Image Description

Publikasi

Karya Ilmiah Mahasiswa

Pencarian Spesifik

Kunjungan

Web Analytics

Detail Record


Kembali Ke sebelumnya

Hubungan Kecerdasan Emosi dan Tingkat Depresi dengan Ide Bunuh pada Remaja
Pengarang : Wahyu Meilinda, Hana Nafiah
Kata Kunci   :

Program Studi Sarjana Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Pekajangan Pekalongan
Juli, 2026

ABSTRAK
Wahyu Meilinda1, Hana Nafiah2
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSI DAN TINGKAT DEPRESI DENGAN IDE BUNUH DIRI PADA REMAJA

Introduction (Pendahuluan)
Masa remaja merupakan periode perubahan signifikan yang rentan terhadap masalah psikologis. Perubahan emosional yang tidak disertai kemampuan regulasi emosi yang baik dapat memicu depresi, yang apabila tidak tertangani dapat berkembang menjadi ide bunuh diri. Kecerdasan emosi berperan sebagai faktor protektif yang dapat menekan risiko tersebut.

Method (Metode)
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 108 siswa kelas XI SMK Muhammadiyah Bligo Kabupaten Pekalongan yang dipilih menggunakan cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan meliputi The Assessing Emotion Scale
(AES), Kutcher’s Adolescent depression Scale (KADS-6), dan Revised-Suicide Ideatio Scale (R-SIS). Analisis data yang digunakan adalah univariat dengan distribusi frekuensi, serta analisis bivariat dengan uji Fisher’s Exact Test.

Result (Hasil)
Sebanyak 105 responden (97,2%) memiliki kecerdasan emosi tinggi, 58 responden (53,7%) berada pada kategori kemungkinan depresi, dan 107 responden (99,1%) tidak memiliki ide bunuh diri. Hasil uji Fisher’s Exact Test menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan ide bunuh diri
(p-value = 1,000) maupun antara tingkat depresi dengan ide bunuh diri (p-value = 1,000).

Discussion (Diskusi atau Simpulan)
Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosi dan tingkat depresi dengan ide bunuh diri pada remaja di SMK Muhammadiyah Bligo Kabupaten Pekalongan. Meskipun prevalensi ide bunuh diri sangat rendah, tingginya proporsi kemungkinan depresi pada siswa kelas XI perlu mendapat perhatian serius melalui kolaborasi antara pihak sekolah dan tenaga kesehatan dalam upaya deteksi dini dan pencegahan masalah kesehatan mental remaja.


Undergraduate Program in Nursing
Faculty of Health and Sciences
University of Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

ABSTRACT
Wahyu Meilinda¹, Hana Nafiah²
THE RELATIONSHIP BETWEEN EMOTIONAL INTELLIGENCE AND DEPRESSION LEVEL WITH SUICIDAL IDEATION IN ADOLESCENTS

Introduction
Adolescence is a period of significant change that is vulnerable to psychological problems. Emotional changes unaccompanied by adequate emotional regulation skills can trigger depression, which, if left unaddressed, may develop into suicidal ideation. Emotional intelligence serves as a protective factor that can suppress this
risk.

Method
This study is a quantitative study with a correlational design and a cross-sectional approach. The sample consisted of 108 Grade XI students of SMK Muhammadiyah Bligo, Pekalongan Regency, selected using cluster random sampling. The measurement instruments used included The Assessing Emotion Scale (AES),
Kutcher's Adolescent Depression Scale (KADS-6), and the Revised Suicidal Ideation Scale (R-SIS). Data analysis employed univariate analysis with frequency distribution and bivariate analysis using Fisher's Exact Test.

Result
A total of 105 respondents (97.2%) had high emotional intelligence, 58 respondents (53.7%) fell into the possible depression category, and 107 respondents (99.1%) had no suicidal ideation. The Fisher's Exact Test results showed no significant relationship between emotional intelligence and suicidal ideation (p-value = 1.000), nor between depression level and suicidal ideation (p-value = 1.000).

Discussion
There is no significant relationship between emotional intelligence and depression level with suicidal ideation among adolescents at SMK Muhammadiyah Bligo, Pekalongan Regency. Although the prevalence of suicidal ideation was very low, the high proportion of possible depression among Grade XI students warrants
serious attention through collaboration between the school and healthcare professionals in efforts toward early detection and prevention of adolescent mental health problems.

Keywords: Adolescents, Emotional Intelligence, Depression, Suicidal Ideation,
Mental Health
NASKAH PUBLIKASI
Referensi

Amalia, R., & Haryani, J. B. (2024). Pentingnya Kecerdasan Emosi Pada Remaja. Journal Of Islamic Guidance and Counseling, 3(2), 636–646. https://doi.org/10.29300/istisyfa

Ambali, D. D. A., Palette, T., & Almar, J. (2021). Hubungan Depresi Dengan Kecenderungan Bunuh Diri Pada Remaja Di Kecamatan Sopai Kabupaten Toraja Utara Tahun 2021. Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif, 5(2), 174–186. https://doi.org/10.56437/jikp.v5i2.48

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023 dalam Angka.

Batubara, J. R. (2010). Adolescent Development (Perkembangan Remaja). 12(1), 21–29. https://doi.org/10.14238/sp12.1.2010.21-9

Ciarrochi, J., Deane, F. P., & Anderson, S. (2002). Emotional intelligence moderates the relationship between stress and mental health. Personality and Individual Differences, 32, 197–209. www.elsevier.com/locate/paid

Erikson, H. E. (1968). Identify Youth and Crisis 1. New York: W. W. Norton & Co.

Extremera, N., & Rey, L. (2016). Ability emotional intelligence and life satisfaction: Positive and negative affect as mediators. Personality and Individual Differences, 102, 98–101. https://doi.org/10.1016/j.paid.2016.06.051

Febrianti, D., & Husniawati, N. (2021). Hubungan Tingkat Depresi dan Faktor Resiko Ide Bunuh Diri pada Remaja SMPN. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1), 85–94. https://doi.org/10.37012/jik.v13i1.422

Gambhir, S. (2024). A Correlational Analysis of Emotional Intelligence and Gender on Suicide Ideation in Adolescents. The International Journal of Indian Psychology, 12(4), 1415–1420. https://doi.org/10.25215/1204.135

Goleman, D. (2025). Emotional Inteligence: Kecerdasan Emosional. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Gómez-López, M., Viejo, C., & Ortega-Ruiz, R. (2019). Psychological Well-Being During Adolescence: Stability and Association With Romantic Relationships. Frontiers in Psychology | Www.Frontiersin.Org, 1, 1772. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2019.01772

Gross, J. J. (2015). Emotion Regulation: Current Status and Future Prospects. Psychological Inquiry, 26(1), 1–26. https://doi.org/10.1080/1047840X.2014.940781

Hurlock, E. B. (1989). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Edisi 5). Jakarta: Erlangga.

Juliana, & Rozali, Y. A. (2017). Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Motivasi Belajar Pada Remaja. 9(2), 1–8.

Kemenkes. (n.d.-a). Depresi. Retrieved December 13, 2025, from https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/kelainan-mental/depresi

Kemenkes. (n.d.-b). Remaja 10-18 Tahun. Retrieved December 9, 2025, from https://ayosehat.kemkes.go.id/kategori-usia/remaja

Leblanc, J. C., Almudevar, A., Brooks, S. J., & Kutcher, S. (2002). Screening for Adolescent Depression: Comparison of the Kutcher Adolescent Depression Scale with the Beck Depression Inventory. Journal Of Child and Adolescent Psychopharmacology, 12(2), 113–126.

Lubis, N. L. (2016). Depresi Tinjauan Psikologis. Jakarta: Kencana.

Masriadi, Baharuddin, A., & Samsualam. (2021). Metodologi Penelitian (Kesehatan, Kedokteran dan Keperawatan). Jakarta Timur: CV. Trans Info Media.

Mayer, J. D., Salovey, P., & Caruso, D. R. (2004). Emotional Intelligence: Theory, Findings, and Implications Work-Life Strategies. Psychological Inquiry Copyright??), 15(3), 197–215.

Moutier, C. (2025). Perilaku Bunuh Diri - Gangguan Kesehatan Mental - Manual MSD Versi Konsumen. https://www.msdmanuals.com/id/home/gangguan-kesehatan-mental/perilaku-bunuh-diri/perilaku-bunuh-diri

Mukhlisa, P., Yohenda, S., Yanti, U., & Yarni, L. (2023). Kecerdasan Emosional/Emotional Intelligence (EQ). Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora, 2(1), 115–127. https://doi.org/10.59024/atmosfer.v2i1.656

Neherta, M., Sari, I. M., & Saputra, R. (2024). Pencegahan Ide Bunuh Diri Pada Remaja. Indramayu: PT. Adab Indonesia.

Nurikasari, N. (2022). Menyelisik Kecerdasan Emosi Untuk Meningkatkan Sikap Sosial. Malang: CV. Literasi Nusantara Abadi.

Pinzon, R. T., & Edi, D. W. R. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan. Penerbit Andi.

Pramana, R. D. (2014). Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dan Tingkat Depresi dengan Ide Bunuh Diri pada Peserta Dididk Kelas X SMK Farmasi Surabaya. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 2(3).

Putro, K. Z. (2017). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. APLIKASIA: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(1), 25–2. https://doi.org/10.14421/aplikasia.v17i1.1362

Quintana-Orts, C., Mérida-López, S., Rey, L., Neto, F., & Extremera, N. (2020). Untangling the emotional intelligence-suicidal ideation connection: The role of cognitive emotion regulation strategies in adolescents. Journal of Clinical Medicine, 9(10), 1–18. https://doi.org/10.3390/jcm9103116

Riyanto, A. (2019). Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Rudd, M. D. (1989). The Prevalence of Suicidal Ideation among College Students. Suicide and Life-Threatening Behavior, 19(2), 173–183. https://doi.org/10.1111/j.1943-278X.1989.tb01031.x

Santrock, J. W. (2019). Adolescent (17th ed.). McGraw-Hill.

Schutte, N. S., Malouff, J. M., & Bhullar, N. (2009). The Assessing Emotions Scale. 119–134. https://doi.org/10.1007/978-0-387-88370-0_7

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. www.cvalfabeta.com

Sukarno, S. (2020, February 26). Diduga Masalah Asmara, Siswi MAN di Pekalongan Gantung Diri di Pintu Kamar. https://jateng.inews.id/berita/diduga-masalah-asmara-siswi-man-di-pekalongan-gantung-diri-di-pintu-kamar

Suryana, E., Hasdikurniati, A. I., Harmayanti, A. A., & Harto, K. (2022). Perkembangan Remaja Awal, Menengah dan Implikasinya Terhadap Pendidikan. Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME), 8(3), 1978–1928. https://doi.org/10.58258/jime.v9i1.3494

Susanto, W. (2025). Deteksi Dini dan Pencegahan Risiko Bunuh Diri pada Remaja. Cermin Dunia Kedokteran, 52(6), 379–385.

Warastri, A. (2021). Kecerdasan Emosi: Strategi Untuk Mencapai Kesuksesan. Yogyakarta: Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta. www.unisayogya.ac.id

WHO. (2025a, May 23). Suicide Worldwide in 2021: Global Health Estimates. https://www.who.int/publications/i/item/9789240110069

WHO. (2025b, June 30). Adolescent Health. https://www.who.int/health-topics/adolescent-health/#tab=tab_1

WHO. (2025c, September 1). Adolescent Mental Health. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/adolescent-mental-health

Wirawan, N. A. (2024, October 25). Angka Kasus Bunuh Diri di Indonesia Meningkat 60% dalam 5 Tahun Terakhir. https://data.goodstats.id/statistic/angka-kasus-bunuh-diri-di-indonesia-meningkat-60-dalam-5-tahun-terakhir-2FzH6


Properti Nilai Properti
Organisasi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Email umpp.pekalongan@yahoo.com
Alamat Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan
Telepon (0285) 7832294
Tahun 2026
Kota Pekalongan
Provinsi Jawa Tengah
Negara Indonesia