Program Studi Sarjana Fisioterapi
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Juli, 2026
ABSTRAK
Khoirunnisa’ Karima¹, Nurul Hikmah²
Gambaran Agility pada Siswa SDN Warukidul Wiradesa
Pendahuluan: Kelincahan siswa akan mengalami peningkatan secara bertahap hingga mencapai kematangan pada usia 12 tahun. Namun berdasarkan hasil observasi awal menunjukkan beberapa siswa di SDN Warukidul Wiradesa mengalami tanda penurunan agility, seperti mudah tersandung, kehilangan keseimbangan atau kesulitan saat berpindah arah secara cepat saat bermain. Hal ini penting diteliti karena agility yang kurang dapat mengganggu aktivitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat agility serta menggambarkan kategori agility pada siswa SDN Warukidul Wiradesa berdasarkan hasil T-Test.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan desain cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 68 siswa SDN Warukidul Wiradesa berusia 10–12 tahun. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling yang menghasilkan 52 siswa yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan dalam pengukuran agility adalah instrumen T-Test. Analisis data dilakukan secara univariat dengan bantuan SPSS versi 23 untuk menguraikan karakteristik responden dan distribusi frekuensi kategori agility.
Hasil: Karakteristik responden menunjukkan bahwa pada pengukuran agility siswa laki-laki yang masuk dalam kategori good sebanyak 7 anak (25,9%), kategori average sebanyak 15 anak (55,6%) dan kategori poor sebanyak 5 anak (18,5%). Sedangkan pada siswa perempuan yang masuk dalam kategori good sebanyak 10 anak (40,0%), kategori average atau sedang sebanyak 12 anak (48,0%) dan kategori poor sebanyak 3 anak (12,0%).
Diskusi: Sebagian besar siswa SDN Warukidul Wiradesa memiliki tingkat agility dalam kategori average atau sedang. Keragaman tingkat agility pada anak sekolah dasar ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain usia, jenis kelamin serta aktivitas fisik harian anak baik di dalam maupun di luar sekolah.
Kata Kunci : agility, kelincahan, anak sekolah dasar, T-Test, motorik kasar
Daftar Pustaka : 17 (2005-2026).
Ahmad, D. E. H., Makkasau, D. N., Fitriani, Latifah, A., Eppang, M., Buraerah, S., Syatriani, D. S., Ilmiah, D. W. S., Suhartini, T., & Widia, L. (2023). Metodologi Penelitian Kesehatan (Risnawati (ed.)). Rizmedia Pustaka Indonesia.
Apriloka, D. V. (2020). Keterampilan Motorik Kasar Anak Usia Dini Ditinjau Dari Jenis Kelamin. Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal (JAPRA), 3(1), 61–67. https://doi.org/10.15575/japra.v3i1.8106
Balai Guru Penggerak Provinsi Banten. (2024). Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI).Kemendikdasmen. https://tksi.kemendikdasmen.go.id/home/fase/2/prosedur/22
Dardouri, W., Khanfir, M. A., Mrayeh, M., Alardan, S., & Zouch, M. (2023). Normative data of agility T-test as a measure of change of direction speed in children aged 10-11. International Journal of Advanced and Applied Sciences, 10(5), 109–114.
Delavier, F. (2005). Strength Training Anatomy. In Human Kinetics (2nd ed.). Human Kinetics.
Fikriyah, S. N. (2021). Analisis Perkembangan Fisik-Motorik Siswa Kelas 3 di Sekolah Dasar Negeri Tajem. Edunesia: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 2(1), 200–207.
Hidayatulloh, E. N., Safari, I., & Suherman, A. (2026). Pengaruh Senam Sumedang Simpati Terhadap Peningkatan Gerak Fundamental Anak Sekolah Dasar. 10(1), 334–349. https://doi.org/10.35931/am.v10i1.5479
Ishak, S., Choirunissa, R., Agustiawan, Purnama, Y., Achmad, V. S., Mua, E. L., Heryyanoor, Syamil, A., Ludji, I. D. R., Sekeon, R. A., Wardhana, A., Dafroyati, Y., Fahmi, A., Avelina, Y., Nurbaety, Anggreyni, M., & Lubis, H. (2023). Metodologi Penelitian Kesehatan (S. Bahri (ed.)). Media Sains Indonesia.
Kementerian Kesehatan RI, (Kemenkes). (2019). Kurang Aktivitas Fisik Berpotensi Alami Penyakit Tidak Menular. Biro Komunikasi Dan Pelayanan Masyarakat. https://kemkes.go.id/id/ kurang-aktivitas-fisik-berpotensi-alami-penyakit-tidak-menular
Lumbessy, B., Masyitha, Meydiawati, Umasugi, E., Kholis, K. U., Gula, I., Karim, I., & Soleman, R. (2025). Jurnal Ilmiah. 12, 1–93.
Mauladan, M. P. R., Roesdiyanto, R., Hasanah, Z., & Hariadi, I. (2024). Tingkat Kelincahan Anak Usia 9-10 Tahun Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang. Sport Science and Health, 6(6), 629–636. https://doi.org/10.17977/um062v6i62024p629-636
Nurhidayah, H., Gustiawati, R., Gani, R. A., & Kurniawan, F. (2024). Analisis systematic review program aktivitas fisik untuk anak sekolah dasar. Jurnal Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga, 23(4), 348–358. https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/multilateralpjkr
Oktaviano, G. R., Roesdiyanto, Puriastuti, A. C., & Widiawati, P. (2024). Tingkat Kelincahan Anak Umur 9 – 10 Tahun Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar. Journal of S.P.O.R.T, 8(2), 583–592. https://doi.org/https://doi.org/10.37058/sport.v8i2.12072
Putu, A., & Anggarani, M. (2019). Kelincahan Remaja SMA Hang Tuah 4 Surabaya. Jurnal Keterapian Fisik, 4(1), 1–58.
Rizqa, M., Gusril, G., Indika, P. M., & Pranoto, N. W. (2023). Pengaruh Permainan Tradisional Lari Balok Terhadap Kelincahan Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Olahraga Pendidikan Indonesia (JOPI), 3(1), 74–81. https://doi.org/10.54284/jopi.v3i1.215
Schoenfeld, B. (2014). Body Weight Strength Training Anatomy (T. Heine, C. McEntire, E. Evans, & A. Pierce (eds.)). Human Kinetics. www.HumanKinetics.com
Yuliarsih, T., Santosa, S., & Mutiansi, D. (2024). Karakteristik Perkembangan Anak Usia Sekolah Dasar, pada Fisik-Motorik, Kognitif, Bahasa, dan Implikasinya dalam Pembelajaran. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2), 328–346.
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2026 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |