Latar Belakang: Congestive Heart Failure (CHF) merupakan kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara efektif sehingga menyebabkan berbagai gejala, salah satunya dyspnea yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Deep breathing exercise merupakan intervensi nonfarmakologis yang dapat membantu mengurangi tingkat dyspnea.
Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan Deep breathing exercise terhadap dyspnea pada CHF dengan memberikan asuhan keperawatan komprehensif dan intervensi berdasarkan evidence-based practice nursing (EBPN).
Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu pasien Congestive Heart Failure (CHF) diruang penyakit dalam. Salah satu implementasi keperawatan berdasarkan evidence-based practice nursing (EBPN) yang diberikan pada pasien untuk menurunkan tingkat dyspnea adalah deep breathing exercise. Intervensi ini dilakukan selama lima siklus yang dilakukan sebanyak 3 kali sehari selama 3 hari.
Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pemberian deep breathing exercise selama tiga hari mampu menurunkan tingkat dyspnea pada pasien CHF. Penurunan tingkat dyspnea ditandai dengan adanya penurunan skor dari 4 menjadi 1, peningkatan saturasi oksigen dari 95% menjadi 99%, serta penurunan frekuensi napas dari 27 kali/menit menjadi 20 kali/menit.
Simpulan: Pemberian deep breathing exercise dapat membantu menurunkan tingkat dyspnea pada pasien CHF. Intervensi ini dapat digunakan sebagai salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk menurunkan tingkat dyspnea pada pasien CHF.
Ardianty, S., Simongkir, L., & Ibnu, F. (2025). Keperawatan Komunitas dalam Menghadapi Masalah Kesehatan Masyarakat. Nuansa Fajar Cemerlang.
Febyastuti, I. W., Widyaningtyas, N. H., & Zakaria, E. D. (2024). Pursed Lip Breathing dan Diaphragmatic Breathing Exercise pada Pasien Congestive Heart Failure dengan Sesak Napas di IGD. Holistic Nursing and Health Science, 6(2), 86–95. https://doi.org/10.14710/hnhs.6.2.2023.86-95
Hasanah, D. Y., Zulkarnain, E., Arifianto, H., Sasmaya, H., & Dkk. (2023). Pedoman Tatalaksana Gagal Jantung.
Jamilah, M., & Mutarobin. (2023). Deep Breathing Exercise Terhadap Tingkat Dyspnea Pada Gagal Jantung di Rumah Sakit Wilayah Depok The Effect of Deep Breathing Exercise on the Level of Dyspnea in Heart Failure at the Depok City Hospital Abstract Pendahuluan Gagal jantung adalah keadaan ot. JHCN Journal of Health and Cardiovascular Nursing, 3. https://doi.org/10.36082/jhcn.v3i1.1052
Kusuma, M. I. A. (2023). Asuhan Keperawatan Gawat Darurat Kardiovaskuler. Nuansa Fajar Cemerlang.
Lavonas, E. J., Magid, D. J., Aziz, K., Berg, K. M., & Cheng, A. (2020). The American Heart Association. the development of this publication.
Milwati, S., Indarti, E. T., Putro, D. U. H., & Dkk. (2024). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. PT Nuansa Fajar Cemerlang.
Nasirmoghadas, A., Monjazebi, F., Nasiri, M., & Feyzi, A. (2025). Comparison of diaphragmatic breathing exercises and incentive spirometry on the functional status of heart failure patients?: a randomized controlled trial. BMC Cardiovascular Disorders, 1–10.
Nirmalasari, N., Mardiyono, M., Dharmana, E., & Arifin, T. (2020). Deep Breathing Exercise and Active Range of Motion Influence Physiological Response of Congestive Heart Failure Patients. Nurse Media Journal of Nursing, 10(1), 57–65. https://doi.org/10.14710/nmjn.v10i1.25318
Nurkhalis, & Adista, R. J. (2020). Manifestasi Klinis dan Tatalaksana Gagal Jantung. Jurnal Kedokteran Nanggroe Medik, 3(3), 36–46.
Nurulhuda, U., & Jannah, N. M. (2024). Keperawatan Kardiovaskuler. PENERBIT DEEPUBLISH DIGITAL.
Permadi, A. W., Lubis, L., Trisnowiyanto, B., Suarjana, N., & Susanto, A. D. (2026). Dasar Teori dan Praktik Fisioterapi Kardiopulmovaskuler Edisi Kedua. Penerbit Bfs Medika.
Saputri, A., Anggraini, D. A., Widayanto, D., Permatasari, E. D., Jerau, E. E., Septiani, F., Nurjihan, I., Wulandari, P. S., Christina, T. Y., Handayani, F., Sujianto, U., Hidayati, W., Ropyanto, C. B., Dyan, N. S., Hastuti, Y. D., & Kusuma, H. (2021). Panduan Praktik Laboratorium Keperawatan Medikal Bedah.
Satwika, E., Rahman, F., Andriani, I., Herawati, I., & Basuki, N. (2022). Asesmen, Diagnosis, dan Intervensi Fisioterapi pada Penyakit Jantung dan Paru-paru. PT Scifintech Andrew Wijaya.
Suharto, D. N. (2021). Deep breathing exercise dan aktivitas bertahap dalam menurunkan dyspnea pada pasien congestive heart failure. Poltekes Kemenkes Palu, 3, 83–86.
Trybahari, R., Azzam, R., Jayapura, P., Jakarta, U. M., Keperawatan, F. I., & Jakarta, U. M. (2019). PERBANDINGAN SLOW DEEP BREATHING DENGAN KOMBINASI BACK MASSAGE DAN SLOW DEEP BREATHING. 1, 106–118.
Winata, Y. A. (2022). Asuhan Keperawatan Pemenuhan Kebutuhan Rasa Nyaman Nyeri Pada Pasien Congestive Heart Failure (CHF) Di RSUD Harapan dan Doa Kota Bengkulu Tahun 2022. Program Diploma Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu.
Wowor, T. J. F. (2025). Asuhan Keperawatan Kritis. PT Bukuloka Literasi Bangsa.
World Health Organization (WHO). (2024). Cardiovascular diseases. World Health Organization Regional Office for Europe. https://www.who.int/europe/news-room/fact-sheets/item/cardiovascular-diseases
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |