Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Juli, 2025
ABSTRAK
Ridya Sholihatul Brilianti, Nuniek Nizmah Fajriyah, Sueni Yuliati
"Penerapan Terapi Kompres Hangat Menggunakan Warm Water Zack (WWZ) Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Dyspepsia di Ruang Seruni RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan"
Latar belakang: Dispepsia merupakan gangguan pencernaan yang sering dikeluhkan pasien, terutama pada bagian epigastrium. Gejala utama adalah nyeri yang mempengaruhi kenyamanan dan kualitas hidup. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang efektif dalam mengurangi nyeri adalah terapi kompres hangat. Warm Water Zack (WWZ) merupakan media kompres yang mudah digunakan dan aman, membantu meningkatkan sirkulasi darah serta mengurangi ketegangan otot.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas terapi kompres hangat menggunakan Warm Water Zack (WWZ) dalam menurunkan skala nyeri pada pasien dyspepsia.
Metode: Studi dilakukan dengan pendekatan studi kasus pada pasien dyspepsia dengan riwayat diabetes melitus. Intervensi dilakukan selama 3 hari menggunakan kompres hangat WWZ dua kali sehari selama 15–20 menit. Skala nyeri dievaluasi menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil: Terdapat penurunan skala nyeri yang signifikan, dari skala 7 menjadi 2 dalam waktu tiga hari setelah dilakukan terapi kompres hangat. Hasil ini menunjukkan bahwa intervensi non-farmakologis seperti WWZ efektif dalam membantu penurunan nyeri epigastrik pada pasien dyspepsia.
Simpulan: Penerapan kompres hangat menggunakan Warm Water Zack (WWZ) terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien dyspepsia. Intervensi ini aman, praktis, dan dapat dilakukan secara mandiri oleh pasien. Diperlukan edukasi dan pendampingan perawat untuk meningkatkan penerapan terapi ini sebagai bagian dari intervensi keperawatan holistik.
Kata Kunci : Dyspepsia, Epigastrium, Nyeri, Penurunan Skala, Terapi Kompres Hangat, Warm Water Zack (WWZ)
Bachrudin, M. (2017). Patofisiologi NyerI (PAIN). e-Journal.
Carlson, & Kurnia, B. (2020). Tatalaksana Demam pada Anak. Cermin Dunia Kedokteran, 47(11), 698. https://doi.org/10.55175/cdk.v47i11.1200
Giri Susilo et al. (2022). Buku Modul Standar Operasional Prosedur (SOP) Keterampilan Keperawatan. Lembaga Omega Medika.
Manurung, N. (2018). Keperawatan Medikal Bedah Konsep, Mind Mapping Dan Nanda Nic Noc Solusi Cerdas Lulus Ukom Bidang Keperawatan. CV.Trans Info Media.
Ni wayah Rahayu et al. (2023). Bunga Rampai Manajemen Nyeri. PT Media Pustaka Indo.
Putra, H. (2020). Fisiologi Nyeri. Anesthesiology, 105(4), 864–864.
Ramdhanie, G. G., Rukmasari, E. A., & Lestari, A. P. (2024). Intervensi Art Therapy dalam menurunkan skala nyeri akut pada anak post laparotomi eksplorasi. Ners Muda, 5(2), 265. https://doi.org/10.26714/nm.v5i2.15218
Riskesdas. (2021). Rencana Aksi Program Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Tahun 2020 - 2024. Rencana AKSI Program P2P, 2021, 86. http://www.jikm.unsri.ac.id/index.php/jikm
Sangadji, F., & Geglorian, R. (2021). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah I.
Smeltzer, S. C. (2021). Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddarth?: Alih bahasa , Devi Yulianti, Amelia Kimin?:Editor Edisi Bahasa Indonesia, Eka Anisamardella. –Ed. 12. Jakarta: Egc.
Syaripudin Ahmad. (2019). Konsep Manajemen Nyeri Dengan Hipnoterapi. Nuha Medika.
Tamsuri. (2018). Konsep dan Penatalaksanaan Nyeri. EGC.
Zakiyah Ana. (2020). Nyeri Konsep dan Penatalaksanaan Dalam Praktik Keperawatan Berbasis Buku. Salemba Medika.
Nuniek Nizmah Fajriyah, E. M. (2022). Manajemen Ulkus Diabetikum Sebuah Kajian. Yogyakarta: Penerbit Deepubhlish Digital.
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |