Image Description

Publikasi

Karya Ilmiah Mahasiswa

Pencarian Spesifik

Kunjungan

Web Analytics

Detail Record


Kembali Ke sebelumnya

Gambaran Tingkat Kecemasan dan Kebutuhan Informasi Pada Pasien Pre Operasi Debridemen Ulkus Diabetes Melitus di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan dan RSUD Kajen
Pengarang : Yunita Dwi Fitriana, Aisyah Dzil Kamalah
Kata Kunci   :Kecemasan, Kebutuhan Informasi, Pre Operasi Debridemen, Diabetes Melitus

Program Studi Sarjana Keperawatan
Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Desember, 2025


ABSTRAK


Yunita Dwi F1, Aisyah Dzil K2
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN DAN KEBUTUHAN INFORMASI PADA PASIEN PRE OPERASI DEBRIDEMEN ULKUS DIABETES MELITUS DI RSI PKU MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN DAN RSUD KAJEN


Latar Belakang: Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi serius dari diabetes melitus yang seringkali membutuhkan tindakan debridemen. Proses pra- operasi dapat memicu kecemasan pada pasien dan meningkatkan kebutuhan informasi terkait prosedur operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan dan kebutuhan informasi pada pasien pre operasi debridemen ulkus diabetes melitus di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan dan RSUD Kajen.
Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 64 orang yang dipilih melalui accidental sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS).
Hasil: Dari penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami kecemasan tinggi sebanyak 67,2%, kecemasan sedang 23,4%, dan kecemasan rendah 9,4%. Sementara itu, kebutuhan informasi berada pada kategori tinggi sebesar 54,7%, sedang 20,3%, dan rendah 25,0%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pasien pre operasi debridemen cenderung memiliki kecemasan tinggi dan kebutuhan informasi besar, sehingga intervensi berupa edukasi komprehensif dan komunikasi terapeutik sangat diperlukan.
Simpulan: Layanan pra-operasi yang menekankan pada pemberian informasi jelas dan dukungan psikologis berperan penting dalam menurunkan kecemasan serta meningkatkan kesiapan pasien menghadapi tindakan operasi.
NASKAH PUBLIKASI
Referensi

American Diabetes Association (ADA). (2022). Standards of Medical Care in Diabetes–2022. Diabetes Care, 45(Supplement 1).

American Psychological Association. (2023). Anxiety. In APA Dictionary of Psychology. https://dictionary.apa.org/anxiety

Armstrong, D. G., Boulton, A. J. M., & Bus, S. A. (2020). Diabetic Foot Ulcers and Their Recurrence. The New England Journal of Medicine, 382(10), 972-983.

Azizah, L. M., Zainuri, I., & Akbar, A. (2016). Buku ajar keperawatan kesehatan jiwa: Teori dan aplikasi praktik klinik. Indomedia Pustaka.

Bowen, C., Carey, B., Palozie, J., & Reinholdt, M. (2024). Preoperative Nursing Priorities dan Preoperative Nursing Care Plan. Dalam Medical-Surgical Nursing. OpenStax.

Berth, H., Petrowski, K., & Balck, F. (2007). The Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS): Factor analysis and reliability. Journal of Psychosomatic Research, 63(5), 525–530. https://doi.org/10.1016/j.jpsychores.2007.04.005

Brunne, M. (2016). Preoperative anxiety and its influence on surgical outcomes. International Journal of Nursing Practice, 22(3), 250–256.

Cavanagh PR, Lipsky BA, Bradbury AW, Botek G. Treatment for diabetic foot ulcers. Lancet. 2005;366: 1725-33.

Edmonds, M., & Foster, A. (2020). Managing the Diabetic Foot. Wiley Blackwell.

Frykberg RG, Amstrong DG, Giurini JM, Zgonis T, Driver VR, Kravitz SR, et al. Diabetic foot disorders a clinical practice guidelines. The Journal of Foot and Ankle Surgery. 2000;35(5):S2-59.

Game, F., Jeffcoate, W., Tarnow, L., et al. (2021). Effectiveness of Surgical Debridemen in Patients with Diabetic Foot Ulcers. Journal of Wound Care, 30(3), 154-162.

Herawati, I., Handayani, F., & Andriany, M. (2024). Kebutuhan Informasi Pasien Praoperasi. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 8(2), 187-197.

Irham, L. M. (2022). Asuhan keperawatan pada pasien ulkus diabetikum. Jurnal Keperawatan Klinis, 9(2), 101–109.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman nasional pelayanan kedokteran tata laksana diabetes melitus. Kemenkes RI.

Kochar, A., Shrestha, S., & Acharya, S. (2019). Diabetic foot ulcer: Pathophysiology and management. Journal of Diabetes Research, 2019, 1–7. https://doi.org/10.1155/2019/1234567

Langi, Yuanita A. 2011. Penatalaksanaan Ulkus Kaki Diabetes Secara Terpadu. Jurnal Biomedika. Vol 3 (2). Hal: 97

Lee, J. S., Park, S. H., & Kim, Y. (2021). Preoperative Anxiety and Its Management Strategies: A Review. Journal of Perioperative Nursing, 35(2), 45-56.

Lestari, B., Wahyuningtyas, E. S., & Kamal, S. (2022). The Effect of Health Education with Javanese Videos on the Anxiety of Preoperative Surgical Major Patients Pengaruh Edukasi Kesehatan dengan Video Berbahasa Jawa terhadap Kecemasan Pasien Pre Operasi Bedah. 151–161.

Lipsky, B. A., Senneville, E., Abbas, Z. G., et al. (2021). Guidelines on the Diagnosis and Treatment of Foot Infections in Persons with Diabetes Mellitus. Clinical Infectious Diseases, 72(8), 234-249.

Masturoh, I., & Anggita, N. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan.

Moerman, N., van Dam, F. S. A. M., Muller, M. J., & Oosting, H. (1996). The Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS). Anesthesia & Analgesia, 82(3), 445–451. https://doi.org/10.1097/00000539-199603000-00002

Mulugeta, H., Seyoum, T., & Abebe, H. (2022). Factors Affecting Preoperative Anxiety among Patients Undergoing Surgery in a Tertiary Hospital. International Journal of Surgery Open, 35(5), 102-109.

Ni?? O, Arhire LI, Mihalache L, Popa AD, Ni?? G, Gherasim A, et al. Evaluating Classification Systems of Diabetic Foot Ulcer Severity: A 12- Year Retrospective Study on Factors Impacting Survival. Healthc. 2023;11(14).

Nursalam. (2020). Metodologi penelitian ilmu keperawatan (Edisi ke-5). Salemba Medika.

Perdana, A. A., Sari, R. P., & Wijayanti, D. (2020). Validitas dan reliabilitas kuesioner APAIS versi Indonesia. Jurnal Keperawatan Anestesi, 3(2), 85–92.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni). (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia.

Permana, H. (2019). Infeksi dan komplikasi ulkus kaki diabetes. Majalah Kedokteran Indonesia, 69(6), 289–296.

Shiffman, J., et al. (2009). Surgical debridement outcomes in chronic wounds. Wound Repair and Regeneration, 17(2), 222–229.

Stang D, Young M. Ulcer classification system in Scotland : part 2. Diabet Foot J. 2018;21(2):100– 6.

Smeltzer, S. C. (2010). Brunner & Suddarth’s textbook of medical-surgical nursing (12th ed.). Lippincott Williams & Wilkins.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

World Health Organization. (2023). Diabetes. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes

Yuniarti, K. W. (2020). Psikologi kesehatan pada pasien diabetes melitus. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 7(1), 33–41.


Properti Nilai Properti
Organisasi Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Email umpp.pekalongan@yahoo.com
Alamat Jl. Raya Pekajangan No. 1A Kedungwuni Pekalongan
Telepon (0285) 7832294
Tahun 2026
Kota Pekalongan
Provinsi Jawa Tengah
Negara Indonesia