Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara daya ledak otot tungkai dengan kecepatan tendangan depan pada atlet pencak silat Squad Fighter Comal Kabupaten Pemalang. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional, melibatkan 24 atlet (13 laki-laki dan 11 perempuan) yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Daya ledak otot tungkai diukur menggunakan tes vertical jump, sedangkan kecepatan tendangan depan diukur menggunakan stopwatch melalui tes tendangan maksimal selama 10 detik. Data dianalisis menggunakan korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan program SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang positif namun sangat rendah antara kedua variabel (r = 0,164) dan tidak signifikan secara statistik (Sig. = 0,445 > 0,05). Koefisien determinasi menunjukkan bahwa daya ledak otot tungkai hanya berkontribusi sebesar 2,69% terhadap kecepatan tendangan depan, sedangkan 97,31% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti teknik tendangan, koordinasi gerak, fleksibilitas, dan kecepatan reaksi. Temuan ini menunjukkan bahwa program latihan kecepatan tendangan depan sebaiknya tidak hanya berfokus pada pengembangan daya ledak, tetapi juga mengintegrasikan aspek teknik dan koordinasi gerak.
Anisah, & Gintoro. (2022). Pengaruh Kekuatan Otot Terhadap Performa Olahraga. Jurnal Keolahragaan.
Anse. (2017). Teknik dasar tendangan lurus dalam pencak silat. Jurnal Pendidikan Jasmani.
Aribowo. (2019). Pengaruh Latihan Pliometrik terhadap peningkatan power otot tungkai. Jurnal Olahraga Prestasi.
Astuti. (2018). Daya Tahan kekuatan Otot Dalam Aktivitas Olahraga. Jurnal Ilmu Keolahragaan.
Azandi, F., & Nugroho, A. (2022). Pengaruh Metode Latihan Circuit Training Terhadap Kebugaran Jasmani Pada Atlet Remaja Pencak Silat Desa Sidomulyo Kabupaten Langkat The Effect of Circuit Training Exercise Methods on Physical Fitness in Youth Pencak Silat Athletes at Sidomulyo Village , L. Jurnal Prestas, 6(2), 81–85.
Cahyono, N. D., & Purbodjati, P. (2021). Hubungan Kontribusi Dan Daya Ledak Otot tungkai terhadap Kecapatan Tendangan C Atlet Pencak Silat PSHT Rayon GBI Surabaya. Jurnal Kesehatan Olahraga, 9(3), 11–170.
Diono, F, N., & Jatmiko, T. (2022). keterampilan tendangan atlet pencak silat putra ipsi banyuwani. Jurnal Prestasi Olahraga.
Djoronga, R., & Saiman, R. (2025). Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai Dengan Kecepatan Tendangan Lurus Pencak Silat Siswa SMP Negeri 1 Halmahera Selatan Rahayu Djoronga 1 , Rifaid Saiman 2 ISDIK Kie Raha Maluku Utara. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(1C), 268–280.
Fahrurozi. (2019). Program latihan dalam meningkatkan kondisi fisik atlet.
Fizin, R. ., & Wahyudi, H. (2023). Efektivitas latihan circuit training terhadap kecepatan tendangan depan pada cabang olahraga pencak silat. Jurnal Kesehatan Olahraga, 2(11).
Grosser. (2016). Training theory and methodology.
Gustama. (2021). Analisis teknik tendangan lurus pada atlet pencak silat. Jurnal Keolahragaan.
Hadiana. (2016). Pengaruh latihan leg press terhadap daya ledak otot tungkai. Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan.
Hasymi. (2018). Hubungan kecepatan dan performa atlet. Jurnal Olahraga.
Hasyyati, & Winarno. (2021). Teknik serangan dalam pencak silat. Jurnal Pendidikan Jasmani.
Hidayat, S. (2019). Pengaruh Latihan Plaiometrik Alternate Leg Bound Dan Scissor Jump Terhadap Frekuensi Tendangan Depan Pencak Silat. Jurnal Health And Sport, 3(1), 1–14. https://doi.org/http://doi.org/10.56313/jsr.v1i1.60
Indah, V., & Syahputra. (2017). Perbedaan Tingkat konsentrasi atlet dan non atlet terhadap kecepatan reaksi pada kelompok latihan silat merpati putih univertas sumatera utara. Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan, 1(2), 75–83.
Irawadi. (2015). Kondisi fisik dan power dalam olahraga.
Johansyah, L., & Hendro, W. (2016). Pencak Silat (3rd ed.). PT Raja Grafindo Persada.
Johansyah, L., & Hendro, W. (2016). Pencak Silat (Edisi Kedu).
Keolahragaan. (2016). Sejarah perkembangan pencak silat di indonesia. Jurnal Keolahragaan Nasional.
Kriswanto, & Setyo, E. (2016). Pencak Silat.
Kuswanti, S., & Liskustyawati, H. (2019). The Effect Of Basic Pencak silat And Breathing Technique Practices on the Improvement of physcal fitness in male athletes from body mass index. An International Joural Of.
Maulana, & Wijaya. (2018). Analisis kecepatan dalam olahraga bela diri. Jurnal Kepelatihan.
Ningsih, N. E., & Kamarudin. (2024). Kontribusi Power Otot Tungkai dan Keseimbangan Tubuh Terhadap Kemampuan Tendangan Depan Atlet Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Kabupaten Siak. Integrated Sport Journal, 02(03), 105–113. https://doi.org/10.58707/isj.vli2.550
Pearce, E. C. (2016). Anantomi dan fisiologi untuk paramedis (40th ed.). Gramedia Pustaka Utama.
Permadi. (2021). Pengaruh Latihan Squat terhadap kekuatan otot tungkai. Jurnal Ilmu Keolahragaan.
Prasetion, & Dwi, S. (2020). Mode latihan tendangan pencak silat. Jounal of Physical Education and Sport Science, 2(2), 11–16.
Purbodjati, & Cahyono. (2021). Analisis kecepatan dalam cabang olahraga pencak silat. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia.
Putra, A., & Silat, P. (2024). Hubungan Power Otot Tungkai dan Kecepatan Reaksi dengan Tendangan Depan pada Atlet Putra Pencak Silat. Jounal Sport Sciencen Indonesia, 3(2), 2721–0693.
Ridwan, M., & Sumanto, A. (2017). Daya Ledak Penerapanya dalam Olahraga. Jurnal Sport Science.
Sari, G. P., & Bantolo, M. . (2020). No Title. Jurnal Kreativitas Dan Studi Tari, 18(2), 131–139.
Saripudin, & Kamarudin. (2023). Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai terhadap Kecepatan Tendangan Sabit Atlet Pencak Silat Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Islam Riau. Jurnal Olahraga Indragiri, 10, 18–28.
Siswara, & Mardius. (2021). Daya ledak otot tungkai sebagai prediktor terhadap kecepatan tendangan lurus atlet pencak silat. Jurnal Muara Olahraga, 2(3), 110–119.
sudarminto. (2016). Anatomi Otot.
Sugiyono. (2019). Statistika untuk Penelitian. CV Alfabeta.
Sukadiyanto. (2016). Pengantar teori dan metodologi melatih fisik.
Sulistyawati, W., Wahyudi, & Trinuryono, S. (2002). analisis (deskriptif kuantitatif ) motivasi belajar siswa dengan model blended learning di masa pandemi covid19. Jurnal Kadikma, 13(1), 68–73.
Syahri, Sulaiman, & Soegiyanto. (2019). Pengaruh latihan plyometric dan fleksibilitas tungkai terhadap kecepatan tendangan atlet pencak silat. Jurnal Unnes.
Syamsiyah, Purnomo, & Gustian. (2020). Pengembangan alat latihan tangkapan pencak silat. Jurnal Keolahraga, 3(2), 140–147.
T., L. H., & Asmuji. (2023). Statistik deskriptif.
Wahyudi, Astra, & Suwiwa. (2018). Pengaruh model pembelajaran project based learing berbantuan media kartu bergambar terhadap hasil teknik tangkisan pencak silat. Jurnal Pendidikan Jasmani,Olahraga Dan Kesehatan, 2(5).
Widyalakso, P., & Mashuri, H. (2020). penerapan media adudio visul untuk meningkatkan hasil belajar gerak dasar pola langkah pencak silat. Gelanggang Pendidikan Jasmani Indonesia, 4(1).
Zona, R. D. A., Ridwan, M., Suwirman, & Yenes, R. (2021). Kontribusi Daya Ledak Otot Tungkai, Kelentukan dan Keseimbangan terhadap Kemampuan Tendangan Depan Atlet Perguruan Silat Tangan Mas. 3, 120–134. https://doi.org/10.24036/patriot.v
Zona, Ridwan, Suwirman, & Yenes, R. (2021). kontribusi daya ledak otot tungkai,kelentukan dan keseimbangan terhadap kemampuan tendangan depan atlet perguruan silat tangan mas. Jurnal Patriot, 3(2), 120–134.
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |