Program Studi Profesi Ners
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Juni, 2026
ABSTRAK
Penerapan Perawatan Luka Menggunakan Madu Pada Pasien Ulkus Diabetikum Di Ruang Wijaya Kusuma Bawah
RSUD Kardinah Tegal
Dwi Rossa Indah1, Benny Arief Sulistyanto2, Dian Lis Ratna Dewi3
Universitas Muhammdiyah Pekajangan Pekalongan
RSUD Kardinah Tegal
Latar Belakang: Ulkus diabetikum merupakan komplikasi kronis Diabetes Melitus yang sering mengalami keterlambatan penyembuhan akibat gangguan sirkulasi, neuropati, infeksi, dan hiperglikemia. Perawatan luka modern dengan tambahan madu sebagai terapi topikal memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, antioksidan, serta mampu mempertahankan kelembapan luka sehingga berpotensi mempercepat proses penyembuhan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan perawatan luka menggunakan madu pada pasien ulkus diabetikum di Ruang Wijaya Kusuma Bawah RSUD Kardinah Tegal.
Metode: Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada pasien ulkus diabetikum. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi rekam medis. Intervensi dilakukan dengan perawatan luka menggunakan madu melalui tahap pembersihan luka menggunakan NaCl 0,9%, pemberian antiseptik, aplikasi madu pada area luka, serta penutupan luka menggunakan kasa steril. Evaluasi perkembangan luka dilakukan secara berkala menggunakan Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BWAT) untuk menilai kondisi luka, proses penyembuhan, dan perubahan jaringan luka selama pemberian intervensi.
Hasil: Hasil penerapan menunjukkan perkembangan penyembuhan luka yang baik, ditandai dengan penurunan skor BWAT dari kategori keparahan sedang menjadi ringan, berkurangnya eksudat dan jaringan nekrotik, meningkatnya jaringan granulasi serta epitelisasi, dan tidak ditemukannya tanda infeksi. Intensitas nyeri juga menurun dari skala 6 menjadi 2. Penggunaan madu membantu menjaga kelembapan luka, menghambat pertumbuhan bakteri, dan mempercepat proses penyembuhan ulkus diabetikum secara optimal.
Simpulan: Penerapan perawatan luka menggunakan madu efektif mempercepat penyembuhan ulkus diabetikum melalui peningkatan granulasi, pengurangan infeksi, dan menjaga kelembapan luka.
Kata Kunci: Ulkus Diabetikum, Perawatan Luka, Madu
DAFTAR PUSTAKA
Aini, N., Yulianti, A. W., Kulsum, U., & Hendrayani, P. (n.d.). Literatur Review?: Efektivitas Perawatan Luka Dengan Madu Pada Luka Ulkus Diabetikum.
Angriani, S., Hariani, & Dwianti, U. (2019). Efektifitas perawatan luka modern dressing dengan metode moist wound healing pada ulkus diabetik di klinik perawatan luka etn centre makassar . Jurnal Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makasar, 10(01), 19–24.
Ayu, N. M. D., Supono, & Rahmawati, I. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Ulkus Latar Belakang Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan yang penting , dan menjadi salah satu penyakit tidak menular prioritas yang menjadi target tindak lanjut ( Organization , 2016 ). Penderita DM kur. 117–125.
Ayuningtiyas, N., Putri, E., Wulandari, D. A., & Widada, W. (2024). Manfaat Madu Terhadap Imunitas Tubuh Dalam Perspektif Pengobatan Islam Nandya Ayuningtiyas Eka Putri , Diah Anik Wulandari , Wahyudi Widada modern . Bagi umat Islam , satu-satunya pengobatan yang benar untuk penyakit dan. Scientific Proceedings OfIslamic and Complementary Medicine, 35–43.
Azalia, I. U., Anjani, A. T., Marni, L., Elvira, M., & Sari, P. M. (2023). Penurunan Tingkat Nyeri akibat Agen Pencedera dengan Jurnal Keperawatan Medika. Jurnal Keperawatan Medika, 02(01).
Cahyono, A. D., Tamsuri, A., & Wiseno, B. (2021). Wound Care dan Health Education Pada Masyarakat Kurang Mampu Yang Mengalami Skin Integrity Disorders di Desa Asmorobangun , Kecamatan Puncu , Kabupaten Kediri. Journal of Community Engagement in Health, 4(2), 424–431.
Dewanti, N. P., & Sukendra, D. M. (2024). Higeia Journal Of Public Health Lifestyle dengan Diabetes Melitus Tipe II pada Wanita Usia Produktif di. 8(3), 371–383.
Divandra, C. V. R. (2020). Madu Sebagai Dressing Pada Penyembuhan Ulkus Diabetikum Honey as Dressing Treatment for Diabetic Ulcer Healing Pendahuluan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(1), 533–539. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.345
Ginting, L. B. (2025). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Lama Penyembuhan Luka Diabetes Mellitus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional Volume, 7(April), 669–676.
Harun, H., Purba, C. I. H., Fitri, S. U. R., & Widyat, A. (2024). Peningkatan Pengetahuan dan Kemandirian Keluarga Dalam Melakukan Perawatan Luka. 7, 1351–1362.
Hasbi, Putri, M. E., Tuti, E. M., & Ramadia, A. (2025). Pengaruh Perawatan Luka dengan Menggunakan Madu Terhadap Penyembuhan Luka Ulkus Diabetikum di Wilayah Kerja Puskesmas Gajah Mada Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir. Ju Rn a l Ke p e r a w a t a n Mu h a m m a d i y a H, 10(2), 51–56.
Khotijah, S., & Susilo, T. (2025). Pengelolaan Gangguan Integritas Kulit dan Jaringan pada Pasien Ulkus Diabetikum dengan Perawatan Luka Modern ( Studi Kasus ). Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 3(1).
Kim, J. (2023). The pathophysiology of diabetic foot?: a narrative review. 40(4), 328–334.
Kusyati, E., Sartika, D., Haryanto, D., Jumari, Aini, F., Widiyanto, J., & Sujati, N. K. (2025). Buku Referensi Perawatan Luka Diabetes Untuk Mencegah Amputasi. Optimal Untuk Negeri.
Maspupah, T., Nina, Siagnia, T. D., Pakhpahan, J., & Octavianie, G. (2022). Public Health Education. 1–12. https://doi.org/10.53801/jphe.v2i1.66
Mediarti, D., Agustini, D., Studi, P., Keperawatan, D., & Kemenkes, P. (2024). Manajemen Hiperglikemia Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe Ii Dengan Masalah Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah.
Moulidiya, E. (2025). Diabetic Foot Ulcer menyebabkan komplikasi akut dan kronis serta dikenal sebagai the great imitator . Salah satu Galenical is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike Alamat?: Islam?: Geulanggang Baro. 4(2), 114–123.
Nisak, R. (2021). Evaluasi Kejadian Dan Klasifikasi Ulkus Diabetikum Menurut Wagner Pada Penderita Diabetes Mellitus. 7, 157–165.
Padang, M. D. (2020). Karakteristik Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Komplikasi Nefropati Diabetik. 218–226.
Patel, N. (2023). Diabetic Foot Ulcer. In Samarpan Physiotherapy Clinic.
PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan Edisi I Cetakan II. PPNI.
Puspita, T., Kosasih, C. E., Juniarti, N., & Sofiatin, Y. (2025). Peran Madu Sebagai Terapi Utama Penyebuhan Ulkus Diabetik Pada Lansia. 9(1), 43–48.
Rhieyana, P., & Nathania, L. N. (2025). Proses Perawatan Luka Pada Pasien Diabetes Melitus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7, 63–72.
Rizkiyani, A. D., Wahyuningtyas, E. S., Handayani, E., & Healing, W. (2024). Madu Manuka Sebagai Terapi Penyembuhan Luka Pada Pasien Ulkus Diabetik?: Literature Review Et Al ., 2021 ).
Sakdiyah, H., Rohmah, D. N., Kristinawati, B., & Hartono, S. (2024). Penerapan Balut Madu Terhadap Proses Penyembuhan Open Wound Femur. Original Research Paper, 10(4), 582–590.
Sari, D. N., & Musta’in, M. (2021). Gambaran Pengelolaan Gangguan Integritas Kulit/Jaringan Pada Pasien Post Op Debridement Atas Indikasi Ulkul DM Pedis Dextra Di Desa Lungge Kabupaten Temanggung. Indonesia Journal of Nursing Research, 4.
Sari, N. P., & Sari, M. (2024). Pengaruh Relaksasi Genggam Jari pada Nyeri Akut Post Debridement Ulkus Diabetikum. Riset Media Keperawatan, 7(2), 87–93.
Sawitri, I., Sitanggang, R. O., Andira, A., Keperawatan, A., Aceh, Y., & Diabetikum, U. (2024). Penerapan Perawatan Luka Modern Terhadap. 3.
Sidabutar, L. M. G. B., Lumbantoruan, S. M., & Wardhana, A. D. (2022). Edukasi Luka dan Penanganan Mandiri di Rumah Selama Masa Pandemi. [Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 5, 3898–3913.
Sukurni. (2023). PERAWATAN LUKA DENGAN MODERN DRESSING. In Eureka Media Aksara.
Una, T. U., Islamiati, U., Parobe, A. I., Yanuarty, R., & Tandi, J. (2024). Jurnal Biologi Tropis Standardization of Non-specific Parameters of Honey from Farmed Bees in. Jurnal Biologi Tropis.
Wijonarko, B., Purbianto, Wahyuni, N., Sutianingsih, H., & Nuraineu, Y. (2024). Cara Mencegah Ulkus Diabetikum Dengan Senam Kaki Diabetik. Nuansa Fajar Cemerlang.
Yuniarti, T., Sani, F. N., & Threesilia, E. A. (2023). Pola makan tidak terkontrol sebagai salah satu pemicu penyakit degeneratif di indonesia 1. 378–383.
Zikransyah, T. M. H., Rizal, F., & Mustaqim, M. H. (2023). Hubungan jenis kelamin dengan kejadian diabetikum di rsud meuraxa banda aceh. 291–295.
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |