Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Manajemen Laktasi dengan Intensi Menyusui di Rumah Sakit Umum Daerah Kraton Kabupaten Pekalongan
Kata Kunci   :Intensi Menyusui, Manajemen Laktasi, Pengetahuan
Program Studi Sarjana Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Februari, 2026
ABSTRAK
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Manajemen Laktasi dengan Intensi Menyusui di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan
Destri Medisca Rindra Nanda1, Isyti’aroh2
Latar Belakang:
Menyusui merupakan proses pemberian Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi sebagai sumber nutrisi utama pada enam bulan pertama kehidupan. Namun, kegagalan menyusui masih sering terjadi pada ibu nifas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi dengan intensi menyusui di Rumah Sakit Umum Daerah Kraton Kabupaten Pekalongan.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Populasi penelitian adalah ibu nifas di Rumah Sakit Umum Daerah Kraton Kabupaten Pekalongan. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi Breastfeeding Knowledge Questionnaire (BFKQ) dan Infant Feeding Intention (IFI). Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengetahui nilai rata-rata dan distribusi frekuensi, serta analisa bivariat menggunakan uji Spearman.
Hasil: Jumlah responden penelitian adalah 40 orang, dengan rata-rata umur 28,58 tahun (SD 5,570). Pengetahuan manajemen laktasi menunjukkan bahwa 42,5% responden memiliki pengetahuan baik, dan 57,5% responden memiliki pengetahuan cukup-kurang. Intensi menyusui lebih banyak berada pada kategori kuat sebesar 75%, sedangkan kategori lemah sebesar 25%. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif antara pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi dengan intensi menyusui (p value = 0,001) yang bermakna dengan keeratan sedang (r = 0,549).
Simpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan manajemen laktasi dengan intensi menyusui. Perawat maternitas diharapkan berperan aktif meningkatkan intensi menyusui melalui edukasi laktasi berkelanjutan.
Kata Kunci: intensi menyusui, manajemen laktasi, pengetahuan
Daftar pustaka: 60 (2017-2025)
Program Studi Sarjana Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Februari, 2026
ABSTRAK
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Manajemen Laktasi dengan Intensi Menyusui di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan
Destri Medisca Rindra Nanda1, Isyti’aroh2
Latar Belakang:
Menyusui merupakan proses pemberian Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi sebagai sumber nutrisi utama pada enam bulan pertama kehidupan. Namun, kegagalan menyusui masih sering terjadi pada ibu nifas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi dengan intensi menyusui di Rumah Sakit Umum Daerah Kraton Kabupaten Pekalongan.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasi menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Populasi penelitian adalah ibu nifas di Rumah Sakit Umum Daerah Kraton Kabupaten Pekalongan. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi Breastfeeding Knowledge Questionnaire (BFKQ) dan Infant Feeding Intention (IFI). Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengetahui nilai rata-rata dan distribusi frekuensi, serta analisa bivariat menggunakan uji Spearman.
Hasil: Jumlah responden penelitian adalah 40 orang, dengan rata-rata umur 28,58 tahun (SD 5,570). Pengetahuan manajemen laktasi menunjukkan bahwa 42,5% responden memiliki pengetahuan baik, dan 57,5% responden memiliki pengetahuan cukup-kurang. Intensi menyusui lebih banyak berada pada kategori kuat sebesar 75%, sedangkan kategori lemah sebesar 25%. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif antara pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi dengan intensi menyusui (p value = 0,001) yang bermakna dengan keeratan sedang (r = 0,549).
Simpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan manajemen laktasi dengan intensi menyusui. Perawat maternitas diharapkan berperan aktif meningkatkan intensi menyusui melalui edukasi laktasi berkelanjutan.
Kata Kunci: intensi menyusui, manajemen laktasi, pengetahuan
Daftar pustaka: 60 (2017-2025)
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |