Diabetes diakui sebagai faktor signifikan dalam mortalitas dan morbiditas di seluruh dunia. Berbagai keluhan terkait DM yang berlangsung dalam waktu lama dan terus menerus dapat mengganggu kualitas hidup penderita. Kualitas hidup penderita diabetes dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya kualitas perawatan medis. Penelitian ini merupakan jenis kuantitatif dengan rancangan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes melitus tipe 2 yang melakukan rawat jalan di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah minimal 30 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Diabetes Quality Of Life (DQOL) dan uji statistik menggunakan uji Fisher's Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan kualitas hidup pasien diabetes melitus dengan terapi antidiabetik oral, kualitas hidup pasien diabetes melitus dengan terapi kombinasi antidiabetik oral dengan insulin dan perbedaan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 antara terapi antidiabetik oral dan kombinasi antidiabetik oral dengan insulin. Hasil penelitian menunjukkan pasien diabetes melitus tipe 2 dengan terapi antidiabetik oral mayoritas responden memiliki kualitas hidup sedang yaitu 10 responden (52,6%), sebagian responden memiliki kualitas hidup baik sebanyak 9 responden (47,4%), pasien diabetes melitus tipe 2 dengan terapi kombinasi antidiabetik oral dan insulin mayoritas responden memiliki kualitas hidup sedang yaitu 7 responden (63,6%), sebagian responden memiliki kualitas hidup baik sebanyak 4 responden (36,4%) dan tidak ada perbedaan kualitas hidup pasien diabetes melitus tipe 2 antara terapi antidiabetik oral dan kombinasi antidiabetik oral dengan insulin di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan dengan p value 0,708 (>0,05). Hasil penelitian ini memberikan informasi pentingnya penyesuaian jenis pengobatan diabetes melitus tipe 2 baik oral maupun injeksi insulin dengan kondisi klinis setiap pasien secara individual guna meningkatkan kualitas hidup pasien.
Alfianto, Y. (2026) ‘Literatur Review: Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Tidur pada Lansia’, Jurnal Siti Rufaidah, 4(1), pp. 1–12.
Amalia, M. (2024) ‘Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi’, JIK (Jurnal Ilmu Kesehatan), 8(1), pp. 33–42.
American Diabetes Association (2018) ‘Standar of Medical Care in Diabetes-2018’, Clin Diabetes, 36(1), pp. 14–37.
Anonim (2020) Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Anonim (2021) Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021. PB PERKENI.
Anonim (2024) Diabetes in Indonesia (2024), IDF?: Berita Tentang Diabetes. Available at: https://idf.org/our-network/regions-and-members/western-pacific/members/indonesia/.
Anonim (2025a) Diabetes Facts & Figures, IDF?: Berita Tentang Diabetes. Available at: https://idf.org/about-diabetes/diabetes-facts-figures/.
Anonim (2025b) Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes Melitus (DM) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2024. Semarang.
Arikunto, S. (2019) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Destriande, I. M. (2021) ‘Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pada Lanjut Usia’, Jurnal Psikologi Wijaya Putra, 2(1), pp. 1–9.
Direktorat Jenderal Kefarmasian (2019) Pedoman Pelayanan Kefarmasian Pada Diabetes Melitus. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Fitriani, Y. (2019) ‘Pendekatan Health Belief Model (HBM) untuk Menganalisis Kepatuhan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dalam Menggunakan Insulin’, PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia, 16(2), pp. 167–177.
Ghazanfar, H. (2016) ‘Impact of insulin pump on quality of life of diabetic patients’, Indian J Endocrinol Metab, 20(4), pp. 506–511.
Haskas, Y. (2023) ‘Relationship Between Diabetes Distress and Quality of Life Among Patients with Type II Diabetes Melitus’, Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 17(1), pp. 37–44.
Ikaditya, L. (2019) ‘Studi Komparasi Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Dengan Insulin Dan Antidiabetik Oral’, Jurnal Pharmacoscript, 2(1), pp. 55–63.
Insani, N. (2025) ‘Pengaruh Efek Samping Obat Antidiabetes Terhadap Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2’, Parapemikir: Jurnal Ilmiah Farmasi, 14(3).
Irianti, S. R. (2021) ‘Validity and Realiability Test of The Indonesian Version for Diabetes Quality of Life - Brief Clinical Inventory’, Indian Journal of Public Health Research & Development, 12(1), pp. 434–439.
Kahu, E. Y. (2025) ‘Gambaran Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Di Puskesmas Sikumana Kota Kupang’, Medika Alkhairaat?: Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 7(2), pp. 1086–1095.
Khasanah, M. (2025) ‘Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2’, Prosiding 20th Urecol: Seri MIPA dan Kesehatan, pp. 243–251.
Kinwati (2023) Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Wanadadi 1 Banjarnegara. Universitas Muhammadiyah Gombong.
Kuswanto, H. (2025) ‘Studi Deskriptif Gambaran Kualitas Hidup Wanita Dewasa Awal Pasca Perceraian Yang Berstatus Single Parent Pada Masyarakat Di Desa Sawaran Kulon Kabupaten Lumajang’, Archetype Jurnal Ilmiah Psikologi & Terapan, 7(2).
Liu, C. (2022) ‘Impact of patients’ beliefs about insulin on acceptance and adherence to insulin therapy: a qualitative study in primary care’, BMC Primary Care, 23(15).
Maida, S. and Dwiastini, R. K. (2024) ‘Penggunaan Obat Antidiabetik Tunggal Dan Kombinasi Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Salah Satu Rumah Sakit Di Kota Bandung Periode Januari-Maret 2023’, Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika), 10(1).
Munawarah (2024) ‘Pengukuran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Pengguna Obat Antidiabetika Oral di Rawat Jalan RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin’, Jurnal Surya Medika (JSM), 10(1), pp. 310 – 315.
Nindawi and Nugrahani, C. I. (2023) Meninjau Kualitas Hidup Lansia. Pekalongan: NEM.
Nisa, H. (2022) Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Dan Faktor Determinannya. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Notoatmodjo, S. (2020) Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam (2020) Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika.
Owens, D. R. (2018) ‘Clinical Evidence for the Earlier Initiation of Insulin Therapy in Type 2 Diabetes’, Diabates Technology & Theraputics, 15(9), pp. 776–785.
PERKENI (2024) Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2024. PERKENI.
Prabowo, M. H. (2023) ‘Health-related Quality of Life of Patients With Diabetes Melitus Measured With the Bahasa Indonesia Version of EQ-5D in Primary Care Settings in Indonesia’, Journal of Preventive Medicine & Public Health, 56, pp. 467–47.
Sari, L. N. (2024) ‘Jenis Kelamin Berhubungan dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus’, Jurnal Keperawatan Raflesia, 6(2), pp. 91–100.
Setiani, E. (2024) ‘Gambaran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Di Puskesmas Pekauman Banjarmasin’, Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 9(2), pp. 149–155.
Sugiyono (2021) Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (Kedua). Yogyakarta: Penerbit Alfabeta.
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |