Pelaporan keberlanjutan (sustainability report) kini menjadi kewajiban emiten di Indonesia, tetapi manfaat ekonominya bagi perusahaan teknologi masih diperdebatkan karena temuan penelitian terdahulu tidak konsisten. Sektor teknologi memiliki karakteristik aset tidak berwujud dan struktur pendanaan yang berbeda dari sektor lain, sehingga kajian khusus pada sektor ini diperlukan. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pengungkapan sustainability report terhadap kinerja keuangan dan menguji peran leverage sebagai variabel moderasi pada hubungan tersebut. Penelitian kuantitatif kausal ini memakai data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan emiten sektor teknologi di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2024. Sampel dipilih dengan purposive sampling (tercatat konsisten, melaporkan lengkap, data keuangan utuh), sehingga diperoleh 35 perusahaan atau 105 observasi. Pengungkapan keberlanjutan diukur dengan Sustainability Report Disclosure Index berbasis Global Reporting Initiative (GRI) Standards, kinerja keuangan dengan Return on Assets (ROA), dan leverage dengan Debt to Equity Ratio (DER). Karena data sekunder, uji validitas dan reliabilitas tidak diperlukan. Analisis memakai Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) 27: uji normalitas, multikolinearitas, autokorelasi, regresi linear sederhana, dan Moderated Regression Analysis. Pengungkapan sustainability report berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA emiten teknologi (B = -0,348; p < 0,001; R² = 0,775), sehingga hipotesis pertama diterima. Leverage terbukti memoderasi hubungan tersebut (koefisien interaksi = -0,056; p < 0,001), yang memperkuat arah negatif pengaruh pengungkapan terhadap ROA, dan berperan sebagai quasi moderator karena juga berpengaruh langsung terhadap ROA. Penambahan variabel moderasi meningkatkan R² menjadi 0,875, sehingga hipotesis kedua diterima. Biaya pelaporan menekan profitabilitas jangka pendek, sehingga perusahaan perlu mengefisienkan biaya pelaporan dan mengendalikan utang; temuan ini memperkaya bukti empiris sektor teknologi.
Ahmed, R., & Saleem, M. (2022). Firm performance and voluntary sustainability reporting. Accounting Research Journal, 35(1), 76–89.
Anabella, A., & Siregar, A. (2022). Pengaruh pengungkapan sustainability report, leverage dan activity terhadap kinerja perusahaan. BALANCE: Jurnal Akuntansi, Auditing dan Keuangan, 19(1), 22–41. https://doi.org/10.25170/balance.v19i1.3327
Cho, C. H., & Patten, D. M. (2007). The role of environmental disclosures as tools of legitimacy: A research note. Accounting, Organizations and Society, 32(7–8), 639–647. https://doi.org/10.1016/j.aos.2006.09.009
Clarkson, P. M., Li, Y., Richardson, G. D., & Vasvari, F. P. (2008). Revisiting the relation between environmental performance and environmental disclosure. Accounting, Organizations and Society, 33(4–5), 303–327. https://doi.org/10.1016/j.aos.2007.05.003
Deegan, C. (2002). Introduction: The legitimising effect of social and environmental disclosures–a theoretical foundation. Accounting, Auditing & Accountability Journal, 15(3), 282–311. https://doi.org/10.1108/09513570210435852
Eccles, R. G., Ioannou, I., & Serafeim, G. (2019). The impact of corporate sustainability on organizational processes and performance. Management Science, 60(11), 2835–2857. https://doi.org/10.1287/mnsc.2014.1984
Fitriani, A., Rahmat, S., & Kurniawan, D. (2021). Pengaruh pengungkapan ESG terhadap kinerja keuangan perusahaan teknologi di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 18(2), 145–162.
Freeman, R. E. (1984). Strategic management: A stakeholder approach. Pitman Publishing.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gray, R., Adams, C., & Owen, D. (2014). Sustainability reporting: Perspectives and practice. Accounting Forum, 38(3), 166–178.
Gujarati, D. N. (2015). Econometrics by example. Palgrave Macmillan.
Hadi, N., & Purwanto, A. (2020). Pengaruh profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan sustainability report. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 11(1), 203–215.
Haji, S. (2024). Does the sustainability report influence financial performance in Indonesian energy companies? Journal of Applied Management Research, 3(2), 114–122.
Ida, I. (2024). Exploring ESG and financial performance: Leverage as moderator in the Indonesian consumer non-cyclical sector. International Conference on Business and Social Sciences, 1(1), 780–795.
Ioannou, I., & Serafeim, G. (2019). Corporate sustainability: A strategy? SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.3312191
Khan, M. A., Subhan, Q. A., & Mahmood, S. (2021). Sustainability reporting and financial performance: The moderating role of corporate governance in emerging economies. Journal of Cleaner Production, 318, Artikel 128523. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2021.128523
Kusuma, M. A., & Hersugondo, H. (2023). Peran financial distress risk dan firm size sebagai variabel moderasi pada pengaruh financial leverage terhadap financial performance. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 24(1), 1–12. https://doi.org/10.29040/jap.v24i1.8517
Malik, M., & Hussain, S. (2022). Determinants of sustainability reporting in emerging markets. Emerging Markets Review, 51, Artikel 100115.
Mangune, M. C., Alexander, S. W., & Mawikere, D. L. M. (2024). The influence of Corporate Social Responsibility (CSR) on financial performance in companies in the goods and consumer industry sector, pharmaceutical industry sub-sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2018-2021 period. LPPM Journal of EkoSosBudKum (Economics, Social, Culture, and Law), 8(1), 124–131.
Myers, S. C. (1984). The capital structure puzzle. The Journal of Finance, 39(3), 574–592.
Nofianto, K., & Agustina, L. (2014). Analisis pengaruh pengungkapan sustainability report terhadap kinerja keuangan perusahaan. Accounting Analysis Journal, 3(3), 382–390.
Otoritas Jasa Keuangan. (2017). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Lembaran Negara Republik Indonesia.
Pratama, I. S., & Deviyanti, D. R. (2022). Pengaruh pengungkapan corporate social responsibility terhadap institutional ownership pada perusahaan high-profile yang listing di Bursa Efek Indonesia. INOVASI: Jurnal Ekonomi, Keuangan dan Manajemen, 18(3), 540–550. https://doi.org/10.29264/jinv.v18i3.11701
Purnomo, H., Setyawan, A., & Indrawati, L. (2024). Peran moderasi leverage pada hubungan antara pengungkapan CSR dan nilai perusahaan. Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan, 11(1), 55–68.
Purnomo, R. R., Ulupui, I. G. K. A., & Yusuf, M. (2024). Peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi dari profitabilitas dan leverage terhadap pengungkapan sustainability report. Jurnal Akuntansi, Perpajakan dan Auditing, 5(2), 391–410. https://doi.org/10.21009/japa.0502.11
Ross, S. A. (1977). The determination of financial structure: The incentive-signalling approach. The Bell Journal of Economics, 8(1), 23–40.
Safitri, R., & Ramadhan, A. (2022). Pengaruh kinerja keuangan dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan sustainability report. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, 17(1), 89–102.
Santoso, S. (2017). Menguasai statistik dengan SPSS. Elex Media Komputindo.
Sejati, B. P., & Prastiwi, A. (2015). Pengaruh pengungkapan sustainability report terhadap kinerja keuangan perusahaan (Studi empiris pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI). Diponegoro Journal of Accounting, 4(2), 1–12.
Subakti, A., & Rofiqoh, I. (2025). Pengaruh pengungkapan sustainability report terhadap kinerja keuangan dengan kepemilikan manajerial sebagai variabel moderasi. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Finansial Indonesia (JIAFI), 8(2), 1–11. https://doi.org/10.31629/jiafi.v8i2.6973
Triyani, A., Setyahuni, S. W., & Kiryanto, K. (2020). The effect of environmental, social and governance (ESG) disclosure on firm performance: The role of CEO tenure. Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan, 10(2), 261–270.
Tsang, A., Frost, T., & Cao, H. (2023). Environmental, social, and governance (ESG) disclosure: A literature review. The British Accounting Review, 55(1), Artikel 101149. https://doi.org/10.1016/j.bar.2022.101149
Vijaya, D. P. (2023). Dampak kinerja keuangan atas Enviroment Social Governance (ESG) score pada perusahaan terindeks IDX ESG Leader. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 15(2), 263–268.
Weston, J. F., & Copeland, T. E. (2008). Manajemen keuangan (Jilid 2). Binarupa Aksara.
Yu, X., & Xiao, K. (2022). Does ESG performance affect firm value? Evidence from a new ESG-scoring approach for Chinese enterprises. Sustainability, 14(24), Artikel 16940. https://doi.org/10.3390/su142416940
Zahroh, B. M., & Hersugondo, H. (2021). The effect of ESG performance on the financial performance of manufacturing companies listed in the Indonesian. AFEBI Management and Business Review, 6(2), 129–139.
Zoraya, N., Fitranita, V., & Wijayanti, R. (2022). Profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan. Jurnal Akuntansi Berkelanjutan Indonesia, 5(2), 180–195.
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| [email protected] | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |