Image Description

Publikasi

Karya Ilmiah Mahasiswa

Pencarian Spesifik

Kunjungan

Web Analytics

Detail Record


Kembali Ke sebelumnya

GAMBARAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIRTO II KABUPATEN PEKALONGAN
Pengarang : Dwi Antono, Eka Budiarto
Kata Kunci   :kesehatan mental, remaja, Mental Health Inventory-38, wilayah pesisir, Puskesmas Tirto II

Program Studi Sarjana Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Februari, 2026

ABSTRAK
Gambaran Kesehatan Mental Remaja Di Wilayah Kerja Puskesmas Tirto II Kabupaten Pekalongan
Dwi Antono1, Eka Budiarto2

Latar Belakang: Remaja merupakan kelompok rentan terhadap gangguan kesehatan mental akibat masa transisi yang melibatkan perubahan biologis, emosional, dan sosial. Kerentanan ini semakin tinggi pada remaja pesisir yang menghadapi tekanan lingkungan berulang seperti banjir rob, tekanan ekonomi keluarga, serta keterbatasan akses layanan kesehatan mental.
Tujuan: Mengetahui gambaran kesehatan mental remaja di wilayah kerja Puskesmas Tirto II Kabupaten Pekalongan.
Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan 350 responden remaja usia 10–19 tahun yang dipilih melalui proportional stratified random sampling dari empat desa di wilayah kerja Puskesmas Tirto II. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Mental Health Inventory-38 (MHI-38) versi Indonesia. Data dianalisis secara univariat.
Hasil: Rata-rata usia responden 13,18 tahun, 53,7% perempuan, 98,3% berstatus pelajar, 93,1% aktif dalam kegiatan sosial, dan 86,0% rutin mengikuti kegiatan spiritual. Skor rata-rata kesehatan mental sebesar 147,48 (SD = 20,130) dengan rentang 60–188. Skor rata-rata psychological well-being sebesar 51,71 (SD = 7,92), dengan dimensi perasaan positif umum 40,87, kepuasan hidup 4,14, dan ikatan emosional 6,73. Skor rata-rata psychological distress sebesar 95,77 (SD = 15,36), dengan dimensi kehilangan kontrol emosi dan perilaku 36,75, kecemasan 35,02, dan depresi 24,01.
Simpulan: Kesehatan mental remaja di wilayah kerja Puskesmas Tirto II secara umum baik, ditopang oleh tingginya partisipasi pendidikan, sosial, dan spiritual. Psychological well-being yang masih terjaga mencerminkan kuatnya dukungan komunitas sebagai faktor pelindung. Namun psychological distress, khususnya kehilangan kontrol emosi dan perilaku akibat paparan banjir rob yang berulang, tetap menjadi perhatian utama. Diperlukan program promosi kesehatan mental, deteksi dini, dan intervensi berkelanjutan dengan penekanan pada penguatan regulasi emosi dan koping kolektif.

Kata Kunci: kesehatan mental, remaja, Mental Health Inventory-38, wilayah pesisir, Puskesmas Tirto II
Daftar Pustaka : 76 (2014–2026)
NASKAH PUBLIKASI
Referensi

Abas, J., Boekoesoe, L., & Tarigan, S. F. N. (2023). Analisis determinan gangguan kesehatan mental emosional remaja di SMA Negeri 1 Limboto. Health Information: Jurnal Penelitian, 15(2), 169-181.

Abdulah, A. Z., Suerni, T., & Nurochmah, E. (2024). Masalah Kesehatan Mental Generasi Z Di Rumah Sakit Jiwa. Jurnal Keperawatan Jiwa (Jik): Persatuan Nasional Indonesia, 267-268.

Abuhammad, S., Khabour, O. F., Alzoubi, K. H., Hamaideh, S., Khassawneh, B. Y., Alsmadi, B. F., Ababneh, A. M., & Alqudah, S. (2023). Mental health of COVID-19 recovered individuals: A national study from Jordan. Electronic Journal of General Medicine, 20(2), em451. https://doi.org/10.29333/ejgm/12833

 

Aditia, B. (2025). Ketahanan Mental Masyarakat Pesisir Terhadap Banjir Rob. Jurnal Riksa Cendekia Nusantara.

Ahmadin , Hasbi, I., Alpian, Salim, K., Prastiyo, E. B., Maifizar, A., . . . Elsera, M. (2025). Sosioligi Masyarakat Pesisir. Kabupaten Bandung: Widina Media Utama.

Bradero, M., Daryit, M. W., & Maratning, A. (2019). Kesehatan Mental Psikiatri : Seri Asuhan Keperawatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran Egc.

Damanik, N. S., Simanjuntak, P., Wahyuni, R., Situmorang, T. S., Manurung, B., & Azizah, N. (2025). Efektivitas Edukasi Kesehatan Mental Berbasis Komunitas Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Tahun 2025 . Jurnal Vokasi Kesehatan, 244.

Devi, I. G. A. E. T., Sanjiwani, A. A. S., & Ariwidiana, D. P. (2026). Gambaran kesehatan mental pada remaja di SMA Negeri 8 Denpasar. Jurnal Keperawatan, 19(1), 37–49.

 

Dewanto, A. C., Khasanah, K., Isrofah, I., Prasetya, E. Y., & Islammudin, M. (2023). Edukasi Peningkatan Kesehatan Mental Pada Remaja Karang Taruna Bina Karya Remaja Desa Sumurjomblangbogo Kabupaten Pekalongan. Madaniya, 4(3), 1281–1287. https://doi.org/10.53696/27214834.554

 

Faiqoh, F., Sulistiyani, & Budiyono. (2017). Analisis hubungan tingkat kerentanan penduduk wilayah pantai Kota Semarang akibat banjir rob dengan status kesehatan. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 5(5), 649–654. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro.

 

Florensa, F., Hidayah, N., Sari, L., Yousrihatin, F., & Litaqia, W. (2023). Gambaran kesehatan mental emosional remaja. Jurnal Kesehatan, 12(1), 112-117.

 

Hadiansyah, A., Risnawati, S., Sitawati, A. D., Prakoso, D. A., Edi Arsawan, I. W., & Moniaga, S. S. (2025). Kesehatan Mental Dalam Dunia Kerja. Yogyakarta: Pt. Star Digital Publishing.

 

Harsiti, Munandar, T. A., Oktaviyanthi, R., Perwitasari, E., Rosalina, V., & Setyawan, A. (2021). Trauma Healing Korban Terdampak Tsunami Selat Sunda Melalui Kegiatan Fti Peduli Tsunami Dan Peduli Nelayan Banten. Jurnal Kuat Keuangan Umum Dan Akuntansi Terapan.

 

Hidayah, N., Florensa, F., Nisma, N., & Jamil, N. (2024). Intervensi Digital Terapi SEFT Terhadap Gangguan Kecemasan pada Remaja Pasca Bencana Banjir Rob di Pinggiran Sungai Kapuas Wilayah Kerja Puskesmas Tambelan Sampit. Sci-Tech Journal, 3(3), 245–254.

 

Kemenkes. (2025, Januari 13). 7 Jenis Gangguan Mental: Ketahui Gejala Dan Penanganannya. Retrieved From Ayo-Sehat Kementrian Kesehatan Republik Indonesia: Https://Ayosehat.Kemkes.Go.Id/Jenis-Gangguan-Mental

Kemenkes. (2025, Oktober 6). Kelompok Usia Remaja 10-18 Tahun. Diambil Kembali Dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia: Https://Ayosehat.Kemkes.Go.Id/Kategori-Usia/Remaja

Kirbianti W, K. E., Lusiani, E., & Wardhani, I. K. (2025). Cyberbullying victimization dan kesehatan mental remaja. Jurnal Ners LENTERA, 13(1), 78–86.

 

Kurniasari, N., Candrasari, S., & Delliana, S. (2021). Mental Health Communication In Indonesia Natural Disaster Victims Trauma Recovery. Jurnal Aspikom, 265-277.

Linawati, R. A., & Desiningrum, D. R. (2018). Hubungan antara Religiusitas dengan Psychological Well-Being pada Siswa SMP Muhammadiyah 7 Semarang. Jurnal Empati, 6(3), 105–109. https://doi.org/10.14710/empati.2017.19738

 

L.N, S. Y. (2018). Kesehatan Mental Prespektif Psikologis Dan Agama. Bandung: Pt Remaja Rosdakarya. 

Masriadi. (2021). Metodologi Penelitian (Kesehatan, Kedokteran Dan Keperawatan). Jakarta Timur: Cv. Trans Info Media.

Mawaddah, N., & Prastya, A. (2023). Upaya peningkatan kesehatan mental remaja melalui stimulasi perkembangan psikososial pada remaja. DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 180-189. https://doi.org/10.47007/dedikasisaintek.v3i2.180

Meltzer, G. Y., Zacher, M., & Merdjanoff, A. A. (2021). The Effects of Cumulative Natural Disaster Exposure on Adolescent Psychological Distress. Journal of Applied Research in Child, 12(1), 6. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC9898883/

Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan : Pendekatan Praktis Edisi 5. Jakarta Selatan: Penerbit Salemba Medika.

Parombean, D. A., dkk. (2023). Uji Validitas dan Reliabilitas Mental Health Inventory-38 (MHI-38) Versi Indonesia pada Remaja. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (PRBM), 16(2), 265–275.

Permatasari, E. D., Widodo, Y. P., Rakhman, A., Setyaningrum, I., Hidayat, F., & Budianto, A. (2025). Mitigasi Risiko Kesehatan Mental Remaja Pesisir Pantai Melalui Program Skrining Dan Edukasi Berkelanjutan Di Desa Prapag Lor Losari. Jurnal Abdimas Le Mujtamak, 25-31.

Puspitasari, D. L., & Targunawan. (2014). Gambaran Psikologis : Konsep Diri Pada Anak Remaja Di Wilayah Banjir Rob. Jurnal Keperawatan Anak, 116-123.

Rachmawati, F., Kurniasih, E., Purwati, A., Ruslita, G., Ferial, L., Asfia, F., . . . Nendissa, A. R. (2025). Sistem Perkembangan Kesehatan Nasional & Daerah. Bandung: Widina Media Utama.

Raharja, E. (2025). Kesehatan Mental Di Era Digital Panduan Praktis Menjaga Keseimbangan Diri. Indramayu: Pt. Adab Indonesia.

Schurr, et al. (2023). Mental Health in Adolescents after Experiencing a Flood Event in Bavaria, Germany—A Qualitative Interview Study. Frontiers in Public Health, 11. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10511869/

 

Septilla, A. E., Dharma, A. S., Rahma, E. M., Harlee, J. A., Syahla, K., & Nindyati, A. D. (2025). Evaluasi psikometrik Mental Health Inventory (MHI)-38 pada mahasiswa: Analisis faktor serta invariansi berdasarkan gender. INQUIRY: Jurnal Ilmiah Psikologi, 16(1), 15-34. https://journal.paramadina.ac.id/index.php/inquiry

Sholichah, I. F., Laily, N., & Zahra, F. (2023). Pentingnya Kesehatan Mental Bagi Remaja Karang Taruna di Desa Cerme Lor Kabupaten Gresik. Room of Civil Society Development, 2(5), 194–201. https://doi.org/10.59110/rcsd.213

Subagiyo, A., Wijayanti, P. W., & Zakiyah, M. D. (2017). Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau Pulau Kecil. Ub Press.

Sucipto, C. D. (2020). Metodologi Penelitian Kesehatan. Sleman: Gosyen Publishing.

Suresh, K., & Soni, D. (2025). Mental health of young adults pursuing higher education in tier-1 cities of India: A cross-sectional study. Asian Journal of Psychiatry, 107, 104436. https://doi.org/10.1016/j.ajp.2025.104436

 

Suswati, W. S. E., Budiman, M. E. A., & Yuhbaba, Z. N. (2023). Kesehatan mental pada remaja di lingkungan sekolah menengah atas wilayah urban dan rural Kabupaten Jember. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 11(3), 537-544.

UNICEF. (2021). The State of the World’s Children 2021: On My Mind – Promoting, protecting and caring for children’s mental health. United Nations Children’s Fund.

 

Veit, C. T., & Ware, J. E. (1983). The structure of psychological distress and well-being in general populations. Journal of Consulting and Clinical Psychology, 51(5), 730–742. https://doi.org/10.1037/0022-006X.51.5.730

 

Who. (2025). Adolescent Health. Diambil Kembali Dari Word Health Organization: Https://Www.Who.Int/Health-Topics/Adolescent-Health

 

World Health Organization (WHO). (2022). World Mental Health Report: Transforming Mental Health for All. Geneva: World Health Organization.

 

WHO. (2021). Adolescent mental health. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health

Wilujeng, S. A., et al. (2023). Hubungan antara jenis kelamin dengan kategori stres pada remaja di SMP Brawijaya Smart School. Smart Society Empowerment Journal, 2(2), 88-95.

Winengsih, E., Yuliani, M., & Yusita, I. (2025). Kesehatan Mental Sebagai Faktor Risiko Gangguan Menstruasi Pada Remaja: Sebuah Upaya Preventif. Yogyakarta: Penerbit Deepublish Digital.

Winurini, S. (2019). Hubungan religiositas dan kesehatan mental pada remaja pesantren di Tabanan. Aspirasi: Jurnal Masalah-masalah Sosial, 10(2), 187-198. https://doi.org/10.46807/aspirasi.v10i2.1428

Yea, M. O., Conterius, A. W., & Nei, F. (2024). Buku Referensi Kesehatan Mental Pemahaman, Pencegahan, Dan Pengobatan. Medan: Pt Media Penerbit Indonesia.

Yulia, Rahma, G., Hasnah, F., & Alhamda, S. (2024). Determinan kesehatan mental pada remaja usia 11-18 tahun di Kota Padang. JIK (Jurnal Ilmu Kesehatan), 8(2), 290-297.

  


Properti Nilai Properti
Organisasi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Email umpp.pekalongan@yahoo.com
Alamat Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan
Telepon (0285) 7832294
Tahun 2026
Kota Pekalongan
Provinsi Jawa Tengah
Negara Indonesia