Image Description

Publikasi

Karya Ilmiah Mahasiswa

Pencarian Spesifik

Kunjungan

Web Analytics

Detail Record


Kembali Ke sebelumnya

PENERAPAN TERAPI RELAKSASI AUTOGENIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 UNTUK MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH: STUDI KASUS
Pengarang : Rema Listiana, Nuniek Nizmah Fajriyah
Kata Kunci   :diabetes melitus tipe 2, relaksasi autogenik, kadar glukosa darah, stres, terapi nonfarmakologis

Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan untuk mempertahankan kestabilan kadar glukosa darah. Faktor psikologis seperti stres dapat memengaruhi kontrol glikemik melalui respons hormonal terhadap stres. Terapi relaksasi autogenik merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan sebagai terapi pendukung untuk membantu mengurangi ketegangan dan meningkatkan kondisi relaksasi pasien. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan penerapan terapi relaksasi autogenik serta perubahan kadar glukosa darah dan tingkat stres pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada dua pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Kraton. Terapi relaksasi autogenik diberikan satu kali sehari selama tiga hari berturut-turut dengan durasi sekitar 10–15 menit setiap sesi. Kadar glukosa darah sewaktu dan tingkat stres diukur sebelum dan sesudah intervensi. Selama periode intervensi, kadar glukosa darah sewaktu pada pasien I menurun dari 126 mg/dL menjadi 103 mg/dL, sedangkan pada pasien II menurun dari 192 mg/dL menjadi 120 mg/dL. Skor tingkat stres pada pasien I menurun dari 18 menjadi 8, sedangkan pada pasien II menurun dari 16 menjadi 4. Kedua pasien juga menunjukkan kondisi yang lebih rileks, nyaman, dan tenang setelah penerapan terapi. Penerapan terapi relaksasi autogenik menunjukkan adanya perubahan kadar glukosa darah dan kondisi psikologis pada kedua pasien selama periode studi kasus. Terapi relaksasi autogenik dapat dipertimbangkan sebagai intervensi nonfarmakologis pendukung dalam asuhan keperawatan pasien diabetes melitus tipe 2, dengan tetap memperhatikan terapi medis dan faktor lain yang dapat memengaruhi kadar glukosa darah.
NASKAH PUBLIKASI
Referensi

 

Aliyazdi, M., Agahheris, M., & Nouhi, S. (2021). Comparing the effectiveness of emotional regulation training and autogenic training on perceived anxiety control in women with type 2 diabetes. Iranian Journal of Health Psychology, 4(2), 55–66.

 

Anggeria, E. (2021). Monograf perawatan diri pada pasien diabetes melitus. UNPRI Press.

 

Anggraini, D., & Ubaidillah, Z. (2025). Efektivitas terapi relaksasi autogenik pada pasien diabetes mellitus tipe 2 dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Jurnal Pustaka Keperawatan, 4(1), 129–134. DOI 10.55382/jurnalpustakakeperawatan.v4i1.1477

 

Aprilani, S., & Warsono, W. (2023). Terapi relaksasi autogenik dapat penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Ners Muda, 4(2), 161–168. DOI 10.26714/nm.v4i2.10552

 

Ardiansyah, F., Harison, N., Shinta, S., Amita, D., & Hayani, A. (2023). Pengaruh teknik relaksasi autogenik terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 3(9), 3002–3011. DOI 10.33024/mahesa.v3i9.11340

 

Bahri, S., Ishak, S., Choirunissa, R., Agustiawan, Purnama, Y., Achmad, V. S., Mua, E. L., Heryyanoor, Syamil, A., Ludji, I. D. R., Sekeon, R. A., Wardhana, A., Dafroyati, Y., Fahmi, A., Avelina, Y., Nurbaety, Anggreyni, M., & Lubis, H. (2023). Metodologi penelitian kesehatan. Media Sains Indonesia.

 

Dewi, R. (2023). Evidence-based practice pada diabetes mellitus. Deepublish Digital.

 

Dwi Aprilia, E., Antika, D., Sutrisno, & Rice, H. (2025). Application of autogenic relaxation techniques in elderly people with type II diabetes mellitus to stabilize blood glucose levels. INDOGENIUS, 4(3),694–700.  DOI 10.56359/igj.v4i3.611

 

Faiqotunnuriyah, F. (2021). Faktor risiko neuropati diabetik pada penderita diabetes melitus tipe 2. Kesmas Indonesia, 13(1), 64. DOI 10.20884/1.ki.2021.13.1.3227

 

Farida, I., Meirina, M., & Ekasari, M. F. (2024). The influence of autogenic relaxation in lowering stress and blood sugar levels in clients with type II diabetes mellitus. Babali Nursing Research, 5(1), 76–89. DOI 10.37363/bnr.2024.51360

 

Friska, Hanafi, Widiastuti, L., Priyanto, S., Hardono, & Rahmadani. (2025). Buku referensi pencegahan dan penanganan diabetes melitus. Penerbit Optimal untuk Negeri.

 

Galicia-Garcia, U., Benito-Vicente, A., Jebari, S., Larrea-Sebal, A., Siddiqi, H., Uribe, K. B., Ostolaza, H., & Martín, C. (2020). Pathophysiology of type 2 diabetes mellitus. International Journal of Molecular Sciences, 21(17), 6275. DOI 10.3390/ijms21176275

 

Ginting, R. (2023). Surveilans diabetes mellitus tipe 2. UNPRI Press.

 

International Diabetes Federation. (2025). IDF diabetes atlas (11th ed.). IDF Diabetes Atlas 2025

 

Irfan, S., & Anwar, H. (Eds.). (2023). Beta cells in health and disease. IntechOpen. DOI 10.5772/intechopen.1001550

 

Kurniawan, W., & Agustini, A. (2021). Metodologi penelitian kesehatan dan keperawatan. Rumah Pustaka.

 

Ludiana, L., Hasanah, U., Sari, S. A., Fitri, N. L., & Nurhayati, S. (2022). Hubungan faktor psikologis (stres dan depresi) dengan kadar gula darah penderita diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Wacana Kesehatan, 7(2), 61. DOI 10.52822/jwk.v7i2.413

 

Mosili, P., Mkhize, B. C., Sibiya, N. H., Ngubane, P. S., & Khathi, A. (2024). Review of the direct and indirect effects of hyperglycemia on the HPA axis in T2DM and the co-occurrence of depression. BMJ Open Diabetes Research & Care, 12(1), e003218. DOI 10.1136/bmjdrc-2022-003218

 

Nurhidayati Tarwadi, A., Nu’im Haiya, N., & Aspihan, M. (2025). Hubungan tingkat stres dengan kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Jurnal Keperawatan Berbudaya Sehat, 3(2), 53–60. DOI 10.35473/jkbs.v3i2.3877

 

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia. (2024). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia 2024.

 

Pfohl, M., Seufert, J., Borck, A., Bramlage, P., & Siegmund, T. (2021). Effectiveness and safety of insulin glulisine when initiating supplementary prandial insulin treatment (SIT) in insulin-naïve patients with type 2 diabetes: The observational IGLU-SIT study. Diabetes Therapy, 12(3), 733–747. DOI 10.1007/s13300-021-00998-z

 

PPNI, Tim Pokja SDKI DPP. (2017). Standar diagnosis keperawatan Indonesia: Definisi dan indikator diagnostik. Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

 

PPNI, Tim Pokja SIKI DPP. (2018). Standar intervensi keperawatan Indonesia: Definisi dan tindakan keperawatan. Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

 

PPNI, Tim Pokja SLKI DPP. (2019). Standar luaran keperawatan Indonesia: Definisi dan kriteria hasil keperawatan. Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia.

 

Pradina, W. S., & Wahyuni, S. (2021). Analisis faktor risiko kejadian diabetes mellitus tipe 2 berbasis transkultural nursing. Judika: Jurnal Nusantara Medika, 5(1), 6–16. DOI 10.29407/judika.v5i1.15844

 

Priyaka, I. G. N. K., Jeger, D. P., & Sridana, M. E. (2026). Effect of chronic stress on insulin resistance and HbA1c levels: Literature review. International Journal of Scientific Advances, 7(1), 95–99. DOI 10.51542/ijscia.v7i1.13

 

Purnamasari, T. J., Ilone, S., & Setiawan, D. (2023). Cost utility analysis vildagliptin dan glimepiride dalam mencegah komplikasi mikrovaskuler menggunakan model Markov. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 13(4), 266–277. DOI 10.22146/jmpf.88587

 

Putra, A. F., Rahma, W. A., Alvita, R., Maicarly, V., Sabilla, V. E., Wiselly, Putri, U. D. D., Husna, S. A., Salsabila, T., Fitri, F. F., Jannah, Z., & Ulhaq, Z. (2024). Patofisiologi diabetes melitus. Penamudia Media.

 

Putri, J., Mahanani, S., & Sulistyarini, T. (2025). Nursing care for people with diabetes mellitus type 2 in relation to safety and protection needs. Preprints.org. DOI 10.20944/preprints202504.1770.v1

 

Putri, N. A., Azhar, B., Yanti, S., & Hasana, U. (2025). Penerapan terapi autogenik pada pasien diabetes melitus tipe II dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah di RSUD Arifin Ahmad Provinsi Riau. Medic Nutricia: Jurnal Ilmu Kesehatan, 18(1).

 

Rahmadani, D. F., Nurkharistna, M., & Jihad, A. (2023). Penerapan diabetes self-management education (DSME) terhadap peningkatan manajemen kesehatan mandiri pada pasien DM tipe 2. Ners Muda, 4(1). DOI 10.26714/nm.v4i1.12959

 

Rahma, A., Sopiah, P., & Rosyda, R. (2024). The effect of autogenic relaxation on blood glucose levels in type 2 diabetes mellitus: Systematic review. Buletin Veteriner Udayana, 16(4), 1271–1283. DOI 10.24843/bulvet.2024.v16.i04.p34

 

Rahmini, J. A., & Rahayuningtyas, D. K. (2020). Inovasi kesehatan terkini sebagai strategi efektif pada manajemen diabetes di masa pandemi: Sebuah tinjauan literatur, 5(2), 196–211.

 

Rezki, N., Rumahorbo, H., Arwani, & Pujiastuti, R. S. E. (2022). The Prolanis gymnastic intervention and autogenic relaxation on blood sugar levels and stress levels among type 2 diabetes mellitus patients. International Journal of Nursing and Health Services, 5(6), 492–500. DOI 10.35654/ijnhs.v5i6.649

 

Savitri, P. D. H. S., Saraswati, M. R., Bagiada, I. M., & Suega, K. (2022). Gambaran risiko DM tipe 2 pada mahasiswa program studi sarjana kedokteran dan profesi dokter angkatan 2018 di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. E-Jurnal Medika Udayana, 11(11), 96. DOI 10.24843/MU.2022.V11.i11.P17

 

Sharma, K., Akre, S., Chakole, S., & Wanjari, M. B. (2022). Stress-induced diabetes: A review. Cureus, 14(9), e29142. DOI 10.7759/cureus.29142

 

Silvia, S., & Batubara, K. (2021). Teknik relaksasi autogenik pada pasien diabetes mellitus tipe II dengan masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah di Rumah Sakit TK II Putri Hijau Medan. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 1(3), 264–269. DOI 10.33024/mahesa.v1i3.4971

 

Soelistijo, S. A., Suastika, K., Lindarto, D., Decroli, E., Permana, H., Sucipto, K. W., Kusnadi, Y., Budiman, Ikhsan, M. R., Sasiarini, L., Sanusi, H., Kurniawan, H. N., & Susanto, H. (2024). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia 2024. Pengurus Besar Perkumpulan Endokrinologi Indonesia.

 

Sunena, & Mishra, D. N. (2022). Stress etiology of type 2 diabetes. Current Diabetes Reviews, 18(9), e240222201413. DOI 10.2174/1573399818666220224140934

 

Susanti, N., Nursalam, N., & Nadatien, I. (2023). Pengaruh education and support group berbasis teori self-care terhadap kepatuhan, kemandirian perawatan kaki dan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Keperawatan Suaka Insan, 8(1), 21–29. DOI 10.51143/jksi.v8i1.413

 

U.S. National Library of Medicine. (2025, November). Apidra, Apidra SoloStar- insulin glulisine injection, solution [Label obat]. DailyMed. nih.gov.

 

World Health Organization. (2024, November 14). Diabetes. WHO: Diabetes

 

Windayanti, A. K. (2022). Karya ilmiah akhir asuhan keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah dengan intervensi relaksasi autogenik pada pasien diabetes mellitus tipe 2 [Karya ilmiah akhir, Poltekkes Kemenkes Denpasar].

 

Yusnita, Djafar, M. H. A., & Tuharea, R. (2021). Risk of complication symptoms of diabetes mellitus tipe II in the UPTD Diabetes Center Ternate City. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 4(1), 60–73. DOI 10.56338/mppki.v4i1.1391

 

 


Properti Nilai Properti
Organisasi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Email umpp.pekalongan@yahoo.com
Alamat Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan
Telepon (0285) 7832294
Tahun 2026
Kota Pekalongan
Provinsi Jawa Tengah
Negara Indonesia