Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia terjadi penurunan AKI selama periode 1991-2020, yaitu dari 390 menjadi 189 per 100.000 kelahiran hidup. Angka tersebut hampir mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2024, yaitu 183 per 100.000 kelahiran hidup (Kementrian, 2024). Angka Kematian Ibu di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2024 relatif menurun tercatat sebesar 74,73 per 100.000 kelahiran hidup, sementara jumlah kematian ibu kembali menurun menjadi 427 kasus (Jateng, 2024). Angka Kematian Ibu di Kabupaten Pekalongan pada periode 2021-2024. Pada tahun 2021 tercatat peningkatan hingga 27 kasus, sedangkan pada tahun 2024 jumlah tersebut menurun menjadi 18 kasus (Dinkes, 2024).
Salah satu penyebab risiko kematian ibu adalah kondisi Kurang Energi Kronik (KEK). Berdasarkan data tahun 2024 di Indonesia tercatat 75,12%, sedangkan di Provinsi Jawa Tengah tercatat 76,52%. Masalah gizi pada ibu hamil dapat memengaruhi kesehatan dan keselamatan ibu maupun bayi, serta kualitas bayi yang dilahirkan. Kurang Energi Kronik (KEK) dapat terjadi akibat ketidakseimbangan asupan gizi dalam jangka waktu yang lama. Risiko KEK ditandai oleh rendahnya cadangan energi tubuh yang berlangsung cukup lama, yang dapat diukur melalui Lingkar Lengan Atas (LILA) selama kehamilan. Ibu hamil dianggap berisiko mengalami KEK apabila LILA kurang dari 23,5 cm (Rahmawati et al., 2025). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa KEK pada ibu hamil masih menjadi salah satu permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak, khususnya melalui pemantauan status gizi dan pemberian asuhan kebidanan secara berkesinambungan. Selain berdampak terhadap status gizi ibu, KEK selama kehamilan juga dapat berkaitan dengan masalah gizi lainnya, salah satunya anemia.
Adapun beberapa penelitian yang menunjukkan adanya hubungan antara risiko KEK dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Ibu hamil yang berisiko mengalami KEK memiliki kemungkinan menderita anemia 2,76 kali lebih tinggi dibandingkan ibu hamil yang tidak berisiko. Anemia pada kehamilan merupakan masalah umum yang membutuhkan perhatian serius dan ditandai dengan kadar hemoglobin (Hb) <11 g/dL. Kondisi ini dapat menimbulkan risiko yang membahayakan bagi ibu dan janin. Ibu hamil dengan anemia memiliki risiko tinggi mengalami kematian, bayi lahir dengan berat badan rendah (BBLR), infeksi pada ibu maupun janin, keguguran, bayi lahir mati, kematian neonatal, cacat bawaan, serta persalinan prematur (Kusumastuti et al., 2023).
Komplikasi kehamilan lain yang perlu mendapat perhatian selain anemia adalah oligohidramnion. Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara anemia pada ibu hamil trimester ketiga dengan kejadian oligohidramnion. Anemia dapat menyebabkan gangguan perfusi plasenta sehingga produksi urin janin menurun dan jumlah cairan ketuban berkurang. Selain itu, kurangnya suplai oksigen dan nutrisi akibat anemia juga dapat memengaruhi fungsi ginjal janin sehingga pembentukan cairan ketuban menjadi tidak optimal (Batool et al., 2024).
Cairan ketuban berperan penting dalam melindungi janin, menunjang perkembangan organ, serta menjaga stabilitas lingkungan intrauterin. Oligohidramion dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan janin, kompresi tali pusat, hipoksia, hingga kematian intrauterin apabila tidak ditangani secara tepat (Batool et al., 2024). Oleh karena itu, diperlukan penatalaksanaan yang tepat dan pemantauan secara berkesinambungan pada ibu hamil dengan oligohidramnion untuk mempertahankan kondisi ibu dan janin serta mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut. Menurut (Hidayati, 2022), penatalaksanaan oligohidramnion meliputi tirah baring, pemenuhan kebutuhan cairan, perbaikan nutrisi, pemantauan kesejahteraan janin, serta pemeriksaan ultrasonografi (USG) untuk menilai volume cairan amnion.
Oligohidramnion dapat membatasi ruang gerak janin di dalam uterus sehingga meningkatkan risiko terjadinya kelainan letak janin, salah satunya letak sungsang (Patimah, 2025). Letak sungsang merupakan kondisi ketika bokong janin berada di bagian bawah kavum uteri dan termasuk kehamilan risiko tinggi karena dapat meningkatkan komplikasi pada ibu maupun bayi. Keterbatasan cairan ketuban menyebabkan janin sulit berputar ke posisi presentasi kepala sehingga posisi sungsang menetap hingga persalinan (Dinda et al, 2021). Persalinan dengan letak sungsang berisiko menyebabkan partus lama, asfiksia, trauma lahir, hingga kematian perinatal, sehingga deteksi dini melalui pemeriksaan antenatal care secara rutin sangat penting dilakukan.
Persalinan letak sungsang masih menjadi masalah dalam pelayanan kebidanan karena berhubungan dengan tingginya morbiditas dan mortalitas perinatal, terutama apabila persalinan dilakukan secara pervagina tanpa penanganan yang tepat. Persalinan sungsang memiliki risiko kematian bayi 4–5 kali lebih besar dibandingkan persalinan dengan presentasi kepala (Dinda et al, 2021). Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pemilihan metode persalinan, khususnya apabila presentasi sungsang disertai faktor risiko lain seperti oligohridramion. Pada kondisi tertentu, Sektio Caesarea (SC) dapat dipertimbangkan sebagai metode persalinan untuk mengurangi risiko komplikasi maternal dan neonatal. Dengan demikian, oligohidramnion memiliki keterkaitan dengan penentu metode persalinan melalui pengaruhnya terhadap keterbatasan mobilitas janin dan kemungkinan menetapnya presentasi sungsang yang selanjutnya memerlukan evaluasi obstetri dalam menentukan keamanan persalinan pervaginam maupun indikasi dilakukannya SC (Shabarina, Susilo and Setiawan, 2024).
Pada ibu nifas post SC, kebutuhan perawatan selama masa nifas menjadi lebih kompleks karena adanya luka insisi pada abdomen yang memerlukan perhatian khusus untuk mencegah terjadinya komplikasi. Risiko terjadinya komplikasi pada luka SC lebih tinggi dibanding dengan luka pada persalinan pervaginam, salah satunya adalah infeksi puerperalis. Tanda-tanda infeksi yang perlu diperhatikan meliputi rubor (kemerahan), calor (panas), tumor (bengkak), dolor (nyeri), dan functio laesa (gangguan fungsi). Penangan pencegahannya yaitu, jangan menyentuh daerah luka insisi dengan tangan, cuci tangan sebelum dan sesudah tindakan/perawatan luka, alat-alat perawatan luka yang akan digunakan harus dalam keadaan steril, bersihkan luka dengan menggunakan tekhnik septic dan antiseptic, setelah dibersihkan luka insisi ditutup kembali dengan verban. Jika tidak segera ditangani akan memperburuk kondisi, seperti pertonitis dan sepsis (Ulpawati, Susanti and Jannah, 2022).
Perawatan bayi baru lahir (BBL) juga menjadi aspek penting dalam pelayanan pascapersalinan. Bayi baru lahir memerlukan adaptasi terhadap lingkungan ekstrauterin sehingga membutuhkan asuhan yang tepat untuk mempertahankan kondisi fisiologisnya. Perawatan BBL meliputi menjaga kehangatan tubuh, pemberian ASI eksklusif, perawatan tali pusat, imunisasi dasar, serta pemantauan tanda bahaya neonatus. Perawatan yang optimal pada ibu nifas post SC dan bayi baru lahir diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi serta menurunkan risiko morbiditas dan mortalitas (Kumalasari, 2019).
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan tahun 2025, jumlah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Wonopringgo sebanyak 637 ibu hamil, dengan 303 ibu hamil mengalami risiko tinggi. Risiko tinggi tersebut antara lain kehamilan dengan Kekurang Energi Kronik (KEK) sebanyak 85 ibu hamil dan anemia sebanyak 2 ibu hamil. Kondisi kehamilan berisiko memerlukan pemantauan dan penatalaksanaan secara berkesinambungan untuk mencegah terjadinya komplikasi selama kehamilan maupun persalinan. Salah satu komplikasi yang dapat memengaruhi proses persalinan adalah persalinan dengan letak sungsang yang dapat menjadi indikasi dilakukannya persalinan secara Sectio Caesarea (SC). Berdasarkan data di RSIA Aisyiyah Pekajangan pada bulan Februari 2026 yang menunjukkan bahwa persalinan secara SC sebanyak 76,6%, sedangkan persalinan secara pervaginam sebanyak 23,4%. Tingginya persalinan SC tersebut juga berkaitan dengan adanya riwayat SC pada persalinan sebelumnya sebanyak 90 kasus dan letak sungsang sebanyak 83 kasus. Berdasarkan data diatas penulis tertarik untuk mengambil LTA dengan judul “Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. L di Desa Galang Pengampon Wilayah Kerja Puskesmas Wonopringgo Kabupaten Pekalongan”.
Aghadiati, F. (2021) “Hubungan asupan gizi, tinggi fundus uteri dan sosial ekonomi dengan berat bayi lahir,” Scientia Journal, 8(1).
Aini, S.N. and Yanti, J.S. (2021) “Asuhan Kebidanan Pada Ibu Hamil dengan Anemia Ringan,” Jurnal Kebidanan Terkini, Vol. 01 No, pp. 32–44. Available at: https://jom.htp.ac.id/index.php/jkt.
Arbaatin, T. et al. (2024) “Pemberdayaan Ibu Hamil?: Upaya Penanggulangan Kekurangan Energi Kronis dan Anemia untuk Kesehatan Janin yang Optimal,” 1(1), pp. 90–96.
Aulya, Y. et al. (2021) “Efektifitas Jus Buah Naga Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester 3,” Jurnal Smart Kebidanan, Vol 8 No 1(1), pp. 54–63. Available at: https://doi.org/http://dx.doi.org/10.34310/sjkb.v8i1.430.
Batool, A. et al. (2024) “Correlation between oligohydramnios and anaemia in the third trimester of pregnancy?: A study in a tertiary care hospital in Pakistan .,” Nigerian Medical Journal, 65(3), pp. 313–319.
Damayanty, S. et al. (2024) “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kehamilan Risiko Tinggi di Klinik Evie Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024,” Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 2(3). Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.61132/obat.v2i3.675.
Dinda, N., Saleha, S. and Haruna, N. (2021) “Manajemen Asuhan Kebidanan Intranatal Patologi dengan Persalinan Letak Sungsang,” Jurnal Midwifery, 3(2), pp. 88–101. Available at: https://doi.org/10.24252/jmw.v3i2.24345.
Dinkes, P. (2024) Profil Kesehatan. Pekalongan: Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan. Available at: https://dinkes.pekalongankab.go.id/%0ADinas.
Fatimah, S., Heryani, S. and Mukti, A.S. (2023) “The Effect of Giving Green Extract on Increasing Hemoglobin Levels of Anemic Pregnant Women,” Jurnal Kesehatan Madani Medika, 14(01), pp. 76–81.
Fatmawati, L. et al. (2021) “Pengaruh Makan Manis Terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Berat Badan Lahir Renda” Journals of Ners Community, Vol. 12 No, pp. 50–58. Available at: https://doi.org/10.5281/zenodo.5226007.
Feriani, P., Liwu, D.S. and Rantikasari, L.S. (2026) “Intervensi Edukasi Kesehatan tentang Perawatan Luka Operasi Sectio Caesarea bagi Ibu Postpartum di Rumah Sakit Umum Daerah Taman Husada Bontang,” Jurnal Pengabdian untuk Kesejahteraan Umat, 4(1), pp. 51–62. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.30650/jp.v4i1.4964.
Fitriany, J. and Saputri, A.I. (2022) “Anemia Defisiensi Besi. Jurnal,” Kesehatan Masyarakat, 4(1202005126), pp. 1–30.
Gustina (2025) “Asuhan keperawatan pada ny.f dengan post sectio caesarea,” Jurnal Ilmu Kesehatan, Vol. 4 No., pp. 107–114. Available at: https://journal-mandiracendikia.com/jikmc%0Aeducation.
Harahap, N.R. (2019) “Pijat Bayi Meningkatkan Berat Badan Bayi Usia 0-6 Bulan,” Jurnal Kesehatan Prima, Vol 13 No(2), pp. 99–107. Available at: https://doi.org/10.32.807/jkp.v13i2.226.
Hasanah, D.N., Febrianti and Minsarnawati (2013) “Kebiasaan Makan Menjadi Salah Satu Penyebab Kekurangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil,” Jurnal Kesehatan Reproduksi, Vol. 3 No., pp. 91–104. Available at: https://media.neliti.com/media/publications-test/106703-kebiasaan-makan-menjadi-salah-satu-penye-01b24831.pdf.
Hety, D.S. and Susanti, I.Y. (2021) “Inisiasi Menyusu Dini Terhadap Kelancaran ASI Pada ibu Menyusui Bayi Usia 0 – 1 Bulan di Puskesmas Kutorejo,” Journal for Quality in Women’s Health, Vol. 4 No.(1), pp. 123–130. Available at: https://doi.org/10.30994/jqwh.v4i1.99.
Hidayati, N. (2022) “Gambaran Ibu Bersalin dengan Oligohidramnion Di Rumah Sakit Bersalin Permata Hati Kota Metro,” Jurnal Kesehatan Wira Buana, 11(6), pp. 1–9.
Hoga, D., Boa, G.F. and Agustine, U. (2022) “Kebutuhan Personal Hygiene Pada Pasien Dengan Post Sectio Caesarea,” Jurnal Keperawatan Sumba, 1, pp. 8–14. Available at: https://jurnal.poltekeskupang.ac.id/index.php/jks%0.
Idaningsih, A. (2021) “Asuhan Kebidanan Kehamilan - Google Books,” LovRinz Publishing, p. 116.
Januarto, A.K. and dkk (2021) Pedoman Pelayanan Antenatal, Persalinan, Nifas, dan Bayi Baru Lahir. Edited by E. Mulati. Ja: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Jateng, D. (2024) “Jawa Tengah,” p. 55. Available at: https://dinkesjatengprov.go.id.
Kementrian, K.R.I. (2024) Profil Kesehatan. Edited by F. Sibuea. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Available at: http://www.kemkes/go.id.
Kementrian Kesehatan, R. (2007) “Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 369/Menkes/Sk/III/2007 Tentang Standar Profesi Bidan,” Kemenkes RI, p. 3.
Khodijah, U.P. and Rohaeni, E. (2023) “Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. S Dengan Anemia Sedang di Praktik Mandiri Bidan L,” Jurnal Kebidanan Besurek, Vol 8 No 2(2), pp. 15–26. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.51851/jkb.v8i2.432.
Khoiriyah, E. (2022) “Edukasi Kelainan Letak Pada Ibu Hamil,” Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 3(02), pp. 85–90.
Kumalasari (2019) “Penilaian Apgar Skor Bayi Baru Lahir,” Jurnal Kebidanan. 02(03), pp. 351–366. Available at: https://ojs.gelcipnus.org/index.php/jkip.
Kusumastuti, T. et al. (2023) “Kehilangan Energi Kronis Pada Ibu Hamil: Faktor Resiko dan Dampak,” Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(September), pp. 2719–2726. Available at: https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jkt/article/view/15777.
Lindo, M. and Wildan, D.R. (2023) “Ketuban Pecah Dini dan Oligohidramnion pada Kehamilan Preterm,” Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab, 1(2), pp. 81–87.
Lubis, R. et al. (2025) “Efektivitas Konsumsi Buah Naga dan Pemberian Tablet Fe Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Dengan Anemia,” Jurnal Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia, 05(02), pp. 418–430. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.59946/jfki.2025.488.
Madiyanti, D.A., Anggraeni, S. and Melinda, A. (2018) “Hubungan Asupan Protein Dengan Penyembuhan Luka Pada Pasien Post SC,” Jurnal Ibu dan Anak, Vol 3 No 2(6), pp. 1–9. Available at: https://share.google/PuMmBvHezLMzk5TkD.
Mamuroh, L. et al (2024) “Kebutuhan Dasar Pada Ibu Post Partum Pasca Sectio Ceasaria di Ruang Jade Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Slamet Garut,” Jurnal Kreativitas Pengabdian Masyarakat, Vol 7 No 2, pp. 668–677. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i2.12885.
Mulyainuningsih, W.O.S. et al (2021) “Asuhan Keperawatan Pada Ibu Post SC,” Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, Vol 1 No 3, pp. 400–407. Available at: https://share.google/l459s1VyoMhW36gSg.
Munandar, A. (2020) Ilmu Kebidanan Teori, Aplikasi dan Isu dokumentasi varney. Edited by A. Munandar. Bandung: Penerbit Media Sains Indonesia. Available at: www.penerbit.medsan.co.id.
Nisma, Hidayah, N. and Rahmawati, N. (2022) “Hubungan komplikasi kehamilan dengan tindakan seksio sesarea di kota pontianak,” Scientific Journal of Nursing, Vol 8, No, pp. 291–297. Available at: https:%5C%5C1039-Article Text-5191-1-10-20220629 (2).pdf.
Nuha, M.U., Nuryati, M. and Khomsatun, S. (2025) “Pelayanan Unggulan?: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Asuhan Keperawatan Post Partum dengan Sectio Caesarea ( SC ),” Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan, Volume. 2(November), p. Hal. 63-70. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.62951/unggulan.v2i4.2343.
Nursasih, N., Melisa, W. and Angin, P. (2026) “Persalinan Sectio Caesarea di Rumah Sakit Syafira Kota Pekanbaru,” Jurnal Kesehatan Indonesia Peduli, 02(03), pp. 351–366. Available at: https://ojs.gelcipnus.org/index.php/jkip.
Parapat, F.M., Haslin, S. and Siregar, R.N. (2022) “Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Asi Eksklusif,” Jurnal Kesehatan Tambusai, Vol 3 No 2, pp. 16–25. Available at: https://pdfs.semanticscholar.org/69e1/fa1b1438bd0541d0a4aff2d078e66251d1b9.pdf.
Patimah, S. (2025) “Implementasi Asuhan Kebidanan Continuity of Care Dalam Menangani Kehamilan Dengan Oligohidramnion Pada Ny . A di Wilayah Puskesmas Kayu Tangi Kota Banjarmasin Implementation of Continuity of Care Midwifery Care in Handling Pregnancy with O,” Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab, 8, pp. 755–763.
Purba, N.H. et al (2023) “Adaptasi Perubahan Fisiologis Masa Nifas,” Jurnal Sains Kesehatan, Vol. 30 No(1), pp. 26–31. Available at: https://www.academia.edu/download/103537987/pdf.pdf.
Rahmawati, M. et al. (2025) “Kekurangan Energi Kronis” Jurnal Kesehatan Wira Buana, 9(2), pp. 159–171.
Raskita, R.Y. and Ristica, O.D. (2022) “Asuhan Kebidanan Pada Bayi Baru Lahir Dengan Kunjungan Neonatus – 3,” Jurnal Kebidanan Terkini, Vol. 2 No.(November), pp. 280–287. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.25311/jkt/Vol2.Iss2.1026.
Salsabila, S., Siregar, R. and Simanjuntak, H. (2025) “Pengaruh Konsumsi Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Berat Badan Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronis,” Jurnal Kebidanan Besurek, Vol. 10 No(2), pp. 29–36. Available at: https://media.neliti.com/media/publications-test/106703-kebiasaan-makan-menjadi-salah-satu-penye-01b24831.pdf.
Sari, P.M., Suharmanto, S. and Oktafany, O. (2023) “Efektifitas Pemberian Vitamin A pada Ibu Nifas dan Bayi,” Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(2), pp. 499–506. Available at: https://doi.org/10.37287/jppp.v5i2.1430.
Sari, R.A., Sharief, S.A. and Istiqamah, E. (2022) “Asuhan Kebidanan Kehamilan dengan Ketidaknyamanan Sering Buang Air Kecil,” Window of Midwifery Journal, Vol. 03 No(01), pp. 32–41. Available at: http://jurnal.fkm.umi.ac.id/index.php/wom/article/view/wom3104.
Sarina and Trisnawati, Y. (2023) “Asuhan Kebidanan Kehamilan Dengan Resiko Tinggi Di Praktik Bidan Sri Satiarsih,” Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda 14(02), pp. 70–76. Available at: https://e-jurnal.anugerahbintan.ac.id.
Setyoraharjo, T. and Melati, N. (2022) “Mobilisasi Dasar Post SC,” Jurnal Ilmu Kesehatan, Vol 2 No 2, pp. 166–171. Available at: http://assyifa.forindpress.com/index.php/assyifa/index.
Shabarina, N.I., Susilo, T.E. and Setiawan, G.A.I. (2024) “Manajemen Fisioterapi Pada Kasus Post Sectio Caesarea E.C Oligohidramnion,” Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, Vol. 6, pp. 103–111. Available at: https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/zonabidan/article/view/960.
Simamora, D.L. (2015) “Hubungan Pengetahuan Bidan Terhadap Pemberian Vitamin K Pada Bayi Baru Lahir Dalam Pencegahan Defisiensi Vitamin K Pada Bayi Baru Lahir,” Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 1 No.(1), pp. 8–12. Available at: http://jqwh.org.
Siti, M. (2024) “Buku Ajar Asuhan Kehamilan D3 Kebidanan Jilid 3,” pp. 39–49.
Sukma, F., Hidayati, E. and Jamil, S.N. (2017) Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Edited by E.N. Ishmatika. Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Available at: https://doi.org/www.fkkumj.ac.id.
Suryaningsih et al. (2022) Buku Ajar Bayi Baru Lahir D3 Kebidanan Jilid I. Edited by T.M. Group. Jakarta Selatan: Mahakarya Citra Utama. Available at: www.mahakarya.academy.
Tauhid, L. and Purnamasari, G. (2022) “Asuhan Kebidanan Antenatal Dengan Letak Sungsang,” Jurnal Kesehatan Siliwangi, 2(3), pp. 1054–1065. Available at: https://doi.org/https://doi.org/10.34011/jks.v2i3.1057 1054.
Ulpawati, Susanti and Jannah, M. (2022) “Perawatan Luka Bedah Kebidanan Upaya Pencegahan Infeksi Pada Pasien Post Sectio Caesarea,” Zona Kebidanan, 12(2), pp. 55–64. Available at: https://ejurnal.univbatam.ac.id/index.php/zonabidan/article/view/960.
Undang-undang RI (2019) “Undang-undang RI No. 4 Tahun 2019 Tentang Kebidanan,” Tentang Kebidanan, (10), pp. 2–4.
Wathina, Z., Fajrin, S.L. and Syafira, D. (2023) “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Persalinan Sectio Caesarea,” Jurnal Kesehatan dan Teknologi, 2(1), pp. 6–7. Available at: https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/hitech.
Wulandari, R. et al. (2024) “Pengaruh Pemberian Telur Ayam Rebus Terhadap Berat Badan Pada Ibu Hamil Kurang Energi Kronis Di Wilayah Kerja Puskesmas Bontoa Tahun 2024,” Jurnal Kesehatan Tambusai, 5, pp. 13318–13323.
Yulianah, N. et al. (2025) “Pengaruh Telur Ayam Rebus Terhadap Penyembuhan Luka Post Sectio Caesaria di Rumah Sakit Panti Wilasa Semarang,” Jurnal Abdimas Kesehatan, Vol. 5 No., pp. 459–464. Available at: https://jurnal.stikesbethesda.ac.id/index.php/p/article/view/1020/517.
Yuliani, E. (2020) “Hubungan Riwayat Anemia saat Kehamilan dengan Kejadian Anemia Postpartum pada Ibu Nifas,” Jurnal Kebidanan, 12(Nov), pp. 102–107. Available at: https://share.google/PuMmBvHezLMzk5TkD.
Yuni, R. (2020) “Mutu Pelayanan Kebidanan Dan Kebijakan Kesehatan - Google Books,” Deepublish Digital, p. 303.
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |