Gambaran Kemampuan Fungsional Wajah pada Pasien Bell’s Palsy di Kabupaten Pekalongan
Pendahuluan: Bell’s palsy merupakan kelumpuhan nervus facialis perifer unilateral yang menyebabkan gangguan fungsi motorik wajah dan berdampak pada aktivitas sehari-hari serta kualitas hidup pasien. Penilaian kemampuan fungsional wajah penting dilakukan untuk menentukan tingkat keparahan gangguan yang dialami pasien.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitis. Sampel penelitian berjumlah 10 pasien bell’s palsy yang menjalani terapi di Poli Fisioterapi RSI Muhammadiyah Pekajangan dan RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kemampuan fungsional wajah dinilai menggunakan Skala Ugo Fisch dan dianalisis secara deskriptif melalui distribusi frekuensi dan persentase.
Hasil: Karakteristik responden menunjukkan sebagian besar berada pada kelompok usia lansia akhir sebanyak 4 orang (40,0%) dan berjenis kelamin perempuan sebanyak 6 orang (60,0%). Hasil penilaian menggunakan Skala Ugo Fisch menunjukkan mayoritas responden berada pada derajat III (kelumpuhan sedang) sebanyak 5 orang (50,0%), diikuti derajat V (kelumpuhan berat) sebanyak 3 orang (30,0%), sedangkan sisanya berada pada derajat II dan IV
Diskusi: Kemampuan fungsional wajah pada pasien Bell’s palsy di Kabupaten Pekalongan cenderung berada pada kategori kelumpuhan sedang hingga berat. Temuan ini menunjukkan masih adanya keterbatasan fungsi otot wajah akibat gangguan nervus fasialis, sehingga diperlukan penanganan fisioterapi yang tepat dan berkelanjutan untuk mendukung pemulihan fungsi wajah secara optimal.
Kata kunci: Bell’s palsy, Kemampuan Fungsional Wajah, Skala Ugo Fisch.
Daftar Pustaka : 49 (2016-2026)
Adam, O. M. (2019). Bell ’ s palsy Bell ’ s palsy. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, 2071(1), 137–149.
Ahlan, R., Pietra, J., Jusuf, M. I., Yusuf, Z. K., Nora, M., Siregar, I., & Iman, D. P. (2026). Karakteristik Klinis Pasien Bell ’ s Palsy di Rumah Sakit Rujukan Tersier Gorontalo?: Studi Deskriptif. Journal of Comprehensive Science, 5(1), 281–288.
Aji, G. S., & Wibisono, I. (2024). Penatalaksanaan Fisioterapi dengan Infra Red ( IR ), Massage dan Mirror Exercise pada Bell’s palsy. 01(02), 102–109.
Ali, I. H., Dr. Agnes Batmomolin, S. K. N. M. K., Nancy Olii, S. S. M., Dr. Getruida Banon H Alow, Sp. Mk., Nurbaiti, SKM, M. K., & Dr. Juliet Tangka, S.Pd., M. K. (2024). Metodelogi Penelitian. Media Pustaka Indo.
Andesti, C. L., & Sirai, W. (2022). Diagnosa Penyakit Bells Palsy Menerapkan Metode Tsukamoto Cyntia. Journal of Science and Technology, 2(2), 113–130.
Anggarani, A. P. M., Handari, H. K., & Widaningrum, R. (2025). Facial Muscle Strength and Recovery in Bell ’ s Palsy?: A Cross-Sectional Insight. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia, 13(01), 83–88.
Anggreni, D. (2022). Buku Ajar Metodelogi Penelitian Kesehatan. Penerbit STIKes Majapahit Mojokerto.
Atha, F. A., Puspitasari, R. D., & Komala, R. (2025). Bell ’ s Palsy?: Tinjauan Pustaka. Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 3.
Chen, J., Yu, Z., Zhou, W., Cai, H., Jin, F., & Hu, J. (2023). Effect of temperature and air pressure on the incidence of Bell ’ s palsy in Hangzhou?: a distributed lag non ? linear analysis. Scientific Reports, 1–10. https://doi.org/10.1038/s41598-023-47570-2
Duarsa, H. A. B. S., Arjita, I. P. D., Ma’ruf, F., Mardiah, A., Hanafi, F., Budiarto, J., & Utami, S. (2021). Buku Ajar Penelitian Kesehatan.
Fitriasari, E., Komang, N., & Dewi, S. (2023). Faktor risiko yang berhubungan dengan bell ’ s palsy. Journal of Social Science Research, 3, 6607–6623.
Hansen, S., Rosyanti, S. F., Setiawan, A., Sulastri, S., Nurmadina, & Sany, N. (2023). Etika Penelitian?:Teori & Praktik. Podomoro University Press.
Iba, Z., & Wardhana, A. (2023). Metode Penelitian. CV. Eureka Media Aksara.
Jeong, J., Yoon, S. R., Lim, H., Oh, J., & Choi, H. S. (2021). Risk factors for Bell ’ s palsy based on the Korean National Health Insurance Service National Sample Cohort data. Scientific Reports, 0123456789, 9–14. https://doi.org/10.1038/s41598-021-02816-9
Khan, A. J., Szczepura, A., Palmer, S., Bark, C., Neville, C., Thomson, D., Martin, H., & Nduka, C. (2022). Physical therapy for facial nerve paralysis ( Bell ’ s palsy ): An updated and extended systematic review of the evidence for facial exercise therapy. Clinical Rehabilitation. https://doi.org/10.1177/02692155221110727
Kim, M. H., & Park, S. Y. (2021). Population ? based study and a scoping review for the epidemiology and seasonality in and effect of weather on Bell ’ s palsy. Scientific Reports, 1–9. https://doi.org/10.1038/s41598-021-96422-4
Komalasari, D. R. (2022). Physiotherapy Management in Left Bell ’ s Palsy?: A Report Study Manajement Fisioterapi Pada Bell ’ s Palsy sinistra?: A Report Study. The 16 Th University Research Colloqium 2022, 179–185.
Latuamury, R., Yuliati, A., & Firmansyah, L. A. (2023). Pengaruh Electrical Stimulation Dan Mirror Theraphy Exercise Pada Kasus Bells Palsy. Jurnal Ilmiah Multi Disiplin Indonesia, 2(9), 1882–1889.
Meier, V., & Henning, G. (2017). Objective assessment of the reliability of the House – Brackmann and Fisch grading of synkinesis. European Archives of Oto-Rhino-Laryngology, 274(12), 4217–4223. https://doi.org/10.1007/s00405-017-4770-x
Mujaddidah, N. (2017). Tinjauan Anatomi Klinik dan Manajemen Bell’s palsy. Qanun Medika, 2, 1–11.
Mukhid, A. (2021). Metodologi Penelitian Pendekatan Kuantitatif. CV. Jakad Media Publishing.
Mulyani, S. R. (2021). Metodelogi Penelitian. Penerbit Widina Bhakti Persada bandung.
Neckel, N., Nahles, S., Heiland, M., Audebert, H., & Zdunczyk, A. (2025). Risk Factors Associated With Bell ’ s Palsy?: A Real- World Analysis of 281 , 600 Patients. European Journal of Neurology, 1–7. https://doi.org/10.1111/ene.70336
Nugraha, W. M., & Rahma, T. (2024). Wanita Usia 63 Tahun dengan Bell’s palsy: Laporan Kasus. Proceeding of Thalamus 2024, 150–159.
Ozden, F., Tumturk, I., & Sari, Z. (2022). Psychometric properties of the Facial Disability Index in patients with facial palsy: a systematic review and meta-analysis. Neurogical Science, 43.
Puspitasari, Y., Arifin, N. F., & Lestari, A. (2024). Hubungan Penilaian Persepsi Estetika Oral dan Profil Wajah berdasarkan Oral Aesthetic Subjective Index Scale ( OASIS ) dan Analisis Jaringan Lunak Steiner. Sinnun Maxillofacial Journal, 06(01), 48–55.
Putri, Z. R. (2022). Bell ’ s Palsy?: Diagnosis dan Tata Laksana. Continuing Medical Education, 49(8), 431–434.
Putu, A., Anggarani, M., Omega, S., Teju, D., Astuti, M. S., Eltaria, M., Saraswati, S., Fisioterapi, P., & Exercise, M. (2024). Penatalaksanaan Fisioterapi pada Pasien Bell’s palsy Physiotherapy Management for Patient’s with Bell’s palsy. Jurnal Fisioterapi Dan Rehabilitasi, 8(1), 57–63. https://doi.org/10.33660/jfrwhs.v8i1.327
Ragbir, M., Gillleard, O., & Tzafetta, K. (2021). Anatomy and Physiology of the Facial Nerve and Aetiology of Facial Nerve Palsy. In Oxford Textbook of Plastic and Recontructive Surgery.
Rahmadani, T. A., Izzahra, A. I., Maulida, T. B., Sardianti, S., Tirta, D., Muhammadiyah, U., Pekalongan, P., Exercise, M., & Tapping, N. (2025). Pengaruh Pemberian Massage, Mirror Exercise Dan Neuromuscular Tapping Pada Kasus Bell’s palsy: Case Report. Journal Fisioterapi Dan Rehabilitasi, 09(02), 191–198. https://doi.org/10.33660/jfrwhs.v
Rasyid, F. (2022). Metodelogi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif.
Ravichandran, H. (2024). Original article Gender differences in quality of life among Bell ’ s palsy patients?: a cross-sectional study Diferenças entre gêneros na qualidade de vida entre pacientes com paralisia de Bell?: um estudo transversal.
Rickenmann, J., Jaquenod, C., Cerenko, D., & MD, U. F. (2016). Comparative Value of Facial Nerve Grading Systems. Otolary - Head and Neck Surgery.
Sa’diah, H., Wahyu Tri Sudaryanto, S. F. M. K., & Astuti., F. (2024). Manajemen Fisioterapi pada Kasus Bell’s palsy. Academic Physiotherapy Conferences, 322–329.
Schimmel, M., Ono, T., O, L., & F, M. (2017). Oro-facial Impairment in Stroke Patients. Journal of Oral Rehabilitation, 44(4).
Setianingrum, R. A. (2022). Penatalaksanaan Elektrikal Stimulasi dan Mirror Exercise Fisioterapi pada Kasus Bells Palsy Sinistra di RSI Sunan Kudus Management of Electrical Stimulation and Mirror Exercise Physiotherapy in the Case of Sinistra Bell Palsy at RSI Sunan Kudus. Journal of Health and Therapy, 1(2), 1–7.
Singh, A., & Deshmukh, P. (2022). Bell ’ s Palsy?: A Review. Cureus, 14(10), 1–8. https://doi.org/10.7759/cureus.30186
Sinta, M., Sulistyani, S., Ratnasari, Y., & Milyarona, F. P. (2023). Peran Kadar Vitamin D Darah terhadap Derajat Keparahan Klinis Pasien Bell ’ s Palsy ( The Role of Blood Vitamin D Levels on the Clinical Severity of Bell ’ s Palsy Patients ). Jurnal Ilmu Medis Indonesia, 3(1), 1–8.
Soesana, A., Subakti, H., Karwanto, Fitri, A., Kuswandi, S., Sastri, L., Falani, I., Aswan, N., Hasibuan, F. A., & Lestari, H. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif. Penerbit Yayasan Kita Menulis.
Sofwatillah, Risnita, Jailani, M. S., & Saksitha, D. A. (2024). Tehnik Analisis Data Kuantitatif dan Kualitatif dalam Penelitian Ilmiah. Journal Genta Mulia, 15(2), 79–91.
Syapitri, H., Amila, & Aritonang, J. (2021). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kesehatan. Ahlimedia Book.
Varacallo., A. O. F. M. H. H. K. E. W. M. A. (2024). Anatomy, Head and Neck: Facial Muscles. StatPearls.
Wajdi, F., Seplyana, D., Juliastuti, & Rumahlewang, E. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif. Widina Media Utama.
Walker, N. R., Mistry, R. K., & Mazzoni., T. (2023). Facial Nerve Palsy. StatPearls.
Yoo, M. C., & Park, D. C. (2021). Association between Initial Severity of Facial Weakness and Outcomes of Bell ’ s Palsy.
Zein, R. H., Jannah, M., & Sari, I. P. (2025). Pengaruh Intervensi Massage , Neuromuscular Taping dan Mirror Exercise Pada Penderita Bell’s palsy. Indonesian Hournal of Science, 1(5), 1152–1157.
Zhang, W., Xu, L., Luo, T., Wu, F., Zhao, B., & Li, X. (2020). The Etiology of Bell’s palsy: a review. Journal of Neurology, 267(7), 1896–1905. https://doi.org/10.1007/s00415-019-09282-4
Zhao, Y., Feng, G., & Gao, Z. (2016). ScienceDirect Advances in diagnosis and non-surgical treatment of Bell ’ s palsy. Journal of Otology, 10(1), 7–12. https://doi.org/10.1016/j.joto.2015.02.003
Zulfikar, R., Sari, F. P., Fatmayati, A., Wandini, K., Haryati, T., Jumini, S., Nurjanah, Annisa, S., Kusumawardhani, O. B., Mutiah, R., Linggi, A. I., & Fadilah., H. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif (Teori, Metode, dan Praktik). Widina Media Utama.
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |