Karakterisasi Dan Uji Daya Hambat Nanopartikel Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) terhadap Bakteri Staphylococcus aureus.
Kata Kunci   :Antibakteri, Daun cengkeh, Nanopartikel, Staphylococcus aureus
Staphylococcus aureus merupakan salah satu mikroorganisme yang berpotensi
menyebabkan berbagai penyakit seperti abses, infeksi kulit, pneumonia, septikemia
hingga osteomyelitis yang dapat mengancam kesehatan manusia. Daun cengkeh
(Syzygium aromaticum L.) mengandung senyawa bioaktif seperti eugenol, saponin,
dan tanin yang berpotensi sebagai senyawa antibakteri. Namun, aktivitas antibakteri
ekstrak daun cengkeh menunjukkan efektivitas yang lemah. Hal ini dimungkinkan
karena ukuran pertikelnya yang besar dan kelarutan yang rendah. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui ekstrak daun cengkeh yang dibuat dalam
ukuran kecil (nanopartikel) dan menguji aktivitas antibakteri nanopartikel ekstrak
daun cengkeh tersebut terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak daun
cengkeh dibuat dalam nanopartikel menggunakan metode gelasi ionik. Larutan uji
sampel ekstrak dan nanopartikel ekstrak dibuat dengan konsentrasi yang sama yaitu
50 ppm, 100 ppm, 200 ppm, 400 ppm dan 800 ppm. Kontrol positif yang digunakan
adalah antibiotik kloramfenikol, sedangkan kontrol negatifnya yaitu DMSO.
Pengukuran aktivitas antibakteri nanopartikel dilakukan menggunakan metode
difusi sumuran dengan didapat luas permukaan zona hambat. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ekstrak daun cengkeh dapat dibuat menjadi nanopartikel
dengan karakteristik fisik yang baik ditandai dengan ukuran partikel rata rata
323,966 nm, zeta potensial 45,50 mV dan transmitan 90,233%. Nanopartikel
ekstrak daun cengkeh menghasilkan zona hambat lebih besar (444,66±10,67 mm²)
dibandingkan ekstrak (301,85±3,28 mm²). Berdasarkan hasil uji One Way ANOVA
(p=0,007), uji lanjut Tukey (p<0,05) dan uji independent t-test pada setiap
konsentrasi (p<0,05), terdapat perbedaan yang signifikan pada aktivitas antibakteri
antara sediaan dan nanopartikel. Hasil tersebut menunjukkan bahwa formulasi
nanopartikel menghasilkan daya hambat yang lebih baik dibandingkan bentuk
ekstrak.
Staphylococcus aureus merupakan salah satu mikroorganisme yang berpotensi
menyebabkan berbagai penyakit seperti abses, infeksi kulit, pneumonia, septikemia
hingga osteomyelitis yang dapat mengancam kesehatan manusia. Daun cengkeh
(Syzygium aromaticum L.) mengandung senyawa bioaktif seperti eugenol, saponin,
dan tanin yang berpotensi sebagai senyawa antibakteri. Namun, aktivitas antibakteri
ekstrak daun cengkeh menunjukkan efektivitas yang lemah. Hal ini dimungkinkan
karena ukuran pertikelnya yang besar dan kelarutan yang rendah. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui ekstrak daun cengkeh yang dibuat dalam
ukuran kecil (nanopartikel) dan menguji aktivitas antibakteri nanopartikel ekstrak
daun cengkeh tersebut terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Ekstrak daun
cengkeh dibuat dalam nanopartikel menggunakan metode gelasi ionik. Larutan uji
sampel ekstrak dan nanopartikel ekstrak dibuat dengan konsentrasi yang sama yaitu
50 ppm, 100 ppm, 200 ppm, 400 ppm dan 800 ppm. Kontrol positif yang digunakan
adalah antibiotik kloramfenikol, sedangkan kontrol negatifnya yaitu DMSO.
Pengukuran aktivitas antibakteri nanopartikel dilakukan menggunakan metode
difusi sumuran dengan didapat luas permukaan zona hambat. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ekstrak daun cengkeh dapat dibuat menjadi nanopartikel
dengan karakteristik fisik yang baik ditandai dengan ukuran partikel rata rata
323,966 nm, zeta potensial 45,50 mV dan transmitan 90,233%. Nanopartikel
ekstrak daun cengkeh menghasilkan zona hambat lebih besar (444,66±10,67 mm²)
dibandingkan ekstrak (301,85±3,28 mm²). Berdasarkan hasil uji One Way ANOVA
(p=0,007), uji lanjut Tukey (p<0,05) dan uji independent t-test pada setiap
konsentrasi (p<0,05), terdapat perbedaan yang signifikan pada aktivitas antibakteri
antara sediaan dan nanopartikel. Hasil tersebut menunjukkan bahwa formulasi
nanopartikel menghasilkan daya hambat yang lebih baik dibandingkan bentuk
ekstrak.
Referensi
Abdassah, M. (2020). Nanopartikel dengan Gelasi Ionik. Farmaka, 15, 45–52.
Adhariani, M., Maslahat, M., & Sutamihardja, R. (2018). Kandungan Fitokimia dan Senyawa Katinon pada Daun Khat Merah (Catha edulis). Sains Natural: Journal of Biology and Chemistry, 8(1), 35–42. https://doi.org/10.31938/jsn.v8i1.113
Alusinsing, S., Kojong, N. S., & Sudewi, S. (2017). Uji Aktivitas Ekstrak Daun Gedi Merah (Abelmoschus manihot L.), dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi UNSRAT, 6(4).
Alviani, S., Fajri, R., Amri, Y., & Amna, U. (2022). Skrining Fitokimia Ekstrak Daun Benalu Kopi (Scurrula Parasitica L.) Dataran Tinggi Gayo. Quimica: Jurnal Kimia Sains Dan Terapan, 4, 9–14. https://ejurnalunsam.id/index.php/JQ
Dewi, C. I. D. Y., Ernawati, D. K., & Widhiartini, I. A. A. (2021). Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) terhadap Pertumbuhan Methicilillin Resistant Staphylococcus aureus Secara In Vitro. Jurnal Medika Udayana, 10(2). https://doi.org/10.24843.MU.2021.V10.i2.P15
Dharmadewi, A. A. I. M., Suryatini, K. Y., Rai, I. G. A., Suanda, I. W., Wiadnyana, G. A. G., & Jayantika, I. G. A. T. (2025). Uji Efektivitas Ekstrak Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) dalam Menghambat Pertumbuhan Jamur Apergillus Niger. JST (Jurnal Sains Dan Teknologi), 14(2), 211–217. https://doi.org/10.23887/jst-undiksha.v14i2.96348
Evifania, R. D., Apridamayanti, P., & Sari, R. (2020). Uji Parameter Spesifik dan Nonspesifik Simplisia Daun Senggani (Melastoma malabathricum L.). Jurnal Cerebellum, 6(1), 17–20.
Fatimawali, Kepel, B. J., & Bodhi, W. (2019). Standarisasi Parameter Spesifik dan Non-Spesifik Ekstrak Rimpang Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata K. Schum) sebagai Obat Antibakteri. 8(1), 63–67. https://doi.org/10.35790/ebm.8.1.2020.28131
Fitriana, Y. A. N., Fatimah, V. A. N., & Fitri, A. S. (2019). Aktivitas Anti Bakteri Daun Sirih: Uji Ekstrak KHM (Kadar Hambat Minimum) dan KBM (Kadar Bakterisidal Minimum). Sainteks 16(2).
Habibi, A. I., Firmansyah, R. A., & Setyawati, S. M. (2018). Indonesian Journal of Chemical Science Skrining Fitokimia Ekstrak n-Heksan Korteks Batang 63 Salam (Syzygium polyanthum). J. Chem. Sci, 7(1). http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs
Halimatussakdiah, & Amna, U. (2016). Isolasi Senyawa Alkaloid Indol dari Ekstrak Akar Kopsia singapurensis Ridl. (Apocynaceae). Jurnal Ilmiah Jurutera. www.teknik.unsam.ac.id
Handayani, F., Sundu, R., & Sari, R. M. (2017). Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Streptococcus mutans dari Sediaan Mouthwash Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.). Jurnal Sains Dan Kesehatan, 1(8), 422–433. https://doi.org/10.25026/jsk.v1i8.62
Handoyo, D. L. Y., & Pranoto, M. E. (2020). Pengaruh Variasi Suhu Pengeringan Terhadap Pembuatan Simplisia Daun Mimba (Azadirachta Indica). Jurnal Farmasi Tinctura, 1(2), 45–54.
Haryanto, Y. (2023). Pengaruh Lama Penyimpanan Ekastrak terhadap Kadar Pinostrobin dalam Ekstrak Etanol Temukunci (Kaemferia pandurata, Roxb). Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 174–184.
Hestari, W. A., Mariska, R. P., As’adi, M., & Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, S. (2024). Pengaruh Alginat Dan CaCl2 Terhadap Formulasi Nanopartikel Ekstrak Etanol Daun Teh (Camellia sinensis (L.) Kuntze) Kerinci Sebagai Antioksidan Alami. Jurnal Pengembangan Ilmu Pengetahuan, Volume 05, No. 4,. https://ijurnal.com/1/index.php/jpip
Holderman, M. V, Queljoe, E. de, & Rondonuwu, S. B. (2017). Identifikasi Bakteri pada Pegangan Eskalator di Salah Satu Pusat Perbelanjaan di Kota Manado. Jurnal Ilmiah Sains, 17(1).
Ilyana, H., Pambudi, D. B., Waznah, U., & Rahmatullah, S. (2021). Perbandingan Aktivitas Antibakteri Ekstrak Bunga dan Daun Beluntas (Pluchea indica (L.) less.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus. Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan, 2021.
Jannah, M., Dewi, F., Santi, I., & Tahir, M. (2024). Review Artikel: Kadar Flavonoid Ekstrak Etanol Daun dari Beberapa Jenis Tanaman. Makassar Natural Product Journal, 2(3), 2024–2047. https://journal.farmasi.umi.ac.id/index.php/mnpj
Khatimah, A. Z., Faisal Sommeng, K., Musa, I. M., Aryanti, & Amir, S. P. (2021). Bakteri Penyebab Infeksi Nosokomial di Ruang Rawat Inap. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, Vol.1 No.2.
Lestari, S., Purnami, T., Fitrya, N., & Wirman, S. P. (2026). Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Attribution-ShareAlike 4.0 International 64 Some rights reserved. Jurnal Nasional Teknologi Dan Sistem Informasi, 12, 35–44. https://doi.org/10.25077/TEKNOSI.v12i1.2026.035-044
Lubis, N. F., Rahayu, Y. P., Nasution, H. M., & Lubis, M. S. (2023). Uji Antibakteri nanopartikel Ekstrak Etanol Daun Mangga Arum Manis (Mangifera indica L. Var. Arum Manis) pada Bakteri Staphylococcus aureus. Jurnal Farmasi, 5(2), 2655–0814. http://ejournal.medistra.ac.id/index.php/JFM
Lutfiah, L., & Taurusta, C. (2022). Aplikasi Kamus Simplisia Dan Resep Obat Tradisional (Sidota) Berbasis Android. Jurnal Sains Dan Informatika, 8(1), 61–69. https://doi.org/10.34128/jsi.v8i1.369
Mahmud, C. M., Nadila, Jalaluding, M., & Leto, K. T. (2025). Skrining Fitokimia Daun Delima (Punica Granatum L.). Jurnal Matematika Dan Ilmu Pengelatuan Alam, 3(1), 64–72.
Masihin, C. E., Kaihena, M., & Unitly, A. J. A. (2021). Potency of Clove Leaf Ethanol Extract (Syzygium aromaticum L) Against Differentiation of Leukocytes in White Rats (Rattus norvegicus) Experiencing Incision Wounds. Jurnal Medika Veterinaria Februari, 2021(1), 69–74. https://doi.org/10.21157/j.med.vet..v14i2.15716
Muiz, H. A., Wulandari, S., & Primadiamanti, A. (2021). Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Patikan Kebo (Euphorbia hirta L) terhadap Staphylococcus aureus dengan Metode Difusi Cakram. Jurnal Analis Farmasi, 6, 84–89.
Muldianah, D., Utami, M. R., & Malau, J. (2023). Journal of Pharmaceutical and Sciences |Volume 6|No. Journal of Pharmaceutical and Sciences, 6.
Musawwa, A. W., Sulistiono, & Sulistiyowati, T. I. (2023). Karakterisasi Morfologi Genus Syzygium Di Kabupaten Nganjuk. Seminar Nasional Pendidikan Dan Pembelajaran Ke 6.
Nugraha, A. (2024). Identifikasi Kadar Air pada Keripik Talas. Journal of Food Security and Agroindustry, 2(3), 74–79. https://doi.org/10.58184/jfsa.v2i3.477
Paramita, O., Kusumastuti, A., Hadiasmoro, M. A., & Sholeha, N. A. (2023). Pengaruh Blanching pada Pembuatan Simplisia Kulit buah Naga Merah. Bookchapter Alam Universitas Negeri Semarang, (3), 99–122. https://doi.org/10.15294/ka.v1i3.151
Pratiwi, I. R. E., Abidin, Z., & Aminah. (2023). Penetapan Kadar Senyawa Saponin Pada Batang dan Daun Beberapa Tanaman Pada Family Asteraceae. Makassar Natural Product Journal, 1(3), 18. https://journal.farmasi.umi.ac.id/index.php/mnpj65
Ramadhani, M. A., & Novema, A. P. (2022). Aktivitas antibakteri ekstrak kasar dan terpurifikasi daun cengkeh (Syzygium aromaticum) terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Borobudur Pharmacy Review, 2(1), 8–14. https://doi.org/10.31603/bphr.v2i1.6934
Rianti, E. D. D., Tania, P. O. A., & Listyawati, A. F. (2022). Kuat medan listrik AC dalam menghambat pertumbuhan koloni Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Bioma?: Jurnal Ilmiah Biologi, 11(1), 79–88. https://doi.org/10.26877/bioma.v11i1.9561
Rismayuti, B. A., Supriningrum, risa, & Supomo. (2024). Karakterisasi dan Skrining Fitokimia Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.). Jurnal Ilmiah Manuntung, 10(2), 107–117. https://doi.org/10.51352/jim.v10i2.796
Rochman, A. M., Sapri, & Meray, N. W. (2021). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Nanoemulsi Gel Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea) sebagai Antioksidan. Prosiding Seminar SAFANA 2024.
Rosmini, Edy, N., Ete, A., Lasmini, S. A., Wulandari, D. R., Hayati, N., Khasanah, N., Wahid, A., Riskayanti, & Fuqra, I. (2021). Program Pengembangan Desa Mitra: Pendampingan Kelompok Pembudidaya Tanaman Obat Asyifa’a dalam Pelaksanaan Konservasi dan Pasca Panen untuk Peningkatan Mutu Simplisia Obat Tradisional. Abditani?: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5 (1) 4-8.
Samudra, A. G., Ramadhani, N., Sani, F. K., Lestari, G., & Nugroho, B. H. (2021). Formulasi Nanopartikel Kitosan Ekstrak Metanol Alga Laut Coklat (Sargassum hystrix) dengan Metode Gelasi Ionik. Jurnal Ilmiah Manuntung, 7(1), 92–99.
Sari, Z. A. A., & Febriawan, R. (2021). Perbedaan hasil Uji Aktivitas Antibakteri metode Well Diffusion dan Kirby Bauer terhadap Pertumbuhan Bakteri. Jurnal Medika Hutama, 02. http://jurnalmedikahutama.com
Sihombing, J. R., Meliala, T., Angelique, T., & Naibaho, P. (2025). Uji Banding Pemberian Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle L) dengan Cefadroxil Terhadap Hemoglobin Pada Tikus Putih Wistar (Rattus norvegicus L) yang Terinfeksi Staphylococcus aureus. Kieraha Medical Journal, 7. https://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/kmj
Simon, F. J., Porong, J. V., & Ogie, T. B. (2022). Study of Clove Plant Cultivation Techniques (Syzygium aromaticum L.) in Sangihe Islands Regency. Jurnal Agroteknologi Terapan.
Suhaila, R., Husna, Z., Manurung, R., & Siregar, A. G. A. (2024). Ekstraksi senyawa tanin dalam ampas kopi sebagai sumber daya tanin terbarukan. JASSU Journal of Agrosociology and Sustainability JASSU, 1(2), 89–99. https://doi.org/10.61511/jassu.v1i266
Suleman, I. F., Sulistijowati, R., Manteu, S. H., & Nento, W. R. (2022). Identifikasi Senyawa Saponin Dan Antioksidan Ekstrak Daun Lamun (Thalassia hemprichii). Jambura Fish Processing Journal, 4(2), 94–102. https://doi.org/10.37905/jfpj.v4i2.15213
Suparman, Nurhasanah, & Papuangan, N. (2017). Analisis Pengelompokkan Varietas Cengkeh (Syzygium aromaticum (L.) Merrill. Jurnal Biologi & Pembelajarannya, 4(2), 41–52. Syamsiah, Arsal, A. F., & Karim, H. (2025). Identifikasi Spesies Tumbuhan sebagai Sumber Belajar Botani pada Fakultas MIPA-UNM. Biologi Science & Education, 14, 187–192.
Tandi, J., Melinda, B., Purwantari, A., & Widodo, A. (2020). Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Metabolit Sekunder Ekstrak Etanol Buah Okra (Abelmoschus esculentus L. Moench) dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Kovalen: Jurnal Riset Kimia, 6(1), 74–80. https://doi.org/10.22487/kovalen.2020.v6.i1.15044
Taurina, W., Sari, R., Hafinur, U. C., Wahdaningsih, S., & Isnindar. (2017). Optimasi Kecepatan dan Lama Pengadukan terhadap Ukuran Nanopartikel Kitosan-Ekstrak Etanol 70% Kulit Jeruk Siam (Citrus nobilis L.var Microcarpa). Traditional Medicine Journal, 22(1), 16–20.
Triyanti, S. B., Lestari, F. P., Fitriana, P. A. N., Rostiana, H. R., Silalahi, D. D., Syalsabina, T. D., Putri, R. Y., & Saputra, I. S. (2025a). Pengaruh Metode Ekstraksi Maserasi, Sonikasi, dan Sokletasi Terhadap Nilai Rendemen Sampel Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus). Jurnal Sains Dan Edukasi Sains, 8(1), 71–78. https://doi.org/10.24246/juses.v8i1p71-78
Triyanti, S. B., Lestari, F. P., Fitriana, P. A. N., Rostiana, H. R., Silalahi, D. D., Syalsabina, T. D., Putri, R. Y., & Saputra, I. S. (2025b). Pengaruh Metode Ekstraksi Maserasi, Sonikasi, dan Sokletasi Terhadap Nilai Rendemen Sampel Kulit Buah Naga (Hylocereus polyrhizus). Jurnal Sains Dan Edukasi Sains, 8(1), 71–78. https://doi.org/10.24246/juses.v8i1p71-78
Utami, R. T., Dewi, S. S., & Darmawati, S. (2019). Aktivitas Antibakteri Ekstrak Batang Cengkeh (Syzigium aromaticum) terhadap Pertumbuhan Bakteri Methicillin-Resisten Staphylococcus aureus (MRSA). Prosiding Mahasiswa Seminar Nasional Unimus, Vol 2. http://prosiding.unimus.ac.id
Veninda, H. R., Belinda, A. M., Muhaimin, & Febriyanti, R. M. (2023). Simplicia Characterization and Phytochemical Screening of Secondary Metabolite Compounds of Bebuas Leaves (Premna serratifolia L.). Indonesian Journal of Biological Pharmacy. https://jurnal.unpad.ac.id/ijbp67
Wahid, A. R., & Safwan. (2019). Skrining Fitokimia Metabolit Sekunder terhadap Ekstrak Tanaman Ranting Patah Tulang (Euphorbia tirucalli L.). Jurnal Ulul Albab LPPM UMMat, 23(1), 45–47. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m020101.PSNBI
Wakim, M., Salakory, M., & Ozok, R. M. (2022). Identifikasi Daerah Potensi Cengkih (Sizygium Aromaticum) dan Sebarannya Di Petuanan Negeri Salamahu Kecamatan Tehoru Kabupaten Maluku Tengah. Geoforum, 1(1), 26–37. https://doi.org/10.30598/geoforumvol1iss1pp26-37
Wandira, A., Cindiansya, Rosmayati, J., Anandari, R. F., Nsurah, S. A., & Fikayuniar, L. (2023). Menganalisis Pengujian Kadar Air Dari Berbagai Simplisia Bahan Alam Menggunakan Metode Gravimetri. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 190–193.
Wibowo, F. B., Tutik, & Amalia, P. (2024). Standarisasi Mutu Simplisia Kulit Bawang Merah(Allium cepa L.). Jurnal Analis Farmasi, 9(2), 163–172. Wilapangga, A., & Syaputra, S. (2018). Analisis Antibakteri Metode Agar Cakram dan Uji Toksisitas Menggunakan BSLT (Brine Shrimp Lethality Test) dari Ekstrak Methanol Daun Salam (Eugenia Polyantha). IJOBB, 2, 50–56.
Windy, Y. M., Dilla, K. N., Claudia, J., Noval, & Hakim, A. R. (2022). Karakterisasi dan Formulasi Nanopartikel Ekstrak Tanaman Bunding (Actinoscirpus Grossus) dengan Konsentrasi Basis Kitosan dan Na-TPP menggunakan Metode gelasi Ionik. Jurnal Surya Medika, Vol 8 No 3. https://doi.org/10.33084/jsm.vxix.xxx
Wirasti, Rahmatullah, S., Permadi, Y. W., & Agmarina, S. N. (2021). Pengujian Karakter Nanopartikel Metode Gelasi Ionik dan Tablet Daun Afrika (Vernonia amygdalina Del.). Jurnal Wiyata, Vol. 8 No. 2.
Wulandari, S., Nisa, Y. S., Taryono, Indarti, S., & Sayekti, R. R. S. (2021). Sterilisasi Peralatan dan Media Kultur Jaringan. Agrinova: Journal of Agrotechnology Innovation, 4(2), 16–19. https://jurnal.ugm.ac.id/Agrinova/
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |