Program Studi Profesi Ners
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Juni 2026
ABSTRAK
Penerapan Posisi Lateral Kanan Dengan Elevasi Kepala Pada Bayi Prematur Di Ruang NICU RSUD Bendan Kota Pekalongan
Rusnawati Mardhatilah¹, Susri Utami², Khusnul Khotimah³
Latar Belakang: Bayi prematur yang dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) memerlukan ventilator mekanik dan nutrisi enteral melalui orogastric tube (OGT). Penggunaan ventilator, pemberian nutrisi enteral, serta kondisi organ yang masih imatur meningkatkan risiko aspirasi yang dapat menyebabkan gangguan respirasi, pneumonia aspirasi, dan memperburuk kondisi klinis bayi. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu menurunkan risiko aspirasi adalah posisi lateral kanan dengan elevasi kepala 30°.
Tujuan: Mengetahui efektivitas penerapan posisi lateral kanan dengan elevasi kepala 30° terhadap risiko aspirasi pada bayi prematur yang menggunakan ventilator di ruang NICU RSUD Bendan Kota Pekalongan.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan desain pre-test dan post-test pada satu bayi prematur usia gestasi 32 minggu yang dirawat di ruang NICU. Intervensi berupa posisi lateral kanan dengan elevasi kepala 30° diberikan selama 3x24 jam. Pengukuran dilakukan sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) intervensi setiap hari dengan mengamati saturasi oksigen, bunyi napas, retraksi dinding dada, residu lambung, toleransi feeding, suhu tubuh, serta tanda-tanda infeksi. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test selama periode observasi.
Hasil: Hasil penerapan menunjukkan adanya perbaikan kondisi klinis bayi setelah intervensi. Saturasi oksigen meningkat dari 95% menjadi 97%, bunyi napas berubah dari ronki bilateral menjadi vesikuler, retraksi dinding dada berkurang, residu lambung menurun dari 3 cc menjadi tidak ada pada hari ketiga, serta toleransi feeding meningkat sehingga pemberian ASI dapat ditingkatkan secara bertahap. Selama tindakan tidak ditemukan muntah, distensi abdomen, maupun tanda-tanda infeksi.
Simpulan: Penerapan posisi lateral kanan dengan elevasi kepala 30° menurunkan risiko aspirasi serta meningkatkan kondisi respirasi dan toleransi feeding pada bayi prematur yang menggunakan ventilator.
Kata kunci: Aspirasi; bayi prematur; NICU; posisi lateral kanan; ventilator.
Daftar Pustaka : 13 (2018-2026).
Afriadianti, W., Mariani, D., Novianti, S. W., Suryaningsih, C., & Apriany, D. (2022). Pengaruh pemberian posisi pronasi dan terapi musik terhadap peningkatan saturasi oksigen (SPO2) pada bayi prematur di unit NICU RSUD DR.H. Mohamad Rabain Muara Enim. Jurnal Ners, 4, 243–251.
Ango, D., Harismayati, & Sudirman, Ai. N. A. (2023). Hubungan Berat Badan Lahir Rendah ( Bblr ) Dengan Kejadian. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 2(1), 147–158.
Efendi, D., Sari, D., Riyantini, Y., Anggur, D., & Lestari, P. (2019). Pemberian posisi ( positioning ) dan nesting pada bayi prematur?: evaluasi implementasi perawatan di neonatal intensive care unit ( NICU ) Pendahuluan Pengaturan posisi tidur pada bayi baru lahir merupakan peran perawat neonatus dalam mem- Hasil Hasil pen. Jurnal Keperawatan Indonesia, 22(March 2018), 169–181. https://doi.org/10.7454/jki.v22i3.619
Fatimah, A. A. S., & Purwaningsih, D. (2022). Pengaruh intervensi oral motor (PIOMI) terhadap kemampuan reflek hisap bayi prematur. Jurnal kesehatan siliwangi, 2(3).
Imam, S. S., Shinkar, D. M., & Mohamed, N. A. (2018). Effect of right lateral position with head elevation on tracheal aspirate pepsin in ventilated preterm neonates?: randomized controlled trial. The Journal of Maternal-Fetal & Neonatal Medicine, 0(0), 1–6. https://doi.org/10.1080/14767058.2018.1471674
Oktariani, L., Sari, R. S., & Sari, F. R. (2020). Pengaruh posisi pronasi pada bayi prematur yang terpasang CPAP terhadap status hemodinamik di ruang NICU RS AN-NISA Tanggerang tahun 2020. Jurnal Health Sains.
Oktarina, N. D., Rustina, Y., & Efendi, D. (2020). Pemberian Posisi untuk Mengatasi Masalah Pengosongan Lambung pada Bayi Prematur. Jurnal Keperawatan Raflesia, 2(November 2020), 51–60. https://doi.org/10.33088/jkr.v2i2.505
Rohmah, M., Saputri, N., & Bahari, J. (2020). Effectiveness Of Use Of Nesting On Body Weight , Oxygen Saturation Stability , And Breath Frequency In Prematures In Nicu Room Gambiran Hospital Kediri City. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(1), 119–128. https://doi.org/10.30994/sjik.v9i1.275
Rufaidah, E., Muzayyana, Sulistyawati, E., Ayu, N., Citrawati, K. N., Mustikawati, N., Patemah, Mariyam, Meiriza, W., Subekti, I., Badi’ah, A., Oviana, A., Rahayu, S., & Mayasari, D. (2022). Tata laksana bayi baru lahir (M. Martini (ed.)). CV. Media Sains Indonesia.
Statistik, B. P. (2026). Badan pusat statistik BBLR provinsi jawa tengah, 2025. Badan Pusat Statistik. https://jateng.bps.go.id/id/statistics-table/2/MjU1NyMy/jumlah-bayi-lahir-dan-bayi-berat-badan-lahir-rendah-bblr-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-jawa-tengah.html?utm_source=chatgpt.com
Syamsu, A. F. (2023). Teori dan aplikasi perawatan bayi prematur (Neonatal integrative development care model) (E. D. Winoto (ed.); Edisi pert). Eureka media aksara.
Warliani, M., Mayasari, N., & Soewito, F. (2020). Mengenal Masalah Oromotor pada Bayi Prematur. Jurnal Indon Med Assoc, 278–286.
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| [email protected] | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |