ABSTRAK
PENERAPAN MOBILISASI DINI TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN POST SECTIO CAESAREA DI RUANG BOUGENVILL RSUD dr. ADHYATMA, MPH PROVINSI JAWA TENGAH
Haliza Ainnun Naja¹, Ratnawati², Silvia Widyastuti³
Latar belakang: Pasien pasca sectio caesarea umumnya mengalami nyeri insisi, spasme protektif, ketakutan bergerak, serta keterbatasan untuk melakukan aktivitas dasar seperti miring, duduk, berdiri, berjalan, ke kamar mandi, hingga merawat bayi. Kondisi tersebut berdampak langsung pada penurunan fungsi fisik awal postpartum. Pedoman pemulihan pasca sectio terbaru menempatkan early mobilization sebagai komponen penting dalam perawatan, dengan anjuran ambulasi sesuai toleransi dalam 6-24 jam pascaoperasi dan peningkatan frekuensi berjalan pada 24-48 jam berikutnya. Mobilisasi dini pada pasien post SC merupakan aspek penting dalam pemulihan dan memungkinkan kembali melakukan aktivitas harian yang normal. Tujuan studi kasus ini untuk melakukan penerapan mobilisasi dini terhadap penurunan nyeri pada post sectio caesarea dengan dengan Asuhan Keperawatan yang komprehensif bedasarkan evidence based practice di ruang Bougenvill RSUD dr. Adhyatma, MPH Provinsi Jawa Tengah.
Metode: Karya Ilmiah Akhir ini menggunakan pendekatan dengan case study design. Subjek pada penelitian ini adalah 1 responden yaitu ibu post sectio cesarea dengan masalah utama nyeri. Intervensi yang dilakukan dengan mengajarkan mobilisasi dini seperti menggerakkan kaki, miring kanan kiri, belajar duduk, dan belajar berjalan. Metode yang digunakan pada studi kasus ini adalah metode wawancara dan observasi.
Hasil: Hasil pengkajian luka post operasi masih terasa nyeri, skala nyeri 6, kaki ibu belum bisa digerakkan karena masih dalam pengaruh anestesi. Setelah 3 hari perawatan, keluhan nyeri pada luka menurun, skala nyeri 2, mobilitas fisik meningkat.
Kesimpulan: mobilisasi dini dapat diberikan pada pasien post sectio caesarea dan mobilisasi dini dapat menurunkan skala nyeri pada pasien post sectio caesarea.
Kata kunci : Mobilisasi Dini; Nyeri; Post SC; Sectio Caesarea.
Asriani, S. (2023). Sectio Caesarea. In Keperawatan maternitas. Eureka Media Aksara.
Bakhtiar. (2025). Penerapan Mobilisasi Dini Pada Pasien Post Sectio Caesarea Untuk Mempercepat Pemulihan Dan Kualitas Hidup Ibu Post Partum. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 81–91. https://doi.org/https://doi.org/10.31596/jcu.v14i1.2899
Des Metasari. (2018). Pengaruh mobilisasi dini terhadap nyeri post operasi sectio cessarea Di Rumah Sakit Bengkulu. Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Kedokteran, 8-13,.
Dwi Rahayu. (2019). Mobilisasi Dini Pada Ibu Post Op Sectio Caesarea. Jurnal Keperawatan, vol.11,no., 111–118. https://doi.org/Mobilisasi Dini Pada Ibu Post Op Sectio Caesarea Dwi Rahayu, Yunarsih Yunarsih Jurnal Keperawatan 11 (2), 111-118, 2019 early mobilization, post sectio caesarea mothers https://doi.org/10.32583/keperawatan.v11i2.432
Fachrul Jamal. (2022). Penilaian dan Modalitas Tatalaksana Nyeri. Jurnal Kedokteran Nanggroe Medikahttps://jknamed.com/jknamed/article/download/211/141/
Fatmawati. (2024). Efektivitas Terapi Aroma Lavender Dan Mawar Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Dalam Menghadapi Persalinan Sc. Complementary Health Care Journals, vol1,no.1, 12–25.
Indargairi. (2025). Manajemen Nyeri Dalam Keperwatan. In Reisy Tane (Ed.), Manajemen Nyeri Dalam Keperwatan. Eureka Media Aksara.
Laurensia Yunita. (2024). Indentifikasi faktor-faktor pemilihan metode persalinan sectio caesarea di Rumah Sakit Pertamina Tanjung. Quantum Wellness: Jurnal Ilmu Kesehatan, vol1,no.3. Jurnal Ilmu Kesehatan 1 (3), 244-256, 2024 https://doi.org/10.62383/quwell.v1i3.747
Liana Sidharti. (2023). Efek Samping Sectio Caesarea Metode ERACS (Literature Review). Medical Profession Journal of Lampung, 34–37. Liana Sidharti, Evi Kurniawaty Medical Profession Journal of Lampung 13 (2), 34-37, 2023 https://doi.org/10.53089/medula.v13i2.596 Cesarean, and Maternity
Luthfiah. (2025). Efektifitas Latihan Curl up dan Core Activation pada Wanita Post Partum. Jurnal Kesehatan Dan Sains Terapan, 3. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/obat.v3i4.1548
Ni’mah Mufidah. (2019). Kontribusi Jumlah Kehamilan (Gravida) Terhadap Komplikasi Selama Kehamilan dan Persalinan. Jurnal Ilmu Keperawatan Maternitas, Vol 2 No 1. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26594/jikm.v2i1.202
Nisak, A. Z. (2023). Perbedaan Metode Konvensional Dan Eracs Dengan Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Sectio Cesarea. Journal Ilmu Keperawatan, 14, 262–268.
Oliza Uzlifatul. (2025). Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Sectio Caesarea (Sc) Di Ruang Gurami Rumah Sakit Teungku Fakinah Banda Aceh Tahun 2024. Jurnal Medika Hutama, 6, 4172–4180. https://doi.org/https://doi.org/10.66940/jmh.v6i2%20Januari.734
Putri Sugiyanto. (2023). Penerapan Teknik Mobilisasi Dini terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Sectio Caesarea RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Jurnal Keperawatan, 252–263. https://doi.org/https://doi.org/10.59680/medika.v1i2.486
Putu Devi. (2026). Perbandingan Karakteristik Ibu, Indikasi, dan Klasifikasi Robson pada Persalinan Seksio Sesarea Tahun 2013 dan 2018. Jurnal Kesehatan Reproduksi, vol13.no1, 11–17. Putu Devi Gema Partamayani, Jurnal Kesehatan Reproduksi 13 (1), 11-17, 2026 https://doi.org/10.22146/jkr.92707
Ribkha Itha. (2020). Mobilisasi Dini Menurunkan Nyeri Akibat Jahitan Perineum Tingkat Ii Pada Ibu Post Partum. Jurnal Jendela Inovasi Daerah, 29–43. https://doi.org/https://doi.org/10.56354/jendelainovasi.v3i2.85
Roni Iryadi. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persalinan dengan Tindakan Sectio Caesaria (SC) pada Ibu Bersalin. Journal Kesehatan, 1. Roni Iryadi Jurnal Kesehatan Pertiwi 1 (1), 13-20, 2019 https://www.journals.poltekesbph.ac.id/index.php/pertiwi/issue/view/1
Sarah Nadiya. (2024). Hubungan Mobilisasi Dini Post Sectio Caesarea (Sc) Dengan Penyembuhan Luka Operasi Di Ruang Kebidanan Rsud Dr. Fauziah Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Journal of Healthcare Technology and Medicine, vol4,no.2. https://doi.org/10.33143/jhtm.v4i2.216 vol 4, no.2
Savira E. (2026). Efektivitas Implementasi Pedoman ACOG terhadap Percepatan Pemulihan Fungsi Fisik dan Manajemen Nyeri Pasien Pasca Operasi Sectio Caesarea. Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Kedokteran, vol5,no.1, 45–56. Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kedokteran, 5(1), 45-56. https://doi.org/10.61132/jik.v5i1.2026
Sukarni Ningsih. (2024). Factors Associated With The Occurrence Of Sectio Caesarea Delivery In The Hospital Dr. Agoesdjam Ketapang, 2022. International Journal of Health and Pharmaceutical, 4 no.2. https://doi.org/Factors Associated With The Occurrence Of Sectio Caesarea Delivery In The Hospital Dr. Agoesdjam Ketapang, 2022 Sukarni Setia Ningsih https://doi.org/10.51601/ijhp.v4i2.246
Suryawinata Arli. (2019). Komplikasi pada Kehamilan dengan Riwayat Caesarian Section. Jurnal Kesehatan Dan Agromedicin, vol6,no.2.
Sutriyanti. (2026). Manajemen Nyeri Pada Pasien Post Sectio Caesarea. PT Cipta Digtal Edukasi.
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |