Diploma Tiga Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
ABSTRAK
Krisdayanti1, Nurul Aktifah2
Penerapan Teknik Relaksasi Otot Progresif Untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi
Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik lebih dari 140/90 mmHg, yang dapat menyebabkan komplikasi serius seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke, dan gagal ginjal kronik. Studi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan teknik relaksasi otot progresif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan adalah studi kasus pada satu pasien yang mengalami peningkatan tekanan darah. Intervensi dilakukan sebanyak 3 kali tindakan selama 30 menit. Hasil menunjukkan sebelum intervensi tekanan darah 160/100 mmHg, setelah dilakukan intervensi selama 3 hari tekanan darah mengalami penurunan menjadi 135/80 mmHg. Kesimpulannya, terapi relaksasi otot progresif dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Saran bagi tenaga kesehatan dapat menerapkan teknik relaksasi otot progresif untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi sebagai intervensi keperawatan non-farmakologis.
Kata Kunci: hipertensi, relaksasi otot progresif
DAFTAR PUSTAKA
Arisandy, W., Suherwin, S., Nopianti, N., & Bainani, B. (2024). Penerapan teknik relaksasi otot progresif pada hipertensi dalam menurunkan nyeri akut. Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan, 16(1).
Casmuti, C., & Fibriana, A. I. (2023). Kejadian hipertensi di wilayah kerja puskesmas kedungmundu kota semarang. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 7(1), 123-134.
Deepublish. (2023). Etika penulisan ilmiah yang wajib dipahami Penulis. Penerbit Deepublish. https://penerbitdeepublish.com/etika-penulisan-ilmiah/amp/
Dewi, W. K. (2019). Asuhan keperawatan keluarga dengan kasus hipertensi di wilayah kerja puskesmas sempaja samarinda.
Handayani, R., & Supriyatno, B. (2021). Efektivitas relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Keperawatan Komprehensif, 7(2), 112–118.
Hasanah, U., & tri Pakarti,A. (2021). “Penerapan teknik relaksasi otot progresif terhadap darah pasien hipertensi.” Jurnal Cendikia Muda 1(4): 502–11. diambil dari https://jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/JWC/article/view/244
Kasumayanti, E., Zurrahmi, Z. R., & Maharani, M. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi usia produktif di desa pulau jambu wilayah kerja UPTD puskesmas Kuok. Jurnal Ners, 5(1), 1-7.
Kemenkes RI, (2018). Hari hipertensi dunia diambil dari https://p2ptm.kemkes.go.id/tag/hari-hipertensi-dunia-2019-know-your number-kendalikan-tekanan-darahmu-dengan-cerdik.
Lia Rumetaningsih, L., Fitriana, R. N., & Ns, M. K. (2023). Penerapan relaksasi otot progresif untuk penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di ruang cempaka 3 rsud kabupaten karanganyar (Doctoral dissertation, Universitas Kusuma Husada Surakarta).
Melda, B., Suhita N, Sentot I, & Suprapto N. (2021). Relaksasi progresif terhadap perubahan tekanan darah dan kualitas tidur pada lansia dengan hipertensi.
Merdekawati, R., Komariah, M., & Sari, E. A. (2021). Intervensi non farmakologis untuk mengatasi gangguan pola tidur pada pasien hipertensi: studi literatur. Jurnal Keperawatan BSI, 9(2), 225-233.
Munadar, A. 2022. 4 Ilmu keperawatan medikal bedah dan gawat darurat.
Muyasaroh, S., & Sumardi, S. (2023). Penerapan relaksasi otot progresif untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi di bangsal anggrek 2 RSUD Dr Soediran mangun sumarso wonogiri. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 2(4), 948-955.
Rahardjo, M. (2017). Studi kasus dalam penelitian kualitatif: konsep dan prosedurnya.
Ramatillah, D. L., Prayogi, K. H., Giri, I. M. D. S., & Krismawati, N. K. P. (2021). Cara menyadari, mengenali dan mengatasi hipertensi. Kami Mengabdi, 1(2), 1-8.
Rosadi, E., Gusty, R. P., & Mahathir, M. (2023). Karakteristik tekanan darah dan kenyamanan pada pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan Jiwa, 11(3), 731-738.
Sari, D. P., & Prasetya, H. (2022). Manajemen hipertensi melalui terapi non farmakologis dan gaya hidup sehat. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(4), 345–352.
Sulistyarini, I. (2018). Terapi relaksasi untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kualitas hidup penderita hipertensi. Jurnal psikologi, 40(1), 28-38.
Tanggu, P. N., Purnawan, S., & Hinga, I. A. T. (2024). Faktor yang berpengaruh dengan kejadian hipertensi pada usia 20-54 tahun di wilayah kerja puskesmas wae nakeng. SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 3(2), 246-261.
Telaumbanua, A. C., & Rahayu, Y. (2021). Penyuluhan dan edukasi tentang penyakit hipertensi. Jurnal Abdimas Saintika, 3(1), 119-124.
Tohir, T., & Siregar, P. P. (2021). Laporan kasus kunjungan rumah pada pasien hipertensi esensial grade 2. Jurnal Implementa Husada, 2(3), 251-258.
Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia. Dewan Pengurus Pusat PPNI.
Tim Pokja SIKI DPP PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia. Dewan Pengurus Pusat PPNI.
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| Organisasi | Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan |
| umpp.pekalongan@yahoo.com | |
| Alamat | Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan |
| Telepon | (0285) 7832294 |
| Tahun | 2025 |
| Kota | Pekalongan |
| Provinsi | Jawa Tengah |
| Negara | Indonesia |