HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN, VITAMIN A DAN ZINK DENGAN KEJADIAN ISPA BERULANG PADA ANAK STUNTING USIA 7-60 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABUPATEN PEKALONGAN
Pendahuluan: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) berulang pada anak masih menjadi masalah kesehatan yang penting, terutama pada anak dengan kondisi stunting, karena defisiensi mikronutrien seperti protein, vitamin A, dan zink diduga dapat menurunkan daya tahan tubuh anak sehingga lebih rentan mengalami infeksi berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan protein, vitamin A, dan zink dengan kejadian ISPA berulang pada anak stunting usia 7-60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kabupaten Pekalongan
Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan. Populasi penelitian adalah balita usia 7-60 bulan yang mengalami stunting di wilayah kerja Puskesmas Karanganyar dan Tirto I Kabupaten Pekalongan sebanyak 586 anak. Sampel diambil dengan teknik kuota sampling sebanyak 30 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman's Rank karena hasil uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal (p < 0,05).
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan proporsi kejadian ISPA tidak berulang dan ISPA berulang masing-masing sebesar 50% (15 responden). Sebagian besar responden memiliki asupan protein sesuai AKG (63,3%) dan asupan vitamin A sesuai AKG (90%), namun sebagian besar responden (90%) memiliki asupan zink yang tidak sesuai AKG. Uji korelasi Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein (p = 0,061; r = -0,346), vitamin A (p = 0,072; r = -0,333), maupun zink (p = 0,072; r = -0,333) dengan kejadian ISPA berulang, meskipun ketiganya menunjukkan arah korelasi negatif dengan kekuatan korelasi yang cukup.
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan protein, vitamin A, dan zink dengan kejadian ISPA berulang pada anak stunting usia 7-60 bulan. Arah korelasi negatif yang cukup kuat mengindikasikan bahwa faktor lain seperti kondisi lingkungan, status imunisasi, riwayat ASI eksklusif, dan paparan asap rokok kemungkinan turut memengaruhi kejadian ISPA berulang, sehingga diperlukan pendekatan multifaktor serta penelitian lanjutan dengan jumlah sampel yang lebih besar.
Kata Kunci: ISPA Berulang, Protein, Stunting, Vitamin A, Zink
Afdhal, F., Fauziah, N. A., Sagita, V., Studi, P., Keperawatan, I., Kader, U., & Palembang, B. (2023a). Hubungan Status Gizi Dan Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian (ISPA) Pada Balita. 8, 266–273.
Afdhal, F., Fauziah, N. A., Sagita, V., Studi, P., Keperawatan, I., Kader, U., & Palembang, B. (2023b). Hubungan Status Gizi Dan Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian (ISPA) Pada Balita. 8, 266–273.
Agustin, C. (2022). Gambaran Faktor Lingkungan Rumah Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Sukabumi Bandar Lampung. Poltekkes Tanjungkarang.
Agustina, D. U., & Saputri, E. (2021). Analisis Faktor Resiko Kejadian Stunting pada Balita. Poltekkes Kemenkes Bengkulu.
Al-khausar Setiawan, S. (2025). Gambaran Faktor Host pada Balita ISPA di Wilayah Kerja Puskesmas Cikaro Kabupaten Bandung. Universitas Bhakti Kencana.
Allo, A. S., Marminar, Alim, A., & Minarti, A. (2023). Studi Analitik Asupan Zat Gizi Makro Dengan Status. Jurna Surya Muda, 5(2), 175–198.
Amalia, R. P., Dewi, A. K., Pratiwi, N. I., Purdani, K. S., & Safrudin, B. (2025). Literature Review: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Orang Tua Terhadap Program Imunisasi Dasar Bayi dan Anak. Jurnal Skolastik Keperawatan, 11(1), 43–54. https://doi.org/https://doi.org/10.35974/jsk.v11i01.4028
Amran, R., Pratama, R. R., & Wahyuni, S. (2024). Stunting sebagai Ancaman Kualitas Sumber Daya Manusia?: Perspektif Gizi ,. Jurnal Scientific, 4(4), 233–240. https://doi.org/https://doi.org/10.56260/sciena.v4i4.234
Ardiyanti, N. D., Diana, R., Masyarakat, F. K., Airlangga, U., Gizi, D., Masyarakat, F. K., & Airlangga, U. (2025). Validasi Semi Quantitative-Food Frequency Questionnaire terhadap Estimated Food Record untuk Menilai Konsumsi Total Buah dan Sayur pada Mahasiswa. (April).
Armina. (2023). Edukasi Pencegahan ISPA pada Anak oleh Keluarga di Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Jurnal Abdimas Kesehatan, 5(3), 485–492. https://doi.org/10.36565/jak.v5i3.544
Asgar, R. (2025). Analisis Implementasi Strategi Promosi Kesehatan Untuk Pencegahan Penyakit Ispa Pada Anak Usia 0-5 Tahun Di Kelurahan Lasusua Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara. Universitas Hasanuddin.
Atun, D. P. S., Abdullah, A., Khairani, M. D., & Akhriani, M. (2025). Hubungan Asupan Protein, Zat Besi (Fe) Dan Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Dengan Stunting Pada Baduta Usia 6-23 Bulan Di Pekon Wonodadi Kabupaten Pringsewu. Jurnal Gizi Aisyah, 8(2).
Azizah, U., Aisyah, S., Silaban, T. D. S., & Ismed, S. (2022). Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Dukungan Keluarga Terhadap Ketepatan Pemberian MP-ASI Di Wilayah Kerja Puskesmas Pematang Panggang II Tahun 2022. IMJ (Indonesian Midwifery Journal), 5(2), 22. https://doi.org/10.31000/imj.v5i2.6913
Cahyani, F. R., Sutrisno, S., & Septiani, B. N. (2025). Pengaruh Paparan Asap Rokok Terhadap Kejadian ISPA (ISPA) Pada Balita Di Puskesmas Toroh Pengaruh Paparan Asap Rokok Terhadap Kejadian ISPA (ISPA) Pada Balita Di Puskesmas Toroh. The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan, 10(01).
Daka, Aryastuti, Nuryani, & Aryawati. (2024). Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kaliasin. Abdi Masyarakat Vokasi, (1), 184–190. https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Puskesmas+Kaliasin%3A+hubungan+status+gizi+dengan+derajat+keparahan+ISPA&btnG=#d=gs_cit&t=1785082478033&u=%2Fscholar%3Fq%3Dinfo%3AkmiyzOyHTBAJ%3Ascholar.google.com%2F%26output%3Dcite%26scirp%3D2%26hl%3Did
Dewi, T., Silaban, S., Rahmadhani, S. P., & Sugiman, T. (2022). Perbedaan Tingkat Kecukupan Vitamin A , Zat Besi , dan Zink pada Balita Stunting dan Non-Stunting di Kabupaten Banyuasin. Jurnal Kesehatan Andalas, 11(1), 39–44.
Dirjen PP & PL. (2013a). Informasi Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. Kemenkes RI.
Dirjen PP & PL. (2013b). Informasi Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. Kemenkes RI.
Eldrian, F., Karinda, M., Setianto, R., & Gusmira, B. A. D. H. (2023). Hubungan Riwayat Penyakit Infeksi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, 9(1), 80–89. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.29241/jmk.v9i1.1366
Ernawati, F., Efriwati, Nurjanah, N., Aji, G. K., Hapsari Tjandrarini, D., Widodo, Y., Retiaty, F., Prihatini, M., Arifin, A. Y., & Sundari, D. (2023). Micronutrients and nutrition status of school?aged children in Indonesia. Journal of Nutrition and Metabolism, 2023(1), 4610038.
Faridi, A., Bayyinah, N. H., & Vidyarini, A. (2023). Hubungan Asupan Energi dan Zat Gizi Makro , Pengetahuan Ibu Terkait Gizi Pola Asuh Dengan Gizi Kurang Balita. 2(1), 14–21.
Fitantri, T. D., Anggoro, A. D., & Lestari, C. R. (2025). Hubungan Antara Zat Gizi Mikro Zinc Dengan Dismenorea Primer Pada Remaja Putri Abstrak. Indonesian Journal of Nutrition Science and Food, 4(1), 21–27.
Gisela, M., Kelen, D., & Nurvita, S. (2025). Analisis Tren Dan Faktor Risiko Pneumonia Pada Balita Di Jawa Tengah. PREPOTIF?: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9, 8814–8827.
Hefyana, R., Saleh, I., Alamsyah, D., & Budiastutik, I. (2025). Prevalensi Stunting Pedesaan dan Perkotaan?: Studi Di Wilayah Binaan. JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa, 4(4). https://doi.org/https://doi.org/10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2272
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Buku Bagan Manajemen Terpadu Balita Sakit. KEMENKES RI.
Kusdalinah, K., & Suryani, D. (2021). Asupan zat gizi makro dan mikro pada anak sekolah dasar yang stunting di Kota Bengkulu. Aceh Nutrition Journal, 6(1), 93–99. https://doi.org/https://doi.org/10.30867/action.v6i1.385
Kusumawati, D. D. (2024). Stunting: Penyebab, Pencegahan Dan Penanggulangannya. Nuansa Fajar Cemerlang.
Lestari, D., Larasati, D., Desmita, E. D., Monica, E., Rustandi, H., & Marya, F. (2025). Penyuluhan Tentang Penyakit Ispa Di Wilayah Dusun 4 Desa Sumber Sari Kecamatan Kabawetan Tahun 2025. JGORO: Jurnal Gotong Royong, 2(1), 21–26. https://doi.org/https://doi.org/10.37676/goro
Lubis, P. F. (2024). Permasalahan Kesehatan Masyarakat Pedesaan dan Upaya Perbaikannya. Jurnal Sains Student Research, 2(6), 341–346. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.61722/jssr.v2i6.2980
Mann, J., & Truswell, A. S. (2014). Buku Ajar Ilmu Gizi (4th ed.). Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Marsellinda, E., & Ferilda, S. (2023). Hubungan Asupan Kalsium Dan Vitamin D Pada Anak Stunting Dan Tidak Stunting Usia 12-59 Bulan Di Kabupaten Sijunjung. MEDFARM: Jurnal Farmasi Dan Kesehatan, 12(2), 202–208. https://doi.org/https://doi.org/10.48191/medfarm.v12i2.240
Mastuti, D. N. R., Indriyani, Y., Anfalla, S. N., & Fazaira, S. A. (2025). Dewi Nugraheni Restu Mastuti1?, Yulis Indriyani2, Sabrina Nisa Anfalla3, Sabrina Amna Fazaira. Al-Tamimi Kesmas Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences), 14(2), 263–271.
Maulia, P. H., & Farapti. (2019). Status Zinc dan Peran Suplementasi Zinc Terhadap Sistem Imun pada Pasien HIV/AIDS: A Systematic Review. Media Gizi Indonesia, 14(2), 115–122.
Muna, M. F., & Winarsih, B. D. (2013). Perbedaan Kejadian ISPA pada Anak Usia Toddler yang Diberi dan Tidak Beri Vitamin A di Desa Wotan Wilayah Kerja Puskesmas Sukolilo I Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 2(2).
Musaddat, A., Muflih, S., Andriani, P., Dewi, A. T., & Pujiastuti, W. (2024). Pemberian Makanan Tambahan dan Suplementasi Vitamin A dalam Sosialisasi Pencegahan Stunting di Desa Pulau Sejuk. JURNAL MEDIA INFORMATIKA [ JUMIN ], 6(2), 291–295.
Novia, K., Linggi, E. B., Inggamer, A. T., & Palleo, Y. (2024). HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK KELUARGA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SOWEK KABUPATEN SUPIORI PAPUA. Jurnal Kesehatan, 12(1), 38–51.
Nurhuda, A., Zulkarnain, I., & Hutagalung, J. (2025). Sistem Pakar Mendiagnosis Penyakit ISPA ( Infeksi Saluran Pernapasan Akut ) Menggunakan Metode Certainty Factor. JURNAL SISTEM INFORMASI TGD, 4(1), 1–11. https://doi.org/https://doi.org/10.53513/jursi.v4i1.8354
Pinontoan, O. R. (2024). Buku Ajar Pengendalian Vektor Penyakit Manusia. Deepublish.
Quddus, C., & Indrawati, V. (2024). Hubungan Asupan Energi-Protein dengan Status Gizi pada Balita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Puskesmas Mulyorejo Surabaya. Jurnal Gizi Unesa, 4(1), 512–519.
Rahmadania, S. R. (2025). Kasus Pneumonia di RI Capai 800 Ribu, Kelompok Ini Paling Rentan Terpapar. Detik Health. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8015326/kasus-pneumonia-di-ri-capai-800-ribu-kelompok-ini-paling-rentan-terpapar
Rahmawati, I. N., Diahsari, A., & Arifah, S. (2024). Hubungan paparan asap rokok dengan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Pundong Bantul Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas’ Aisyiyah Yogyakarta, 2, 148–154.
Rinayati, R., Nisrina, S. F., Harsono, H., & Santoso, S. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi KepatuhanOrang Tua terhadap Program Imunisasi Dasar Bayi dan Anak. Jurnal Skolastik Keperawatan, 6(2), 575–587. https://doi.org/https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i2.8389
Romadhon, M., Kader, U., & Palembang, B. (2025). Penerapan Latihan Batuk Efektif Pada Anak Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dengan Masalah Ketidakefektifan Bersihan Jalan. Jurnal ‘Aisyiyah Medika, 10(1), 308–317.
Rosa, E. F. (2020). Efektivitas Suplementasi Vitamin A terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Balita. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(1), 26–37.
Safitri, D. P., Abdullah, Khairani, M. D., & Akhriani, M. (2025). HubunganAsupan Protein, Zat Besi (Fe) Dan Penyakit Infeksi Saluran PernapasanAkut (ISPA) Dengan StuntingPada BadutaUsia 6-23 BulanDi Pekon WonodadiKabupaten Pringsewu. Jurnal Gizi Aisyah, 8(2), 92–104.
Sahroji, Q. N., Hidayat, R., & Nababan, R. (2022). Implementasi Kebijakan Dinas Kesehatan Dalam Penanganan Stunting Di Kabupaten Karawang. JURNAL PEMERINTAHAN DAN POLITIK VOLUME, 7(1), 34–39. https://doi.org/https://doi.org/10.36982/jpg.v7i1.1983
Saputra, D. B. (2017). Riwayat Asupan Protein, Zink dan Vitamin A Sebagai Faktor Resiko Tingkat Frekuensi Penyakit ISPA Pada Balita Stunting Umur 12-59 Bulan. Universitas Gadjah Mada.
Sari, I. P. (2025). Hubungan Usia dan Pemberian Vitamin A dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Balita di Puskesmas Yosomulyo. Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang.
Sarwono, J. (2018). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif (Edisi 2) (edisi dua). Suluh Media.
Sastroasmoro, S., & Ismael, S. (2011). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Sagung Seto.
Setianingrum, Y., Kasmawati, K., & Salam, R. (2025). Asuhan Keperawatan Masalah Sesak Pada Anak Usia Toddler dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut ( ISPA ) di Rumah Sakit Syekh Yusuf Kabupaten Gowa. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 2(1), 27–31.
Simanjuntak, K. N., & Manurung, B. (2024). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) Pada Anak Usia 6-24 Bulan di Puskesmas Laubaleng Kabupaten Karo Tahun 2023.
Sormin, R. E. M., Ria, M. B., & Nuwa, M. S. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan ISPA pada balita. Jurnal Ilmiah Kesehatan Media Husada, 12(1), 74–80. https://doi.org/https://doi.org/10.33475/jikmh.v12i1.316
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. CV. Alfabeta.
Supariasa. (2004). Status Gizi. Poltekkes Malang.
Suryani, L., Natan, O., Rizal, A., & Kusdalinah, K. (2022). Hubungan Asupan Zat Gizi Makro (Karbohidrat, Protein, Lemak) dan Zink dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Beringin Raya Kota. http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/1470/
Suryaningsih, L., & Isfaziah. (2025). Analisis Faktor Ibu yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Puskesmas Karanganyar Kabupaten Pekalongan. JHHS: Journal of Holstic and Health Science, 7(2), 305–317.
Sutarto, Tsasbita, N., Adila, H., Dewi, R., Sari, P., & Indriyani, R. (2023). Analisa Komplikasi Penyakit Infeksi Dan Riwayat Berat-Panjang Badan Saat Lahir Pada Kejadian Stunting Balita Di Indonesia. Jurnal Niara, 16(1), 149–166.
Syarah, M. S., Wati, M., & Puspitasari, N. (2022). Klasifikasi Penderita ISPA Menggunakan Metode Naive Bayes Classifier. ISPA Memiliki Gejala Berdasarkan Tingkatan Penyakit, Berikut Gejala ISPA, 4(1), 8–15.
Verawati, B., & Afrinis, N. (2023). Hubungan asupan protein dan ketahanan pangan dengan kejadian stunting pada balita di masa pendemi Covid 19. Fik Universitas Pahlawan, 5(1), 415–423.
Wahyudi, W. T., Zainaro, M. A., & Kurniawan, M. (2021). Hubungan paparan asap rokok dengan kejadian ispa pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bandar Agung Kecamatan Terusan Nunyai Kabupaten Lampung Tengah. Malahayati Nursing Journal, 3(1), 82–91.
Waruwu, B. P. N. (2025). Hubungan Asupan Zat Gizi Makro Dan Pemberian Makanan Tambahan Terhadap Status Gizi Balita Usia 6-23 Bulan Di Puskesmas Cirimekar. SINERGI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(3), 1635–1657.
Wasliah, I., & Bahtiar, H. (2022). Efektifitas penerapan manajemen terpadu balita sakit (MTBS) terhadap kesembuhan ispa balita diwilayah kerja puskesmas tanjung karang. Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram, 12(2), 67–76.
Winarti, Purbowati, & Galeh Septiar Pontang. (2020). Hubungan Antara Asupan Protein, Vitamin A, Zink, dan Riwayat ISPA dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 2-5 Tahun di Desa Wonorejo Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang. JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 12(1), 36–44. https://doi.org/10.35473/jgk.v12i1.78
Yunita, R., & Wiyono, S. (2013). Perbedaan Z-Score (BB/U) Anak Balita Penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Non Pneumonia danTidak (ISPA) di RW 06 Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur Tangerang Selatan (Differences Z-Score (W/A) of Acute Respiratory Infections (ARI) Non Pneumonia and Withoutari in Rw-06-Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat-Timur, Tangerang-Selatan).
Yusuf, A. M. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Prenada Media Group.
Zayrin, A. A., Nupus, H., Maizia, K. K., & Marsela, S. (2025). Analisis Instrumen Penelitian Pendidikan ( Uji Validitas Dan Relibilitas Instrumen Penelitian ). QOSIM?: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 3(2), 780–789. https://doi.org/https://doi.org/10.61104/jq.v3i2.1070
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |