Program Studi Pendidikan Profesi Ners
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Juli, 2026
ABSTRAK
Puji Astuti1, Trina Kurniawati2, Ima ma’rufa3
Penerapan ROM Pasif terhadap Peningkatan Kekuatan Otot pada Pasien Stroke Non Hemoragik
Latar Belakang: Stroke merupakan penyebab utama kecacatan yang sering menimbulkan kelemahan otot dan keterbatasan mobilitas. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat menyebabkan kekakuan sendi dan kontraktur. Salah satu intervensi nonfarmakologis adalah latihan ROM pasif. ROM pasif dilakukan dengan bantuan tenaga kesehatan untuk menggerakkan sendi tanpa keterlibatan aktif pasien, yang bermanfaat menjaga elastisitas otot, melancarkan sirkulasi, serta mencegah kekakuan dan kontraktur.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan latihan Range of Motion (ROM) pasif terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan observasional pada pasien stroke non hemoragik yang mengalami penurunan kekuatan otot. Intervensi berupa latihan ROM pasif dilakukan selama 5 hari berturut-turut selama 25 menit. Evaluasi dilakukan dengan mengukur kekuatan otot sebelum dan sesudah dilakukan intervensi menggunakan skala kekuatan otot.
Hasil: Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot setelah dilakukan latihan ROM pasif. Kekuatan otot tangan kanan meningkat dari skala 0 menjadi 1, sedangkan kekuatan otot kaki kanan meningkat dari skala 1 menjadi 2. Selain itu pasien menunjukkan peningkatan kemampuan mobilitas secara bertahap. Kesimpulan: Penerapan latihan ROM pasif efektif dalam meningkatkan kekuatan otot pada pasien stroke non hemoragik. Latihan ini dapat digunakan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis dalam asuhan keperawatan untuk membantu meningkatkan mobilitas dan mendukung proses rehabilitasi pasien stroke. Kata
Kunci: ROM Pasif, Stroke Non Hemoragik, Kekuatan Otot, Mobilitas
DAFTAR PUSTAKA
Apriadi, D. (2023). Konsep Keperawatan Medikal Bedah Penerbit Cv. Eureka Media Aksara.
Dinanti et al. (2015). Pengaruh Range Of Motion (Rom) Pasif Terhadap Peningkatan Sudut Rentang Gerak Ekstremitas Atas Pasien Stroke DI RSUD Tugurejo Semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan (JIKK).
Fulka et al. (2024). Application Of Hypertension Exercise On Blood Pressure In Hypertension Patients In The Work Area Of Purwosari Metro Puskesmas. Jurnal Cendikia Muda, 4(3), 440–447.
Hanifah, Z. S. (2024). Penerapan Latihan Rom Pasif Terhadap Tingkat Kekuatan Otot Ekstremitas pada Pasien Stroke Hemoragik?: Studi Kasus. 2(3).
Hernanta, I. (2020). Ilmu Kedokteran Lengkap Tentang Neurosains. Edisi Pertama. Jogjakarta: D-Medika.
Judha et al. (2021). Sistem Muskuloskeletal dan Integumen. Nuha Medika.
Khanal, D. (2023). Effectiveness of Pelvic Proprioceptive Neuromuscular Facilitation Technique on Facilitation of Trunk Movement in Hemiparetic Stroke Patients. IOSR Journal of Dental and Medical Sciences, 3(6), 29–37. https://doi.org/10.9790/0853-0362937
Maesarah dan Endang. (2022). Penerapan Rom Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Non Hemoragik.
Nabyl, R. . (2020). Deteksi Dini Gejala & Pengobatan Stroke. Yogyakarta:Aulia Publishing.
Novieastari, E., Ibrahim, Kusman, & Ramdaniati, Sri. (2020). Dasar-dasar Keperawatan Potter & Perry. Elsevier.
Nur, M. R., Yulianti, S., & Maryam. (2025). Implementasi Terapi Relaksasi Otot Progresif Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Masalah Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah di Klinik Rizky Wound Care Centre Implementation of Progressive Muscle Relaxation Therapy in Type 2 Diabetes Mellitus Patie. 8(3), 1731–1738. https://doi.org/10.56338/jks.v8i3.7233
Nur, S., Saputri, K., Susanto, G., Wardoyo, E., Farhan, M., Farisi, A., & Prawibowo, H. (2025). Pengaruh Penerapan Rom Pasif Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Non-Hemoragik The Effect Of Passive Rom Application On Increasing Muscle Strength In Non-Hemorrhagic Stroke Patients. 7, 173–181.
Permadi. (2019). Fisioterapi Manajemen Komprehensif Praklinik. Jakarta EGC.
PPNI, T. P. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI) Definisi dan Indikator Diagnostik ((cetakan 3 REVISI) 1 ed.). Jakarta?: DPP PPNI.
PPNI, T. P. (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI) Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan ((Cetak II) ed 1.). Jakarta?: DPP PPNI.
Retna Eva Agustina et al. (2021). Efektifitas latihan range of motion cylindrical grip terhadap kekuatan otot ekstermitas atas pada pasien stroke non hemoragik diruang syarafrsudjend . Ahmad yani metro. Jurnal Cendikia Muda Volume 1, Nomor 4, D.
Riskesdas. (2019). Hasil utama Riskesdas. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Smeltzer, S. C. (2021). Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddarth?: Alih bahasa , Devi Yulianti, Amelia Kimin?:Editor Edisi Bahasa Indonesia, Eka Anisamardella. –Ed. 12. Jakarta: Egc.
Tilong. (2012). Kitab Herbal Khusus Terapi Stroke. Edisi Pertama.Jogjakarta: D-Medika.
Unger, T., Borghi, C., Charchar, F., Khan, N. A., Poulter, N. R., Prabhakaran, D., Ramirez, A., Schlaich, M., Stergiou, G. S., Tomaszewski, M., Wainford, R. D., Williams, B., & Schutte, A. E. (2020). 2020 International Society of Hypertension Global Hypertension Practice Guidelines. Hypertension, 75(6), 1334–1357. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSIONAHA.120.15026
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |