Program Studi Sarjana Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Maret, 2026
ABSTRAK
Gambaran Kesehatan Mental Anak Usia Prasekolah di Wilayah Rob Puskesmas Tirto II
Aina Rokarla1, Eka Budiarto2
Latar Belakang: Dampak banjir tidak hanya dapat merusak fisik lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan mental anak prasekolah yang berada pada masa emas perkembangan, yaitu aktivitas bermain anak akan dibatasi, kegiatan belajar mengajar terganggu, interaksi sosial, serta menimbulkan ketakutan, kecemasan, dan perilaku menarik diri. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kesehatan mental anak usia prasekolah di wilayah rob Puskesmas Tirto II.
Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik Accidental Sampling sebanyak 210 anak prasekolah (3–6 tahun) di wilayah Puskesmas Tirto II. Mengunakan kuesioner Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). Analisis data dilakukan secara univariat untuk menunjukkan distribusi frekuensi dan persentase terkait karakteristik responden serta lima domain utama kesehatan mental anak, yaitu gejala emosional, masalah perilaku, hiperaktivitas, masalah teman sebaya dan perilaku prososial.
Hasil: Hasil penelitian ini karakteristik anak usia prasekolah di wilayah Puskesmas Tirto II menunjukkan bahwa mayoritas rata-rata usia 4,43 tahun, dengan jenis kelamin perempuan (52,9%), berasal dari keluarga dengan tingkat ekonomi kurang dari UMR (81,4%), serta sebagian besar merupakan anak bungsu (55,2%). Secara umum, anak memiliki kesehatan mental normal dan perilaku prososial baik (94,3%). Namun, terdapat 14,3% anak dengan tingkat kesulitan abnormal, terutama pada aspek emosional (19,5%) dan interaksi teman sebaya (17,6%), sehingga diperlukan rujukan kepada tenga kesehatan seperti psikolog atau psikiater.
Simpulan: Kesehatan mental anak prasekolah di wilayah Puskesmas Tirto II dalam kategori yang normal. Namun, ada terdapat hasil borderline yang memerlukan bimbingan dan pengawasan, serta abnormal yang perlu dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk perawatan lebih lanjut.
Kata Kunci: Kesehatan Mental, Anak Prasekolah, Banjir Rob, Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ).
Daftar pustaka: 54 (2016-2025)
Abidin, M. (2023). Analysis Of Hyperactive Child Behavior And Handling Efforts In Education. Al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1), 25–46. https://doi.org/10.33477/alt.v8i1.4489
Anayanti Rahmawati, et. al (2025). Identifikasi Penyebab Stres Pada Anak Usia Dini. Jurnal Kumara Cendekia, 13, 824–833. https://doi.org/10.20961/kc.v13i4.115550
Anggeriyane, E., Baiti, N., Azmi, A. N., & Lestari, S. (2024). Analisis Gambaran Kejadian Masalah Mental Emosional Anak Usia Prasekolah Di Taman Kanak-Kanak (Tk): Studi Deskriptif Analysis of The Incidence of Mental and Emotional Problems in Preschool Children in Kindergartens: Descriptive Study. In Jurnal Sains Kesehatan (Vol. 31, Number 3).
Arif, N., Mansur, R., & Kep, M. (2019). Tumbuh Kembang Anak Usia Prasekolah (I. M. S. Meri Neherta, Ed.). Andalas University Press.
Atiek Murharyati et al. (2021). Keperawatan Jiwa Mengenal Kesehatan Mental. Ahlimedia Press.
Atina Balqis Izzah. (2023). Pola Asuh Holistik Solusi Perundungan Perspektif Al-Qur’an (Abd Muid N, Ed.). Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran.
Bahri Ghazali. (2016). Kesehatan Mental I. Harakindo Publishing.
Cecep Dani Sucipto. (2020). Metodologi Penelitian Kesehatan. Gosyen Publishing.
Chen, C. Y., Filgueiras, A., Squires, J., & Landeira-Fernandez, J. (2016). Examining the factor structure of an early childhood social emotional screening assessment. In Journal of Special Education and Rehabilitation (Vol. 17, Numbers 3–4, pp. 89–104). Institute of Special Education and Rehablitation. https://doi.org/10.19057/jser.2016.12
Diana Vidya Fakhiyani. (2019). Kesehatan Mental (Mohammad Thoha, Ed.). Duta Media Publishing.
El-Fath, D. D. I., Atmodjo, W., Helmi, M., Widada, S., & Rochaddi, B. (2022). Analisis Spasial Area Genangan Banjir Rob Setelah Pembangunan Tanggul di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Indonesian Journal of Oceanography, 4(1), 96–110. https://doi.org/10.14710/ijoce.v4i1.13254
Enny Fitriahadi, Y. P. (2020). Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Anak Usia 3-6 Tahun Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Tinggede, Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah Indonesia. Jurnal Kesehatan, (2) 2020, 183-191. https://doi.org/10.23917/jk.v13i2.10621
Euis Kurniati, el. al (2022). Pemulihan Pascabencana pada Anak Usia Dini dalam Perspektif Teori Ekologi. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 579–587. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.1026
Fauziah Nasution, Nur Hijriyati Waisa, Salsabila Aulia, & Iis Rosidah. (2024). Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Melalui Teman Sebaya di TK Al Fiqri School. Ta’rim: Jurnal Pendidikan Dan Anak Usia Dini, 5(1), 141–147. https://doi.org/10.59059/tarim.v5i1.994
Fukuya, Y., Fujiwara, T., Isumi, A., Doi, S., & Ochi, M. (2021). Association of Birth Order With Mental Health Problems, Self-Esteem, Resilience, and Happiness Among Children: Results From A-CHILD Study. Frontiers in Psychiatry, 12. https://doi.org/10.3389/fpsyt.2021.638088
Garzia, M., Yufiarti, Y., & Hartati, S. (2019). Perbedaan Kesiapan Sekolah Anak Usia Dini di Daerah Pesisir Ditinjau dari Status Ekonomi Orang Tua dan Parenting. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 470. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i2.239
I Made Laut Mertha Jaya. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Quadrant Yogyakarta.
Idaiani, S., Sapardin, A. N., & Sulistiowati, E. (2015). Gender, family income, and the risk of mental emotional disorders in selected population. In Health Science Journal of Indonesia (Vol. 6, Number 1).
Ignasia Yunita Sari, et. al (2021). Mental Health Emotional Behavior Conditions of Preschool Age Children During The Covid-19 Pandemic in Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Madani Medika, 12(02), 166–172.
Irawati Ismail, et. al. (2018). Petunjjuk Pelayanan Kesehatan Jiwa di Sekolah Terintegrasi Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) (D. M. D. P. Mangaweang Lina R, Ed.; Cetakan Ke 3). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Irjus Indrawan, H. W. (2020). Pendidikan Anak Prasekolah (Abdul Rahmat, Ed.). Pena Persada. https://www.researchgate.net/publication/342121687
Istiqomah. (2017). Parameter Psikometri Alat Ukur Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). Psympathic?: Jurnal Ilmiah Psikologi, 4(2), 251–264. https://doi.org/10.15575/psy.v4i2.1756
Jufrizal et al. (2023). Buku Ajar Keperawatan Bencana (Putu Intan Daryaswanti, Ed.). Sonpedia Publishing Indonesia. https://doi.org/978-623-8417-46-9
Kemenkes, RI. (2016). Pedoman Pelaksanaan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak.
Kousky, C. (2016). Impacts of Natural Disasters on Children. 26(1), 73. www.futureofchildren.org
Lukman Fauzi et al. (2021). Anak Usia Pra Sekolah, Bermain, Dan Media Digital (Natalia Desy Putriningtyas, Ed.). LPPM Universitas Negeri Semarang. http://lppm.unnes.ac.id
Maria Oce Yea, C. N. (2024). Kesehatan Mental Pemahaman, Pencegahan, dan Pengobatan. Media Penerbit Indonesia.
Napisa, S. (2022). Deteksi Dini Masalah Emosi dan Perilaku pada Anak Usia 4 – 11 Tahun di SDN 014 Campurjo. Mando Care Jurnal (MCJ), Vol. 1 No. 2. https://doi.org/https://doi.org/10.55110/mcj.v1i2.80
Neneng Fitria Ningsih et al. (2022). Keperawatan Anak (Arif Munandar, Ed.). Media Sains Indonesia. www.penerbit.medsan.co.id
Nur Lulu Anisa, E. W. (2021). Problema Pendidikan Anak Pesisir Pantai Desa Grogol Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon. Dimasejati, Vol.3 No.2, 167-176.
Nurasyiah, R., & Atikah, C. (2023). Karakteristik Perkembangan Anak Usia Dini. Khazanah Pendidikan, 17(1), 75. https://doi.org/10.30595/jkp.v17i1.15397
Nurhayati. (2025). Analisis Signifikansi Perkembangan Emosional dan Perilaku Anak dengan Pengasuhan Orangtua melalui Strength and Difficulties Questionnaire. In Jurnal Tinta (Vol. 7, Number 1).
Nurseha, et. al (2025). Asuhan Kebidanan Holistik Untuk Neonatus, Balita dan Anak Prasekolah. Nuansa Fajar Cemerlang. https://www.google.co.id/books/edition/ASUHAN_KEBIDANAN_HOLISTIK_UNTUK_NEONATUS/arGNEQAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=kesehatan+mental+anak+prasekolah+adalah&pg=PA36&printsec=frontcover
Peraturan Daerah. (2024). Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan Nomor 8 Tahun 2024 RPJPD 2025-2045.
Puspitasari, R. N., Al Baqi, S., & Sari, I. F. (2025). Prosocial Behavior Among Preschool Children in Coastal and Highland Regions of East Java: A Descriptive Comparative Study. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 10(3), 459–469. https://doi.org/10.14421/jga.2025.103-03
Rahmaputri, N. G., Kurniawati, L., & Yulindrasari, H. (2025). Urutan Kelahiran Dalam Keluarga Dengan Kecerdasaen Emosional Anak Usia Dini. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Studi Islam As-Sibawayhie, Vol. 1 No. 2.
Rahmawati, M., & Latifah, M. (2020). Penggunaan Gawai, Interaksi Ibu-Anak, dan Perkembangan Sosial-Emosional Anak Prasekolah. Jurnal Ilmu Keluarga Dan Konsumen, 13(1), 75–86. https://doi.org/10.24156/jikk.2020.13.1.75
Ramli Utina, N. K. dan T. (2018). Ekosistem dan Sumber Daya Alam Pesisir Penerapan Pendidikan Karakter Konservasi. Deepublish.
Rizkiah, A. et. al. (2020). Sistem Pendeteksi Dini Kesehatan Mental Emosional Anak Usia 4-17 Tahun Menggunakan Metode Forward Chaining. Jurnal Sistem Informasi, Teknologi Informatika Dan Komputer, Volume 10, Nomor 2. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/just-
Ruhban Ruzziyatno. (2021). Modul 8 Pengelolaan Wilayah Pesisir Pelatihan Pengelolaan Banjir Terpadu. Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Air dan Permukiman.
Salamor, A. M., Salamor, Y. B., & Ubwarin, E. (2020). Trauma Healing Dan Edukasi Perlindungan Anak Pasca Gempa Bagi Anak-Anak Di Desa Waai. Communnity Development Journal, 1(3), 317–321.
Sandy Ardiansyah et al. (2023). Kesehatan Mental (Neila Sulung, Ed.). Global Eksekutif Teknologi. www.globaleksekutifteknologi.co.id
Setianingsih, et. al. (2019). Studi Komparasi Status Sosial Ekonomi Orangtua Dengan Resiko Gangguan Mental Emosional Pada Anak Usia Prasekolah Di Kabupaten Klaten. Jurnal Ilmu Kesehatan, VOL. 14 No. 01, 2019.
Siera Saharani, et. al. (2021). Perkembangan Perilaku Prososial Anak Usia 4-5 Tahun Di Tk Mardi Putra 01 Kota Batu. Jurnal Pendidikan, Pengasuhan, Kesehatan, Dan Gizi Anak Usia Dini (JP2KG AUD), Vol. 2 No.1. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jt
Siti Dea Ananda, et. al. (2021). Advokasi dan Deteksi Dini Gangguan Tumbuh Kembang pada Anak di Masyarakat Pesisir Baubau. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara), 3 Nomor.1 Maret 2021. https://doi.org/https://doi.org/10.57214/pengabmas.v3i1.791
Slamet Widodo et al. (2023). Buku Ajar Metode Penelitian. Science Techno Direct.
Subekti, N., & Nurrahima, A. (2019). Gambaran Keadaan Mental Emosional Anak Usia Prasekolah di Wilayah Pesisir.
Suminar, D. R., & Hamidah, H. (2021). Membangun kesehatan mental anak usia dini dengan pengasuhan positif. Indonesia Berdaya, 2(1), 13–20. https://doi.org/10.47679/ib.202175
Suryanti, et. al. (2019). Pengelolaan Wilayah Pesisir Terpadu. UNDIP Press Universitas Diponegoro Semarang.
Syamsul Ishak, et. al,. (2023). Bunga Rampai Metodologi Penelitian Kesehatan (Syaiful Bahri, Ed.). Media Sains Indonesia. www.medsan.co.id
Untariana, A. F., & Sugito, S. (2022). Pola Pengasuhan Bagi Anak Berdasarkan Urutan Kelahiran. Jurnal Obsesi?: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 6940–6950. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2359
Viv Djanat Prasita, et. al (2023). Pemanfaatan Sumberdaya Lahan Pesisir Berbasis Daya Dukung Lingkungan Dalam Menghadapi Perubahan Iklim Global. UHTPress.
Yuliandar, et. al. (2019). Kesehatan Mental Anak Dan Remaja. Graha Ilmu.
Zaimatus Septiana, N., & Brahmani Laras, P. (2023). Addressing Emotional and Behavioral Problems in Early Childhood by Using the Strength and Difficulties Questionnaire (SDQ). 4(2), 2715–3622. https://doi.org/10.18860/pres.v4i2.19530
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |