Image Description

Publikasi

Karya Ilmiah Mahasiswa

Pencarian Spesifik

Kunjungan

Web Analytics

Detail Record


Kembali Ke sebelumnya

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.B DI DESA KWAGEAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOPRINGGO KABUPATEN PEKALONGAN
Pengarang : Aisah, Nina Zuhana
Kata Kunci   :

Angka Kematian Ibu (AKI) adalah jumlah kematian ibu yang diakibatkan oleh kehamilan, persalinan, dan pasca persalinan yang mencakup ruang lingkup di setiap 100.000 kelahiran hidup. AKI merupakan salah satu indikator dalam menentukan derajat kesehatan masyarakat suatu wilayah karena sensitivitasnya terhadap perbaikan pelayanan kesehatan, baik dari sisi aksesibilitas maupun kualitas. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Tahun 2025, Angka Kematian Ibu (AKI) tercatat sebesar 112,33 per 100.000 kelahiran hidup, yang menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 152,25 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2024. Penurunan angka tersebut mengindikasikan adanya peningkatan dalam upaya pelayanan kesehatan ibu, baik selama masa kehamilan, persalinan, maupun masa nifas. (Kemenkes RI, 2025).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Tahun 2025, jumlah ibu hamil di Kabupaten Pekalongan tercatat sebanyak 14.809 orang yang tersebar di 26 Puskesmas dan seluruh ibu hamil telah melakukan kunjungan antenatal pertama (K1) sebesar 100%. Selain itu, cakupan kunjungan antenatal 6 kali (K6) mencapai 97,0%, yang menunjukkan tingginya akses pelayanan kesehatan ibu selama masa kehamilan. Di wilayah kerja Puskesmas wonopringgo tercatat 2 kasus AKI pada tahun 2025 dengan penyebabnya antara lain yaitu terdiri dari 1 kematian pada masa kehamilan dan 1 kematian pada masa nifas, jumlah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Wonopringgo tercatat sebanyak 837 orang. jumlah ibu hamil dengan risiko tinggi di Puskesmas wonopringgo sebanyak 234 dari total 837 ibu hamil (27,96%). Dari jumlah tersebut, sebanyak 33,8% (79 orang) merupakan ibu hamil usia di atas 35 tahun, 23,9% (56 orang) memiliki riwayat persalinan sesar (SC), 1,3% (3 orang) mengalami anemia, dan 1,3% (3 orang) memiliki indeks massa tubuh (IMT) di atas 30 kg/m². Sedangkan jumlah Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Pekalongan tahun 2025 sebesar 12,6 per 1.000 kelahiran hidup (146 kasus) (Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, 2024).

Salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko pada kehamilan adalah anemia. Anemia pada ibu hamil ditandai dengan kadar hemoglobin kurang dari 11 g/dL pada trimester I dan III, atau kurang dari 10 g/dL pada trimester II. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh defisiensi zat besi, yang dapat terjadi akibat rendahnya asupan zat besi dari makanan, gangguan penyerapan zat besi dalam tubuh, atau kehilangan zat besi berlebihan, seperti akibat perdarahan (Nurul Huda, 2025).

Ibu hamil dengan kadar hemoglobin (Hb <10 g/dL) memiliki risiko 2,25 kali lebih besar untuk melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) dibandingkan ibu dengan kadar Hb normal. Sementara itu, ibu hamil yang mengalami anemia berat berisiko 4,2 kali lebih tinggi melahirkan bayi BBLR. Selain berdampak pada bayi, anemia pada kehamilan juga dapat meningkatkan risiko kematian ibu hingga 3,5 kali lebih besar dibandingkan ibu hamil yang tidak mengalami anemia (Ariastuti Prabandari Putri, 2022)
Salah satu komplikasi yang rentan terjadi pada kehamilan dengan anemia dapat meningkatnya risiko kelahiran prematur, kematian ibu dan anak, serta penyakit infeksi. Anemia desifiensi zat besi pada ibu dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin atau bayi saat kehamilan maupun setelahnya. Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2024 menyatakan bahwa di Indonesia sebesar 27,7% ibu hamil mengalami anemia. Bila dilihat berdasarkan umur 35-44 sebesar 39,6% diikuti kelompok umur 25-34 sebesar 31,4% (Asyima, 2025)

Faktor yang dapat berkontribusi terhadap tingginya AKI adalah riwayat persalinan sebelumnya sectio caesarea. Kehamilan dengan riwayat SC dikategorikan sebagai kehamilan berisiko tinggi karena adanya jaringan parut pada dinding rahim yang bersifat kaku. Kondisi ini dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya ruptur uteri, terutama pada kehamilan selanjutnya atau saat proses persalinan (Grace, Wantania and Wagey, 2022).

kriteria serta tidak terdapat kontraindikasi obstetri. Keberhasilan VBAC sebelumnya justru menjadi salah satu faktor yang meningkatkan peluang keberhasilan persalinan normal pada kehamilan selanjutnya. wanita yang telah berhasil menjalani VBAC memiliki peluang keberhasilan persalinan pervaginam pada kehamilan berikutnya sekitar 85–90%, dengan risiko ruptur uteri yang lebih rendah dibandingkan wanita yang belum pernah berhasil menjalani VBAC. Oleh karena itu, setiap kehamilan harus dievaluasi secara individual melalui antenatal care yang komprehensif, pemberian konseling, serta persalinan dilakukan di fasilitas kesehatan yang mampu melakukan tindakan seksio sesarea darurat apabila diperlukan.
Ibu yang memiliki riwayat sectio caesarea (SC) masih berpeluang menjalani persalinan normal pervaginam setelah operasi caesar atau Vaginal Birth After Caesarean (VBAC). Setelah berhasil menjalani Vaginal Birth After Cesarean (VBAC), ibu tidak dibatasi hanya untuk satu kali persalinan normal. Pada kehamilan berikutnya, ibu tetap dapat merencanakan persalinan pervaginam apabila kondisi ibu dan janin memenuhi beberapa kriteria tertentu. Menurut pedoman Royal College of Obstetricians and Gynaecologists (2015). Persalinan normal umumnya dapat dipertimbangkan pada ibu dengan satu kali riwayat SC sebelumnya, menggunakan sayatan rahim melintang rendah, memiliki jarak kehamilan lebih dari 18–24 bulan, serta tidak mengalami komplikasi obstetri pada kehamilan saat ini. Namun, pada ibu dengan dua kali atau lebih riwayat SC, risiko ruptur uteri meningkat sehingga persalinan normal kurang dianjurkan dan persalinan caesar berulang lebih sering menjadi pilihan yang direkomendasikan
Berdasarkan catatan medis di RS Anugerah tahun 2025, tercatat sebanyak 1 ibu menjalani persalinan secara Vaginal Birth After Caesarea (VBAC) pada 3 bulan terakhir. Data tersebut menunjukkan bahwa sebagian ibu dengan riwayat seksio sesarea memilih untuk mencoba persalinan pervaginam pada kehamilan berikutnya setelah memenuhi syarat dan mendapatkan rekomendasi tenaga kesehatan. Namun, 99% sebagian ibu lainnya tetap memilih menjalani seksio sesarea berulang (repeat sectio caesarea) karena berbagai pertimbangan, seperti kondisi medis, faktor keamanan ibu dan janin, maupun preferensi pribadi.

Berdasarkan uraian di atas penulis tertarik untuk menyusun Laporan Tugas Akhir dengan judul “Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. B Di Desa Kwagean Wilayah Kerja Puskesmas Wonopringgo Kabupaten Pekalongan”
NASKAH PUBLIKASI
Referensi

DAFTAR PUSTAKA

Ardiani, Y., Andriani, D., & Cahyani, M. O. (2023). Pemberian Jus Buah Naga untuk Meningkatkan Kadar Hb pada Ibu Hamil. Altafani: Jurnal Abdimas, 1(1), 6–11.

Arfiana and Lusiana, A. (2016) Asuhan Neonatus Bayi, Balita dan Anak Pra Sekolah. Yogyakarta: Trans Info Media.

Ariesti, E. and Sutiyarsih, E. (2022) Buku Ajar Keperawatan Ibu Hamil Pada Masa Pandemi Covid-19. Malang: CV. PENARI PENA.

Asih, Y. and Risneni (2016) Buku Ajar Dokumentasi Kebidanan. 1st edn. Jakarta: CV. Trans Info Media.

Astuti, S. et al. (2016) Asuhan Ibu dalam Masa Kehamilan. Bandung: Erlangga.

Astutik, R.Y. (2021) Buku Ajar Asuhan Kebidanan Masa Nifas dan Menyusui.

Jakarta: Trans Info Media.

Astutik, R.Y. and Ertiana, D. (2018) Anemia dalam Kehamilan. Jember: CV. Pustaka Abadi.

Atzmardina, Z. et al. (2024) ‘Gambaran Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Cikupa’, 2(3), pp. 1226–1231.

Corneles, S.M. and Losu, F.N. (2015) ‘Hubungan Tingkat Pendidikan Dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kehamilan Risiko Tinggi’, Jurnal Ilmiah Bidan, 3, Nomor 2, pp. 51–55.

Devi, T.E.R. (2019) Asuhan Kebidanan Kehamilan. Jakarta: Salemba Medika. Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan (2024) ‘Profil Kesehatan’, pp. 1–23.

Grace, D.A., Wantania, J.J.E. and Wagey, F.M.M. (2022) ‘Profile of Pregnant Women with Previous Cesarean Section during Covid-19 Pandemic’, e- CliniC,          10(2),                          p.                     242.          Available      at: https://doi.org/10.35790/ecl.v10i2.38124.

Harismayanti et al. (2024) ‘Keterkaitan Pemberian ASI Eksklusif dengan Berat Badan Bayi’, Jambura Nursing Journal, 6(1), pp. 2656–4653. Available at: http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jnj%7C120.

Hartati, S. (2022) Asuhan Keperawatan pada Ibu Postpartum dengan Seksio Sesarea Positif Covid-19. Jakarta: Trans Info Media.

Hastuti, P.H. et al. (2018) ‘Pemanfaatan Kartu Skor Poedji Rochjati dalam Skrining Risiko Antenatal’, Jurnal Link, 14(2), p. 110. Available at: https://doi.org/10.31983/link.v14i2.3710.

Heryani, R. (2022) Buku Ajar Asuhan Kebidanan pada Neonatus, Bayi, Balita, dan Anak Prasekolah. Jakarta: Trans Info Media.

Hidayanti, L. and Rahfiludin, M.Z. (2020) ‘Pengaruh Anemia Defisiensi Besi terhadap Kehamilan: Kajian Literatur’, Gaster, 18(1), pp. 50–64. Available at: https://doi.org/10.30787/gaster.v18i1.464.

Imron, R. and Asih, Y. (2019) Asuhan Kebidanan Patologi dalam Kehamilan, Persalinan, Nifas, dan Gangguan Reproduksi. Jakarta: CV. Trans Info Media.

Kemenkes RI (2014) ‘Buku Saku Pelayanan Kesehatan Ibu Di Fasilitas Kesehatan Dasar Dan Rujukan’.

Kemenkes RI (2016) ‘Panduan Manajemen Terintegrasi Suplementasi Vitamin A’, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pp. 1–84. Available at: https://gizi.kemkes.go.id/katalog/fa-buku-vit-a.pdf

Kemenkes RI (2019a) ‘Laporan Riskesdas 2018 Nasional’.

Kemenkes RI (2019b) ‘Pelayanan Kesehatan Neonatal Esensial (Pedoman Teknis Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama)’, p. 202.

Kemenkes RI (2023) ‘Survei Kesehatan Indonesia (SKI)’, pp. 1–926.

Kemenkes RI (2024) Profil Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta.

Kim, J.H., Lee, S.M. and Lee, Y.H. (2018) ‘Risk Factors for Respiratory Distress Syndrome in Full-Term Neonates’, Yeungnam University Journal of Medicine,        35(2),                           pp.                187–191. Available           at: https://doi.org/10.12701/yujm.2018.35.2.187.

Manggiasih, V.A. and Jaya, P. (2021) Buku Ajar Asuhan Kebidanan pada neonatus, Bayi, Balita dan Anak Pra sekolah. Jakarta: Trans Info Media.Megasari, M. and Israyati, N. (2019) Konsep Tepat menjadi Bidan. 1st edn. Makassar: Sahabat Pena.

Muharis, I.A. and Triani, E. (2024) ‘Literature Review: Skrining Dan Tatalaksana Hipotiroid Kongenital’, Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 11(1), pp. 057–064. Available at: https://doi.org/10.33024/jikk.v11i1.13000.

Mujahadatuljannah and Rabiatunnisa (2024) ‘Analisis Karakteristik Kadar Hemogoblin pada Ibu Hamil di DAS’, Jurnal Surya Medika, 10(2), pp. 232–

235.                                               Available                                               at: https://journal.umpr.ac.id/index.php/jsm/article/view/7747/4458.

Nasrullah, M.J. (2021) ‘Pentingnya Inisiasi Menyusu Dini dan Faktor yang Mempengaruhinya’, Jurnal Medika Hutama, 02(02), pp. 439–447. Available                                                                                                                    at:

http://jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/144.

Ocviyanti, D. and Dorothea, M. (2018) ‘Masalah dan Tata Laksana Obesitas dalam Kehamilan’, J Indon Med Assoc, 68(6), pp. 251–257.

Pengurus Pusat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (2022) Seksio Sesarea. Panduan Klinis. Jakarta.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (2017) ‘Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2017 Tentang Izin Dan Penyelenggaraan Praktik Bidan’. Jakarta.

Permenkes RI (2019) ‘Angka Kecukupan Gizi’, pp. 1–23.

Rahma, M. (2022) Buku Ajar Panduan Lengkap Imunisasi. Jakarta: Trans Info Media.

Rangkuti, N.A. and Harahap, M.A. (2020) ‘Hubungan Pengetahuan Dan Usia Ibu Hamil Dengan Kehamilan Risiko Tinggi Di Puskesmas Labuhan Rasoki’, Jurnal Education and Development, 8(4), pp. 513–517.

Rejeki, S.T. et al. (2024) ‘Deteksi Dini Resiko Tinggi pada Kehamilan sebagai Upaya Menurunkan AKI dan AKB’, Jurnal Suara Pengabdian 45, 3(4), pp. 54–60.                                                        Available                                             at: https://jurnal2.untagsmg.ac.id/index.php/sabda/article/view/2185/1989.

Retni, A. and Asiali, S. (2023) ‘Studi Kasus: Pemberian Asi Eksklusif Dan Asi Tidak Eksklusif Terhadap Proses Involusi Uteri Pada Ibu Nifas’, BIMIKI (Berkala Ilmiah Mahasiswa Ilmu Keperawatan Indonesia), 11(1), pp. 40–

46. Available at: https://doi.org/10.53345/bimiki.v11i1.387. Ridwan, M. (2021) Apa itu Hipertensi? Yogyakarta: Hikam Pustaka. 

Rochjati, P. (2011) Skrining Antenatal pada Ibu Hamil:

Rukiyah, A.Y. and Yulianti, L. (2019) Asuhan Kebidanan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal. Jakarta: CV. Trans Info Media.

Saragih, J.E., Dewi, E.R. and Sinaga, R. (2021) ‘Hubungan Frekuensi dan Lama Menyusu Dengan Berat Badan Bayi di Wilayah Puskesmas Karo Kota Madya Pematang Siantar Tahun 2020’, 4(1), pp. 58–65.

Sari, E.P. and Rimandini, K.D. (2021a) Asuhan Kebidanan Masa Nifas (Postnatal Care). Jakarta: Trans Info Media.

Sari, E.P. and Rimandini, K.D. (2021b) Asuhan Kebidanan Persalinan (Intranatal Care). Jakarta: Trans Info Media.

Sari, L.P. and Djannah, S.N. (2020) ‘Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil’, Jurnal Kesehatan, 14(2), pp. 113–118. Available at: https://doi.org/10.36082/qjk.v14i2.103.

Sekarini, K., Budiani, B. and Suarniti, S. (2021) ‘Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Pasca Sectio Caesarea mengenai Mobilisasi Dini di Ruang Nifas Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Denpasar Tahun 2021’, Jurnal Riset Kebidanan Indonesia, 5(2), pp. 175–179. Available at: https://doi.org/10.32536/jrki.v5i2.199.

Setiawati, I. and Qomari, S.N. (2023) ‘Pengaruh Konsumsi Telur Rebus terhadap Percepatan Proses Penyembuhan Luka Pasca Sectio Caesarea’, Jurnal Kesehatan Al-Irsyad, 16(1), pp. 56–63.

Setyorini, D. et al. (2024) Keperawatan Maternitas. Bandung: Media Sains Indonesia.

Sukmawati, E., Amanah, N. Didik N. and Rantauni, D.A. (2023) Farmakologi Kebidanan Edisi Revisi. Jakarta: Trans Info Media.

Susilawati, E. and Yanti (2023) ‘Skrining Antenatal Risiko Kehamilan Menggunakan KSPR pada Ibu dengan Kehamilan Berisiko Tinggi’, Jurnal Proteksi Kesehatan, 12(2), pp. 177–183.

Tetelepta, D.P. et al. (2024) Buku Ajar Asuhan Keperawatan pada Masa Kehamilan, Persalinan, Bayi Baru Lahir, Postpartum Normal, serta Postpartum dengan Sectio Caesarea (SC). Jakarta: Nuansa Fajar Cemerlang.

Tiurma Roosleyn, I.P. (2016) ‘Strategi Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Kehamilan’, Jurnal Ilmiah Widya, 3(3), pp. 1–9.

Undang-Undang Republik Indonesia (2019) ‘Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019’. Jakarta.

Veri, N., Faisal, T.I. and Khaira, N. (2023) ‘Literatur Review: Penatalaksanaan Ketidaknyamanan Umum Kehamilan Trimester III’, Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan,           3(2),           pp.           231–240.           Available           at: https://doi.org/10.30867/femina.v3i2.482.

Wulandari, F. T., Putri, R., & Yolandia, R. A. (2025). Pengaruh pemberian jus buah naga dan tablet Fe terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri tahun 2024. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(4). https://doi.org/10.31004/jkt.v6i4.51897

Wibowo, N., Irwinda, R. and Hiksas, R. (2021) Anemia Defisiensi Besi pada Masa Kehamilan. Jakarta: UI Publishing. Available at: https://www.pogi.or.id/wp-content/uploads/download-manager-files/Anemia%20Defisiensi%20Besi%20Pada%20Kehamilan.pdf.

Widatiningsih, S. and Dewi, C.H.T. (2017) Praktik Terbaik dalam Asuhan Kehamilan. Yogyakarta: Trans Medika.

Wijaya, W., Limbong, T.O. and Yulianti, D. (2023) Buku Ajar Asuhan Kebidanan pada Masa Nifas. Pekalongan: Nasya Expanding Management.

Wijayanti, E., Putri, Y. and Handayani, T.S. (2024) ‘Keterkaitan Pengetahuan dan Sikap Ibu mengenai Risiko Tinggi Kehamilan dengan Kelengkapan Antenatal Care (ANC) di Wilayah Kerja Puskesmas Beringin Tiga Tahun 2023’, Journal of Midwifery, 12(1), pp. 64–73. Available at: https://doi.org/10.37676/jm.v12i1.6194.

Wulandari, A.F., Sutrisminah, E. and Susiloningtyas, I. (2021) ‘Tinjauan Literatur mengenai Dampak Anemia Defisiensi Besi pada Ibu Hamil’, Jurnal Ilmiah Pannmed (Pharmacyst, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dental Hygiene), 16(3), pp. 892–898.


Properti Nilai Properti
Organisasi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Email umpp.pekalongan@yahoo.com
Alamat Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan
Telepon (0285) 7832294
Tahun 2026
Kota Pekalongan
Provinsi Jawa Tengah
Negara Indonesia