui edukasi dan simulasi dengan media booklet kesiapsiagaan bencana. https://doi.org/10.33024
Syarif, H., & Mastura, M. (2015). Hubungan Self Efficacy Dengan Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Dan Tsunami Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Dan 6 Banda Aceh. Idea Nursing Journal, 6(2), 53–61.
Tim komunikasi publik. (2025). Tanggap cepat PMI kota pekalongan untuk bantu korban longsor petungkriyono. 22 Januari 2025.
Victoria silvia puspa, N. M. & S. M. I. (2023). Optimalkan peran remaja saat bencana (Meri Neherta (ed.)). Adanu Abimata.
Wiarto Giri. (2017). Tanggap darurat bencana alam (Andy (ed.); 1st ed.). Gosyen publishing.
Wicaksana. (2021). Pengukuran potensi dan kompetensi individual di lingkup industri dan organisasi (Renita Oktaviastuti (ed.)). Humanika institute publisher.
Widyastuti, d. (2024). Metodologi penelitian (Panduan lengkap penulisan karya tulis ilmiah). (E. &. Sepriano, Ed.) Jambi: PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Wikipedia. (2025). Petungkriyana, Pekalongan. Wikipedia, Ensiklopedia Bebas. https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Petungkriyana,_Pekalongan&oldid=27374067
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |